Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Sejarah Dogecoin, Berawal dari Meme

Mata uang kripto masih menjadi sesuatu yang menarik. Dari cara kerjanya hingga potensi investasi yang besar menjadikan mata uang yang satu ini terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Istilah terkait terkait dengan kripto juga semakin banyak.

Saking banyaknya, beberapa istilah mungkin sulit untuk dimengerti. Beberapa calon investor potensial bisa saja kabur hanya karena istilah yang terdengar asing. Salah satunya adalah Dogecoin yang kedengarannya populer pada beberapa tahun yang lalu.

Asal Nama Dogecoin

Dugecoin terinspirasi dari sebuah meme yang sempat popular di tahun 2013. Meme ini adalah gambar seekor anjing jenis Shiba Inu dari Jepang yang bernama Doge (dibaca Doj). Meski asal mula penamaannya cukup aneh, tapi Dogecoin adalah mata uang kripto nyata yang nilainya sebesar $7 miliar di bulan Maret 2021! Nah makin penasaran kan dengan Dogecoin?

 

Apa Itu Dogecoin?

Dogecoin adalah salah satu mata uang kripto yang dibuat oleh dua orang teknisi software bernama Billy Markus dan Jackson Palmer. Keduanya memutuskan untuk membuat sistem pembayaran yang bebas dari biaya bank. Dogecoin pertama kali di perkenalkan pada tanggal 6 Desember 2013 dan langsung memiliki komunitas online sendiri.

Dogecoin bisa digunakan di sistem operasi Microsoft Windows, Linux, iOS, dan Android. Hingga tanggal 16 April 2021, Dogecoin mencapai kapitalisasi pasar Amerika Serikat $70,355,561,773. Ya, nilainya memang termasuk mengesankan! Ini membuktikan bahwa Dogecoin patut diperhitungkan. Dogecoin mengadopsi beberapa teknologi Litecoin. Salah satu fitur terkenalnya adalah menggunakan skrip algoritma dengan harga rendah dan suplai yang tak terbatas.

Dogecoin mungkin awalnya dimulai sebagai lelucon. Apalagi dengan logo Shiba Inu yang membuatnya tampak sama sekali tidak serius. Tapi setelah dirilis Dogecoin ternyata banyak peminatnya. Di akhir tahun 2017, Dogecoin bahkan menjadi salah satu jenis koin yang membuat nilai mata uang kripto naik secara signifikan.

Di tahun 2018, Dogecoin memang sempat kehilangan sebagian besar nilainya. Tapi mata uang ini masih memiliki dukungan kuat. Ada yang memperdagangkannya dan ada yang menggunakannya untuk memberi tip bagi berbagai konten di Twitter dan Reddit. Penggunaan semacam ini membuat Dogecoin terus bertumbuh.

Pengguna Dogecoin bisa membeli dan menjual Dogecoin di bursa mata uang digital. Mereka juga bisa memilih menyimpan koin yang dimiliki di bursa atau di dompet Dogecoin khusus.

Asal Mula Dogecoin Dikembangkan

Seorang manajer produksi yang bekerja di Adobe Inc, cabang Sydney, Australia membuat Dogecoin di tahun 2013. Ia adalah Jackson Palmer. Tidak seperti pembuat mata uang kripto lain yang membuatnya dengan serius, Jackson membuat Dogecoin sebagai bentuk satir atau sindiran atas popularitas mata uang kripto. Palmer dideskripsikan sebagai pengamat teknologi yang analitis sekaligus skeptis.

Jackson membuat cuitan di Twitter untuk meluncurkan Dogecoin. Tak disangka, ternyata ini mendapat tanggapan positif di media sosial. karena itu, akhirnya Jackson membeli domain dogecoin.com.

Di bagian lain dunia, tepatnya di Oregon, Amerika Serikat, ada seorang developer yang bekerja di IBM bernama Billy Markus. Billy berkeinginan membuat mata uang kripto juga, tapi ia kesulitan mempromosikan usahanya ini. Akhirnya Billy menangkap viralnya Dogecoin. Billy pun segera menghubungi Jackson untuk memnita izin membangun software yang bisa mendukung Dogecoin.

