Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Perkiraan Biaya Kuliah dan Biaya Hidup di Jerman

Jerman memang terkenal sebagai negara yang menghasilkan para ilmuwan-ilmuwan jenius sehingga banyak yang tertarik untuk mengenyam pendidikan di negri yang beribukota di Berlin tersebut. Apabila anda termasuk salah satunya, ada baiknya menyimak pembahasan tentang perkiraan biaya kuliah dan biaya hidup di Jerman berikut ini. Memang ada banyak beasiswa, tapi tidak ada salahnya jika mengetahui rincian biaya agar tidak kaget saat sudah memutuskan untuk berkuliah di Jerman. Langsung saja, ini dia penjelasan lengkapnya.

Biaya Kuliah di Jerman

Pertama kita akan membahas tentang biaya kuliah nya. Ternyata ada kabar membahagiakan yang berkaitan dengan biaya kuliah yaitu universitas negeri di Jerman tidak memungut biaya kuliah untuk program Sarjana dan Master. Hal tersebut tidak hanya berlaku bagi warga negara Jerman, tapi berlaku untuk semua mahasiswa yang bahkan berasal dari negara lain.

Namun untuk jurusan yang tidak linier biasanya tetap dikenai biaya. Jadi semisal jurusan kuliah S2 yang anda ambil berbeda atau tidak linier dengan S1 nya maka anda tetap harus membayar. Jika masih linier biasanya akan digratiskan. Anda hanya perlu membayar biaya administrasi yang besarnya sekitar 1,6 – 3,2 juta per semester.

Biaya yang dibayarkan tersebut sudah termasuk biaya layanan organisasi mahasiswa dan biaya pendaftaran. Di beberapa universitas, biaya tersebut sudah termasuk biaya transportasi umum, biaya ruang makan mahasiswa, asrama mahasiswa, fasilitas atletik, dan lain sebagainya tergantung universitas yang anda pilih.

Namun beberapa universitas memiliki peraturan terkait kelulusan. Apabila mahasiswa tidak berhasil menyelesaikan kuliah tepat waktu maka biaya kuliah selanjutnya harus ditanggung sendiri. Bisa menjadi penyemangat untuk lulus tepat waktu kan?

Sayangnya ketentuan di atas tidak berlaku di negara bagian Baden-Württemberg. Tahun ajaran 2017/2018 yang lalu Baden-Württemberg memutuskan untuk membebankan biaya pendidikan pada mahasiswa yang berasal dari non-Uni Eropa. Biaya yang dibebankan sekitar 24 jutaan per semesternya. Biaya tersebut masih tergolong rendah jika dibanding dengan biaya kuliah di perguruan tinggi lain dunia, yang jumlahnya kurang lebih 300an juta per tahunnya.

Informasi lebih lanjut tentang beasiswa kuliah di Jerman bisa anda dapat di Dinas Pertukaran Akademis Jerman atau sering disebut dengan DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst). Anda juga bisa mendapatkan dari sumber lain yaitu Kementrian Federal Pendidikan dan Penelitian atau BMBF (Bundesministerium für Bildung und Forschung).

Berikut terdapat beberapa informasi yang mungkin bisa anda jadikan gambaran.

1. Universitas yang tidak membebankan biaya

Beberapa universitas di Jerman yang tidak membebankan biaya pada warga negara asing

    • RWTH Aachen University
    • University of Mannheim
    • University of Bremen
    • University of Cologne
    • Karlsruhe Institute of Technology (KIT)

2. Biaya di universitas ternama Jerman

Universitas yang termasuk rangking atas di Jerman berikut ini membebankan biaya sebesar

    • Ludwig Maximilian University of Munich – tidak ada biaya kuliah
    • Heidelberg University – biaya kuliah rata-rata 6000 EUR per tahun atau sekitar 96 jutaan.
    • Technical University of Munich – biaya kuliah rata-rata 2000 EUR per tahun atau sekitar 32 jutaan.
    • Humboldt University of Berlin – tidak ada biaya kuliah

3. Biaya pendaftaran langsung satu semester

Beberapa universitas membebankan biaya pendaftaran sekaligus biaya kuliah satu semester sebesar

    • Freie Universität Berlin – 5,4 jutaan (2018)
    • Humboldt University – 5,5 jutaan (2018)
    • FUBiS – 112 jutaan (2019, untuk mahasiswa non-Eropa)
    • Heidelberg University – 26,4 jutaan (2018)
    • University of Freiburg – 29 jutaan (2018)

4. Biaya per semester bagi yang lewat pihak ketiga

Bagi yang lewat penyedia kuliah pihak ketiga di luar negeri, berikut beberapa biaya per semesternya

    • Program CIEE di Berlin – 270 jutaan (2018)
    • IES Abroad in Freiburg – 272 jutaan (2018)
    • USAC Germany – 123 jutaan (2018)
    • API Study Abroad at The Freie Universität Berlin – 220 jutaan (2018)
    • BCA Study Abroad – 275 jutaan (2018)

Biaya Hidup di Jerman

Selain biaya kuliah yang gratis, Jerman juga menjadi tempat yang tepat untuk mengenyam pendidikan karena biaya hidupnya tergolong murah dibanding negara maju lainnya. Biaya hidup rata-rata untuk mahasiswa sekitar 630 – 1000 EUR per bulan atau jika dirupiahkan sekitar 10 – 16 jutaan.

