Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Perbedaan Private Banking vs Wealth Management

Sekilas, private banking dan wealth management memang terlihat mirip. Masyarakat awam sering kebingungan dengan dua konsep tersebut, bahkan menganggap bahwa keduanya sama. Namun private banking dan wealth management memiliki perbedaan mendasar.

Private banking dapat disebut sebagai solusi menyeluruh dari institusi finansial umum atau swasta yang menawarkan manajemen pribadi pada klien-klien kelas atas untuk mengurus segala keperluan finansial mereka.

Sementara itu wealth management adalah sebuah kategori yang lebih luas lagi hingga meliputi optimisasi portofolio klien.

Private Banking

Secara umum private banking adalah layanan jasa yang diberikan oleh institusi keuangan (bank) pada nasabah untuk mengelola keuangan mereka. Namun tentu saja tidak semua individu bisa menikmati jasa private banking ini. Setiap bank memiliki batas minimum dana yang harus dipenuhi nasabah jika ingin menggunakan layanan private banking. Misalnya, seorang nasabah harus memiliki dana minimal Rp 500 juta atau Rp 1 miliar untuk bisa menggunakan private banking.

Private banking adalah sebuah layanan eksklusif yang dikhususkan untuk klien-klien tertentu saja. Namun para klien ini harus memenuhi jumlah minimum uang tunai yang dipersyaratkan atau aset lain untuk dideposito ke bank.

Dalam private banking, klien akan mendapatkan saran-saran yang berkaitan dengan investasi serta mempertimbangkan kondisi finansial setiap klien secara keseluruhan. Biasanya layanan private banking membantu klien untuk melindungi dan menjaga set mereka. Para penyedia private banking juga membantu klien menyusun rencana dan tabungan pensiun serta mendistribusikan harta warisan pada keturunan mereka, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan keuangan klien.

Banyak keuntungan yang bisa didapatkan klien private banking berkaitan dengan layanan bank. Misalnya mereka tidak perlu mengantri untuk mendapatkan layanan, menyelesaikan transaksi via telepon melalui karyawan yang menangani mereka. Semua keistimewaan ini memang bagian dari fasilitas yang diberikan bank kepada klien prioritas mereka.

Pihak bank sendiri juga terus mencari klien-klien potensial untuk ditarik menjadi nasabah mereka. Penjaringan klien baru dapat dilakukan dengan mengirimkan undangan secara pribadi, atau melalui pinjaman modal yang dilakukan oleh bank.

Wealth Management

Wealth management biasanya meliputi diskusi dan eksekusi mengenai investasi demi keuntungan klien yang bersangkutan. Firma yang menyediakan layanan ini banyak dicari masyarakat yang ingin melakukan investasi dengan banyak pilihan mulai dari pendanaan hingga saham. Layanan yang diberikan wealth management antara lain membantu perencanaan keuangan (financial planning), mengelola portofolio klien, dan berbagai layanan finansial lain yang berhubungan dengan pilihan keuangan klien secara pribadi.

Layanan wealth management secara pribadi disediakan oleh institusi keuangan yang besar, misalnya HSBC atau Samuel Sekuritas. Namun layanan ini juga bisa diberikan oleh penasihat keuangan (financial advisor) secara independen atau manajer portofolio dengan multi-lisensi yang menawarkan berbagai layanan keuangan yang terfokus pada klien-klien kelas atas.

Dalam wealth management, penasihat dan klien akan mendiskusikan tujuan, level kenyamanan, resiko, dan ketentuan lain yang harus ditanggung oleh klien saat menginvestasikan aset mereka. Penasihat keuangan kemudian membuat sebuah strategi investasi yang menghubungkan semua informasi yang diberikan klien untuk membantu klien mencapai tujuan mereka.

Tidak seperti private banking, penasihat keuangan tidak bisa memberikan layanan perbankan eksklusif pada klien, juga tidak bisa membantu klien membuka rekening bank. Namun mereka bisa memberi saran akun bank terbaik mana yang sebaiknya dipilih. Penasihat keuangan pribadi juga lebih banyak berdiskusi dengan klien mereka.

