Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Perbedaan Uang vs Mata Uang

Mata uang dan uang? Apakah keduanya sama? Jawabannya tentu tidak. Meskipun sama-sama mengandung kata uang, keduanya memiliki arti yang berbeda. Anda mungkin bingung dengan fakta ini karena saat mencari arti keduanya, hasilnya hampir sama. Uang dan mata uang merupakan alat tukar.

Jika sama-sama alat tukar, apa yang membedakan? Banyak yang bilang bahwa uang itu merupakan bentuk alat tukar yang sering kita digunakan dan mata uang merupakan satuannya. Jadi saat membawa uang seratus ribu rupiah, bentuk fisik seratus ribu merupakan uang dan rupiah adalah mata uang.

Benarkah? Jawabannya masih membingungkan karena katanya uang itu merupakan alat tukar yang berharga, sedangkan fisik seratus ribu rupiah hanya berbentuk kertas yang nilainya tidak seberapa. Nah agar tidak bingung mari kita pelajari satu per satu detailnya di ulasan bawah ini.

Pengertian Menurut KBBI

Hal pertama yang akan kita bahas adalah pengertian uang menurut KBBI. Kamus Besar Bahasa Indonesia sering dijadikan acuan orang dalam mencari arti dari istilah tertentu karena KBBI merupakan kamus resmi dari pemerintah. Menurut KBBI, uang dan mata uang memiliki arti berikut ini.

Uang: alat tukar atau standar pengukur nilai (kesatuan hitungan) yang sah, dikeluarkan oleh pemerintah suatu negara berupa kertas, emas, perak, atau logam lain yang dicetak dengan bentuk dan gambar tertentu

Mata uang: uang dari logam; satuan harga uang; satuan uang suatu negara;

Dari pengertian KBBI tersebut anda bisa tahu bahwa keduanya sangat mirip, susah membedakannya. Namun anda bisa sedikit menyimpulkan bahwa uang merupakan alat tukarnya dan mata uang merupakan satuannya. Apakah anda masih bingung? Jika iya, kita akan lanjut ke pembahasan berikutnya.

Apa itu Uang dan Mata Uang?

Uang dan mata uang sulit dicari perbedaannya, karena itulah simak penjelasannya di bawah ini agar lebih paham arti masing-masing.

  1. Sejarah Uang

Uang merupakan alat tukar. Uang bisa ditukar dengan barang yang anda inginkan. Sebelum uang muncul, orang akan melakukan barter untuk mendapatkan suatu barang. Namun sayangnya barter tidak efisien. Misalnya jika ada orang yang memiliki kambing dan membutuhkan beras, maka orang tersebut harus mencari pemilik beras untuk bisa menukar kambingnya.

Akan tetapi pemilik beras belum tentu membutuhkan kambing jadi pemilik kambing harus benar-benar menemukan pemilik beras yang membutuhkan kambing. Cara barter seperti itu cukup melelahkan dan menguras banyak waktu, karena itulah perlu alat tukar yang berharga , tahan lama, mudah dibawa, dan mudah disimpan.

Nah alat tukar yang memenuhi kriteria tersebut adalah emas. Emas telah menjadi alat tukar selama berabad-abad. Namun emas termasuk sumber daya langka yang tidak bisa mengimbangi pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat, sehingga muncul uang fiat. Selain uang fiat, ada bentuk uang lainnya yang akan dijelaskan berikut ini.

  1. Bentuk Uang

Uang terdiri dari tiga bentuk yaitu uang fiat, uang komoditas, dan uang hampir likuid sempurna. Uang fiat merupakan uang yang nilainya lebih tinggi dari bahan pembuatnya. Contohnya adalah uang kertas seratus ribu rupiah yang perkiraan bahan pembuatnya tidak sampai seratus ribu. Namun bisa diterima masyarakat karena memang telah disetujui pemerintah dan telah dijadikan alat pembayaran yang sah.

Sedangkan uang komoditas merupakan uang yang nilainya sama dengan bahannya. Contohnya adalah kepingan emas. Dahulu orang banyak bertransaksi dengan keping emas. , satu keping emas bisa ditukar dengan kambing. Terakhir adalah uang hampir likuid sempurna. Uang ini merupakan aset yang dijadikan uang, contohnya adalah cek yang bisa dicairkan.