1. Kisaran biaya berdasarkan kota

Rata-rata yang disebutkan di atas merupakan rata-rata dari keseluruhan kota di Jerman dan belum termasuk biaya akomodasi. Jika dikelompokkan berdasarkan kota nya dan ditambah biaya akomodasi, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara kota besar dan kota kecil. Berikut ulasannya.

    • Kota besar (Berlin, Frankfurt, Dusseldorf), total biaya hidup 900 – 1400 EUR per bulan atau sekitar 14 – 22 jutaan.
    • Kota-kota kecil (Freiburg, Leipzig, Hannover), total biaya hidup 750 – 1100 EUR per bulan atau sekitar 12 – 17 jutaan.

2. Biaya akomodasi di Jerman

Dari penjelasan poin satu, anda bisa mendapatkan informasi bahwa biaya akomodasi sangat mempengaruhi total biaya hidup yang dikeluarkan. Nah ternyata memang biaya akomodasi itu mewakili 34 persen dari biaya keseluruhan. Bagi mahasiswa internasional jika ingin biaya yang murah maka bisa memilih asrama mahasiswa atau menyewa apartemen untuk digunakan bersama. Berikut biaya akomodasi rata-rata bagi mahasiswa yang tinggal di Jerman.

    • Bagi yang hidup sendiri, biaya akomodasi sekitar 5,7 jutaan
    • Bagi yang hidup dengan pasangan atau anak, biaya akomodasi sekitar 6,4 jutaan
    • Tinggal di asrama kampus, biaya akomodasi sekitar 2,4 – 3,8 jutaan. Namun sayangnya asrama kampus sulit didapatkan. Hanya ada 11 persen mahasiswa internasional yang bisa menemukan akomodasi di dalam kampus. Padahal 55 persen mahasiswa menyatakan puas dengan pelayanan akomodasi kampus.

3. Biaya lain yang masih berhubungan dengan akomodasi

Biaya ini berlaku bagi yang menyewa apartemen. Jadi bagi yang menyewa apartemen juga perlu membayar biaya utilitas sekitar 200 EUR per bulan atau sekitar 3,2 jutaan. Biaya yang dimaksud tersebut mencakup biaya pemanas, listrik, air, dan sampah. Untuk biaya akses internet sebesar 27 EUR per bulan atau sekitar 400 ribuan.

4. Biaya makan mahasiswa internasional di Jerman

Biaya makan yang perlu anda keluarkan sekitar 170 EUR per bulan atau 2,7 jutaan. Apabila ingin mencari harga makanan yang cukup murah, bisa mencoba di supermarket Aldi, Netto, dan Lidl. Untuk makan di restoran, jika memilih makanan yang murah harga makanan sekitar 160 ribuan. Jika memesan tiga macam makanan untuk dua orang, biaya yang dikeluarkan biasanya 700 ribuan dan jika tambah minuman ringan maka tambah 50 ribuan.

Di restoran yang lebih kecil, harga makanan mungkin bervariasi sekitar 8 – 14 EUR atau sekitar 100 – 250 an ribu. Bila ditambah makanan penutup atau minuman, harganya bisa lebih tinggi. Harga cappucino 40 ribuan, air mineral 0,3 liter 28 ribuan, dan soda 30 ribuan.

Biaya makan di luar memang tergolong tinggi. Jika anda mengkhawatirkan isi dompet, anda bisa makan di kafetaria kampus. Kampus biasanya menyediakan kafetaria dengan makanan yang enak tapi harganya tergolong murah, tidak sampai 5 EUR atau di bawah 80 ribuan. Namun untuk bisa menikmati makanan dengan harga murah, mahasiswa harus tergabung sebagai membership dan memiliki MensaCard yang bisa diisi dengan nominal uang tertentu.

Lebih murah lagi jika memasak sendiri. Apabila anda bisa memasak disarankan untuk masak sendiri karena harga bahan makanan di Jerman tidak terlalu mahal. Jadi anda bisa menghemat uang pengeluaran. Contoh beberapa harga makanan, roti putih 500 gram (20 ribuan), susu 1 liter (11 ribuan), telur 12 biji (26 ribuan), beras putih 1 kg (32 ribuan), kentang 1 kg (17 ribu), bawang 1 kg (17 ribu), ayam 1 kg (121 ribu), daging sapi 1 kg (187 ribu), apel 1 kg (35 ribuan), dan lain sebagainya. Termasuk murah kan?

