Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tips Penting Menjalankan Bisnis untuk Pebisnis Baru

Apakah kamu memiliki cita-cita menjadi entrepreneur atau pebisnis? Jika iya, lakukan dengan baik segala persiapannya mulai dari sekarang. Sebab menjadi seorang pebisnis yang sukses itu tidaklah mudah. Banyak kerikil-kerikil tajam yang harus kamu lalui, intinya segala halangan dan rintangan yang membuatmu putus harapan harus kamu atasi dengan pikiran yang positif.

Apalagi dalam dunia bisnis juga terkenal dengan sebutan untung rugi, yang pastinya akan kamu alami suatu saat nanti jika kamu telah menjadi pebisnis yang mapan. Ketika kamu mendapatkan untung pastinya kamu senang sekali dong. Lain halnya jika yang kamu dapatkan adalah kerugian, bisa jadi kamu kalang kabut dan bisa saja menyerah dalam mengatasi bisnismu agar tidak merugi kembali.

Hal ini sering dialami oleh pebisnis baru yang sebagian besar kurang konsisten dengan bisnis yang mereka rilis. Mereka juga tidak setia dalam mengelola bisnis tersebut, kalau merugi ya rilis bisnis yang lain. Padahal lari dari sebuah masalah sangatlah tidak dianjurkan bagi seorang pebisnis. Sebab dari kegagalan tersebut, pebisnis justru memiliki pengalaman yang lebih untuk mengatasi bisnisnya agar tidak merugi lagi di kemudian hari.

Dilansir dari Quora (13/1/2016), seorang wirausahawan di Long Beach, California yang bernama Elijah Medge menjelaskan beberapa tips dalam menjalankan bisnis bagi seorang pebisnis baru. Perlu diketahui, ia sudah menggeluti bidang wirausahawan selama satu dekade. Ia memiliki dan mengelola perusahaan pemasaran langsung di seluruh negeri. Selain itu, ia juga bertugas sebagai pelatih dan mentor bagi pengusaha lain.

Ia memaparkan bahwa di awal kariernya selalu aktif mencari saran obyektif sehingga bisa mengembangkan hubungan dengan para mentor yang membimbingnya melalui peluncuran bisnis pertamanya.

Adapun 4 saran terbaik yang telah melekat pada diri Elijah selama sepuluh tahun terakhir adalah:

1. Berhati-hati dalam menerima saran

Siapapun yang memberikan saran kepadamu, berhati-hatilah dalam menyerap saran tersebut. Sebab tidak semua saran cocok dengan visi dan misi bisnismu. Namun, jika kamu mendapatkan saran dari orang terdekat supaya kamu tidak begadang di kantor malam-malam, maka kamu harus menurutinya. Hal ini diungkapkan oleh Elijah saat ia dinasihati oleh ibunya yang sangat mengkhawatirkan kesehatannya. Hal ini mencerminkan bahwa seorang anak harus selalu patuh dengan orang tua. Jadi belajarlah dalam menerima segala saran-saran, termasuk saran yang berkualitas.

2. Buatlah keputusan yang rasional

Dalam membuat keputusan, gunakanlah akalmu daripada hatimu. Karena keputusan yang berasal dari hati biasanya sering bersifat emosional.

Menurut penjelasan Elijah, sejak awal berbisnis tak jarang ia mendapatkan nasihat yang sangat bagus untuk membuat keputusan hingga matang. Ia juga berhasil memisahkan emosinya dari keputusan bisnis. Sebagai makhluk emosional yang inheren, hal ini adalah saran yang sulit untuk diikuti. Kendati demikian, mentornya selalu mengingatkan betapa pentingnya menjalankan bisnis dengan akal atau pikiran.

Elijah menganggap bahwa bisnisnya itu ibarat bayi yang membuatnya tertawa, menangis, menjerit, menari bahkan membuatnya menjadi bergairah yang luar biasa.

Yang terpenting adalah kemmapuan dalam mengontrol diri. Elijah menyarankan bagi mereka yang berjuang dalam dunia bisnis, ada baiknya untuk mengingatkan diri sendiri bahwa hanya wirausahawan yang paling disiplin yang dapat meraih kesuksesan.

3. Optimis bahwa bisnismu mudah untuk dilakukan

Anggapan tersebut harus selalu kamu tanamkan sejak kamu memulai bisnismu. Mentor Elijah sengaja menyampaikan kata bijak tersebut untuk mempersiapkan Elijah agar mampu menghadapi benturan, kesulitan dan kesalahan yang tak terelakkan sebagai pemilik bisnis.

Sebagai orang Amerika, tak jarang mereka memilih untuk berkecimpung dalam dunia kewirausahaan. Sehingga Elijah belajar untuk menyalurkan rasa frustrasinya ke perasaan bangga, karena ia mampu mengatasi apa yang ditakuti kebanyakan orang.

Bagi Elijah, ia sangat percaya bahwa jika kamu melakukan hal-hal yang tidak ingin dilakukan oleh kebanyakan orang, maka kamu akan memiliki kehidupan yang tidak dapat dimiliki kebanyakan orang.

4. Utamakan pergi untuk melihat masa depan

Jangan sekali-kali kamu menengok ke belakang, jika kamu telah memilih bisnis sebagai jalan hidupmu untuk maju, maka lakukanlah bisnismu dengan totalitas.

Seperti yang dikatakan Brian Tracy bahwa buatlah komitmen yang totalitas untuk perusahaanmu, pekerjaanmu, dan kariermu. Orang yang tidak berkomitmen tidak punya masa depan.

Begitu banyak orang berbisnis dengan satu kaki kemudian berpaling dengan cepat. Strategi yang dianggap Elijah sebagai sabotase diri ini adalah salah satu alasan mengapa begitu banyak orang gagal. Dengan demikian, yang perlu kamu ingat bahwa bagian untuk menjadi sukses berarti bersedia bertempur sampai mati.

Demikian 4 hal penting yang harus kamu ingat dalam berkecimpung di dunia bisnis. Sebab pekerjaan yang susah di dunia ini adalah berbisnis. Jika kamu mantap memilih bisnis sebagai karier dan pekerjaanmu, maka lakukanlah dengan maksimal dan mulai belajar memanage segala hal dengan baik.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tips penting menjalankan bisnis untuk pebisnis baru, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Contoh Tanda Terima Barang
Tip Menentukan Nama Brand Pakaian / Distro
Apa itu Business Model Canvas?
Apa Itu Usaha Waralaba, Kelebihan dan Kekurangan?
Pelajari Tip-tip Ini Agar Bisnis Baru Anda Berhasil!
14 Checklist Untuk Bisnis Baru yang Tidak Boleh Dilewatkan
Apa Itu Nota Debit?
Pertanyaan yang Harus Diajukan Ketika Membeli Bisnis Baru
Tipe-Tipe Orang yang Bakal Gagal Berbisnis
5 Alasan Mengapa Bisnis Baru Sering Gagal


Bagikan Ke Teman Anda