  1. Bagaimana uang diciptakan?

Uang diciptakan atau dicetak lewat badan usaha yang telah ditunjuk masing-masing negara. Berarti bukankah bebas mencetak uang berapa saja? Iya bebas, tapi semakin banyak peredaran uang, semakin tinggi inflasi yang berarti nilai mata uang akan menurun. Jadi setiap negara membatasi jumlah percetakan uang.

  1. Mata Uang

Sedangkan mata uang merupakan bentuk pembayaran yang diterima khalayak umum, biasanya dikeluarkan oleh pemerintah dan diedarkan dalam yurisdiksinya. Nilai mata uang mengalami fluktuasi terus menerus terhadap mata uang negara lain. Karena itulah muncul pasar pertukaran mata uang sebagai alat untuk memperoleh keuntungan dari fluktuasi.

Perbedaan Uang vs Mata Uang

Dari penjelasan di atas mungkin sebagian dari anda sudah paham perbedaan antara uang dan mata uang. Namun jika ada yang belum paham, anda bisa mempelajari lagi perbedaannya di poin-poin berikut

  1. Bentuk dasar

Uang merupakan bentuk fisik dari alat transaksi, sedangkan mata uang merupakan nilainya. Contoh, anda membawa koin seribu rupiah, maka koin tersebut merupakan uang dan seribu rupiah merupakan mata uang.

  1. Konsep dasar

Uang merupakan alat tukar yang bentuknya bisa emas, perak, kertas, atau logam. Sedangkan mata uang hanya berbentuk nilai yang dimasukkan dalam kertas atau logam. Nilainya pun bisa setara bisa tidak dengan harga kertas dan logam. Berbeda dengan penggunaan emas jaman dahulu yang nilainya selalu tetap hingga sekarang.

  1. Penggunaan di setiap negara

Setiap negara mengartikan uang sama yaitu sebagai alat pembayaran atau alat tukar yang sah. Sedangkan mata uang, setiap negara berbeda. Mata uang rupiah tidak akan berlaku di Amerika Serikat yang mata uangnya US dollar. Setiap negara memiliki aturan yang telah disetujui pemerintah dan masyarakat terkait mata uang yang berlaku di negaranya.

Hal yang Perlu Anda Perhatikan!

Setelah membaca penjelasan di atas anda kini pasti sudah tahu perbedaannya. Namun banyak artikel lain, baik artikel berbahasa inggris ataupun bahasa Indonesia yang menyebutkan bahwa uang itu hanyalah alat tukar yang memiliki nilai intrinsik dan tidak terpengaruh oleh inflasi, seperti emas ataupun koin emas.

Jadi selama ini uang kertas yang kita pegang adalah mata uang, bukan uang karena nilainya selalu terpengaruh inflasi. Berbeda dengan emas. Menurut mereka emas dari dahulu sampai sekarang bisa ditukar dengan kambing atau barang lain yang sama nilainya. Sedangkan uang kertas, dahulu 100 ribu bisa mendapat banyak barang, sekarang tidak.

Anda menjadi bingung kan? Setiap orang memang memiliki paham tersendiri yang berhubungan dengan uang. Ada yang berkata bahwa selama ini kita ditipu dengan namanya uang. Dulu untuk mendapatkan uang, pemerintah perlu menukar dengan emas. Sekarang cetak uang hanya bermodal kepercayaan saja, tidak perlu emas.

Jika berbicara tentang paham yang demikian kita memang sering dibuat pusing dan bingung. Nanti jatuhnya di teori konspirasi. Jadi daripada bingung dan berpikiran yang tidak-tidak, kita simpulkan saja seperti yang kita tahu selama ini, bahwa uang itu alat pembayaran yang sah dan mata uang merupakan satuan uang yang berbeda di setiap negara. Demikian ulasan tentang perbedaan uang vs mata uang. Semoga bisa menambah informasi anda.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang perbedaan uang vs mata uang, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



10 Fakta tentang Uang yang Belum Kamu Ketahui
Apa itu Uang Gobog?
Perbedaan Opportunity Cost vs Real Cost
Perbedaan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) vs Surat Utang Negara (SUN)
7 Mata Uang Aneh di Dunia yang Tidak Terbayangkan
Perbedaan Orang Sibuk dan Produktif
Tidak Ada Uang? Jual Beli dengan Barter? Apa yang Terjadi?
Perbedaan Karakteristik Perusahaan Dagang dengan Perusahaan Jasa
Di Dunia Cuma Ada Satu Mata Uang Tunggal? Apa yang Akan Terjadi?
Perbedaan Accounting vs Finance


Bagikan Ke Teman Anda