5. Biaya transportasi

Menurut penelitian yang dilakukan DAAD, sekitar 10 persen dari total biaya bulanan mahasiswa dihabiskan untuk biaya transportasi.  Biaya kartu izin transportasi umum sekitar 500 ribuan – 1 juta rupiah per bulan, tergantung kota tempat tinggal. Untuk yang biaya per semeseter sudah termasuk biaya transportasi, maka tiket bus tidak dikenai biaya lagi.

Namun jika ada alasan tertentu yang membuat anda menaiki alat transportasi lain, maka  anda dapat menyewa sepeda. Tarif sewa sepeda sekitar 200 – 300 ribuan per hari. Ada juga angkutan umum lokal yang biaya rata-ratanya 2 EUR atau 32 ribu per naik. Bisa juga naik kereta, yang tarifnya sekitar 300 – 1,1 jutaan tergantung jarak tempuh. Ada pula taksi yang per kilometernya 20-40 ribuan. Bagi yang menaiki mobil pribadi, harga bensin sekitar 20-24 ribu rupiah.

6. Bantuan biaya yang bisa didapatkan

Di Jerman sangat mendukung pendidikan tinggi dan akan memberikan biaya pada universitas sehingga beberapa universitas tidak membebankan biaya pendidikan. Selain itu, pemerintah Jerman juga memberikan biaya dukungan lewat beberapa program berikut.

    • Dinas Pertukaran Akademis Jerman atau DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst), pemerintah memberikan bantuan keuangan yang berfokus pada para mahasiswa dan peneliti internasional.
    • Deutschlandstipendium, menawarkan penghargaan 300 EUR per bulan atau sekitar 4,8 juta untuk mahasiswa yang berbakat (penghargaan biasanya dalam dua semester atau satu tahun)

7. Asuransi kesehatan

Apabila perlindungan asuransi kesehatan dari Indonesia tidak berlaku di Jerman, maka anda harus membuat asuransi kesehatan di Jerman karena di Jerman mewajibkan kepemilikan asuransi kesehatan, terlepas dari kewarganegaraan ataupun penghasilan. Jadi semua yang tinggal di Jerman harus memilikinya sejak hari pertama memasuki negara Jerman.

Penyedia asuransi kesehatan umum menawarkan kebijakan yaitu bagi mahasiswa yang umurnya di bawah 30 tahun dan belum mengenyam pendidikan lebih dari 14 semester, biaya asuransinya 80 EUR (1,2 jutaan) per bulan. Sedangkan bagi yang lebih dari 30 tahun ataupun lebih dari 14 semester, biayanya lebih tinggi yaitu 160 EUR (2,5 jutaan) per bulan atau bahkan bisa lebih.

8. Biaya lainnya

Biaya lain yang dimaksud disini adalah biaya kebutuhan dasar seperti pembelian baju, celana, sepatu, dan lain sebagainya. Kualitas pakaian di Jerman tergolong tinggi dan sebanding dengan harganya. Contoh harga beberapa barang: celana jeans (min. 800 ribuan), sepatu (min. 900 ribuan), sepatu bisnis (harga min. 1,1 jutaan), dan lain sebagainya.

Berdasarkan data DAAD, biaya yang dikeluarkan per bulan rata-rata yaitu 2,7 juta untuk makan, 700 ribu untuk membeli pakaian, 1,5 juta untuk transportasi, 500 ribu untuk internet, telepon, TV, 300 ribu untuk perlatan belajar, dan 900 ribu untuk aktivitas di waktu luang. Jika ditambah dengan biaya akomodasi, totalnya di atas 10 juta per bulannya. Demikian sedikit informasi tentang biaya kuliah dan biaya hidup di Jerman, semoga bermanfaat untuk anda.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang perkiraan biaya kuliah dan biaya hidup di Jerman, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



10 Kota di Dunia Paling Mahal Biaya Hidupnya 2019
Cara Membiayai Kuliah dan Hidup di Luar Negeri
Perkiraan Biaya Kuliah dan Biaya Hidup di NTU (Nanyang Technological University) Singapura
Berapakah Biaya Hidup di Singapura?
Biaya Kuliah di 20 Program MBA Terbaik
Biaya Tambahan yang Bisa Anda Hemat
Anda Menabung di Bank? Ini Dia Ragam Biaya dan Potongan di Bank!
Perkiraan Biaya Kuliah dan Biaya Hidup di Singapura
Perkiraan Biaya Kuliah dan Biaya Hidup di Australia
Apa itu Biaya Overhead? Cara Menghitung Biaya Overhad?


Bagikan Ke Teman Anda