Billy sebelumnya sudah membuat Luckycoin yang cara kerjanya serupa dengan Litecoin. Akhirnya metode ini diadopsi untuk Dogecoin. Teknologi skrip dan koin proof of work dari Litecoin diterapkan pada Dogecoin. Janckson dan Billy akhirnya merilis Dogecoin pada 6 Desember 2013. Dua minggu setelahnya, tepatnya pada tanggal 19 Desember, nilai Dogecoin meningkat sebesar 300%. Alasannya diperkirakan karena China melarang banknya berinvestasi di mata uang kripto.

Dogecoin Semakin Popular

Dogecoin memasarkan koinnya sebagai versi seru dari Bitcoin, terutama dengan logonya yang tidak biasa. Ini menumbuhkan citra kasual pada Dogecoin. Karena inilah, Dogecoin jadi terlihat lebih mudah dimengerti, tidak seperti mata uang kripto lainnya. teknologi skrip Dogecoin dan suplai tak terbatas merupakan alasan kenapa mata uang ini lebih bisa beradaptasi dan diterima oleh masyarakat.

Dogecoin merupakan koin inflasi. Sedangkan mata uang kripto lain seperti Bitcoin dianggap sebagai koin deflasi karena keterbatasan jumlah produksinya. Setiap 4 tahun sekali, jumlah Bitcoin yang dilepaskan untuk ditambang dikurangi setengahnya. Tingkat inflasinya pun ikut berkurang.

Di tahun 2014, komunitas Dogecoin menyumbangkan 27 juta Dogecoin yang bila diuangkan jumlahnya adalah $30.000. Sumbanagan ini ditujukan untuk mendanai tim bobsled Jamaika untuk bertanding di Olimpiade Musim Dingin Sochi. Di bulan Maret 2014, sumbangan sebesar $11.000 juga ditujukan untuk membangun sumur di Kenya. Sementara sebesar $55.000 disumbangkan untuk pengemudi NASCAR, Josh Wise.

Kontroversi di Tengah Serunya Dogecoin

Sama dengan mata uang kripto lainnya, Dogecoin juga punya masalahnya sendiri. Kali ini masalahnya justru datang dari dalam komunitas Dogecoin sendiri. Di tahun 2015, secara umum komunitas Dogecoin mulai jadi lebih serius. Tanda pertama dari situasi yang kurang menyenangkan ini adalah Jackson Palmer memilih hengkang dengan mengatakan bahwa “komunitas toxic” sedang tumbuh karena Dogecoin sekarang sudah mulai menghasilkan.

Salah satu anggota komunitas toxic itu adalah seorang warga negara Inggirs bernama Ryan Kennedy, dengan nama samaran Alex Green. Alex membuat pertukaran Dogecoin bernama Moolah. Ia meyakinkan komunitas untuk menyumbang untuk mendanai Moolah.

Ternyata uang sumbangan ini malah digunakan untuk memenuhi gaya hidup mewahnya dan membeli lebih dari $1.5 juta Bitcoin. Pada akhirnya ia dipenjara selama 11 tahun karena berbagai kasus kriminal yang tidak ada hubungannya dengan Dogecoin.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang sejarah dogecoin, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Itu NFT (Non Fungible Tokens)?
Apa itu Petro Dollar Cryptocurrency Venezuela?
Harga Minyak Minus, Apa Faktor dan Bagaimana Sejarahnya Terjadinya?
Sejarah Mobil Listrik
Apa Itu ICO (Initial Coin Offering)?
Apa Itu Stable Coin?
Istilah-Istilah Umum Dalam Cryptocurrency
Apa Itu Hardware Wallet?
Apa Itu Mata Uang Libra Facebook?
Apa Itu Bitcoin Halving?


Bagikan Ke Teman Anda