Perbedaan Private Banking dan Wealth Management

Meski sekilas terlihat mirip, namun ada beberapa perbedaan mendasar antara private banking dengan wealth management. Dilihat dari beberapa aspek, inilah perbedaan antara keduanya.

  1. Layanan

Baik private banking maupun wealth management sama-sama mengelola aset dari klien mereka. Namun secara spesifik layanan yang diberikan berbeda.

Private banking memberikan layanan perbankan, pengelolaan aset, perdagangan (jual beli aset, dan konsultasi pajak sederhana. Sementara itu wealth management menawarkan layanan alokasi aset, strukturasi aset, perencanaan pajak, kepemilikan tanah, pensiun, kegiatan amal, perselisihan keluarga, relokasi bisnis dan keluarga, dan urusan lain yang berkaitan dengan finansial pribadi.

  1. Pendekatan

Inilah salah satu perbedaan paling mendasar antara private banking dan wealth management. Keduanya memang sama-sama menawarkan diskusi one-on-one, namun jasa yang ditawarkan berbeda. Private banking memberikan paket perbankan yang sudah ada pada setiap klien, tanpa penyesuaian lebih lanjut dengan kondisi klien masing-masing.

Berbeda dengan wealth management yang menekankan pada penasihat keuangan, serta fokus pada pengumpulan, perawatan, konservasi, dan penguatan harta klien. Setiap klien akan mendapatkan saran yang berbeda, tergantung pada kondisi finansial dan tujuan yang ingin dicapai masing-masing klien. Sepanjang penggunaan layanan, pihak wealth manager terus memantau kondisi klien dan memberikan beberapa perubahan jika diperlukan

  1. Kebebasan Klien

Pada private banking, klien tidak memiliki banyak pilihan karena pihak bank hanya menawarkan paket yang sudah mereka buat sebelumnya. Pada aspek ini, wealth management lebih unggul karena klien memiliki banyak pilihan dan bisa menentukan mana yang paling tepat untuk mereka. Terkadang untuk alasna keamanan, wealth manager akan menggunakan lebih dari satu bank atau institusi keuangan lainnya.

  1. Strategi Investasi

Pihak wealth management bisa memperoleh keuntungan dari fleksibilitas dan reaktivitas untuk bertindak hanya demi keuntungan klien. Karena klien bisa membuat keputusan sendiri, maka beban pekerjaan wealth manager menjadi tidak terlalu berat. Berbeda dengan private banking yang prosesnya lebih lambat dan kurang transparan dibandingkan wealth management.

  1. Efektivitas Biaya

Menggunakan jasa wealth management tentu lebih efektif dari segi biaya. Layanan yang diberikan wealth manager meliputi perbankan, asuransi, inverstasi, pengelolaan aset, dan lain sebagainya tanpa persyaratan khusus yang mengikat. Sementara layanan yang diberikan oleh private banking relatif terbatas.

Perbedaan yang paling mendasar dari private banking dan wealth management adalah variasi layanan yang diberikan dan kebebasan konsumen untuk memilih. Meski wealth management punya banyak kelebihan, namun mereka tidak bisa memberikan layanan perbankan eksklusif meski klien memiliki jumlah dana besar.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang perbedaan private banking vs wealth management, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Perbedaan Asuransi dan Reasuransi
Apa Perbedaan MBA vs Eksekutif MBA?
Berbagai Macam Perbedaan Bank
Perbedaan Reksadana Terbuka vs Tertutup
Perbedaan Konsolidasi, Merger, dan Akuisisi
Perbedaan Reksadana Syariah vs Reksadana Konvesional
Apa Itu Wealth Management?
Perbedaan Orang Sibuk dan Produktif
Perbedaan LDR (Loan to Deposit Ratio) vs FDR (Financing to Deposit Ratio)
Perbedaan Barang Inferior dengan Esensial


Bagikan Ke Teman Anda