Apa Itu Japanese Economic Miracle?
Saat ini kita melihat Jepang sebagai salah satu negara Asia yang luar biasa berkembang. Dikenal dengan berbagai inovasi dan warganya yang rajin sekaligus disiplin, tak heran kalau Jepang ada di tahap ini. Tapi ternyata mereka pernah mengalami apa yang disebut sebagai Japanese Economic Miracle atau keajaiban perekonomian Jepang. Apa itu Japanese Economic Miracle sebenarnya? Yuk dapatkan infonya di sini.
Memahami Apa Itu Japanese Economic Miracle
Japanese Economic Miracle atau Keajaiban perekonomian Jepang tercatat dalam sejarah terjadi di periode setelah Perang Dunia II sampai berakhirnya Perang Dingin (1945 – 1991). Selama periode ini, Jepang tiba-tiba tumbuh menjadi negara dengan kondisi ekonomi terbaik kedua di dunia, setelah Amerika Serikat. Ini tentu jadi fenomena yang tidak disangka sebelumnya. Sebuah negara kecil di Asia bisa mencapai titik tersebut.
Memasuki tahun 90-an, demografi Jepang mulai stagnan. Warga di usia aktif tak lagi berkembang seperti beberapa dekade sebelumnya. Meski begitu, produktivitas warga di usia aktifnya tetap tinggi. Bahkan sampai sekarang pun Jepang tetap dikenal dengan produktivitas warganya.
Keajaiban perekonomian ini sebenarnya merupakan hasil dari kalahnya Jepang di Perang Dunia II dan Jerman Barat yang mendapat keuntungan dari Perang Dingin. Pemerintah Amerika mereformasi masyarakat Jepang dengan mengubah situasi ekonomi, politik, dan sipil. Alasannya adalah untuk membatasi pengaruh komunis dari Uni Soviet di Asia Pasifik.
Amerika kuatir akan keadaan ekonomi Jepang yang miskin saat itu. Kalau rakyat miskin, ada kemungkinan mereka akan tergoda untuk bergabung menjadi komunis dan membela Uni Soviet. Karena alasan itulah Amerika merekonstruksi Jepang dan menunjukkan bahwa demokrasi bisa mengubah penduduk Jepang. Hebatnya lagi, perusahaan itu bisa bertahan.
Apa Saja yang Berubah Selama Japanese Economic Miracle?
Selama terjadinya keajaiban ekonomi Jepang, ada beberapa hal yang berubah. Di antaranya adalah kerja sama antara pabrik, pemasok distributor, dan bank. Keempatnya membentuk kelompok yang erat. Selain itu, pihak ini juga berhubungan baik dengan pemerintah. Dalam perusahaan besar ada jaminan bekerja seumur hidup agar kesejahteraan pegawainya lebih terjamin.
Banyak ahli ekonomi yang berpendapat bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi Jepang pasca Perang Dunia II ini tak mungkin terjadi tanpa adanya aliansi Jepang dengan Amerika Serikat. Alasannya karena ekspor Jepang diterima di Amerika. Selain itu, Amerika juga menoleransi praktik perdagangan Jepang yang saat itu dianggap kontroversial.
Amerika juga yang memperkenalkan berbagai teknologi baru ke perusahaan Jepang. Karenanya, berbagai industri Jepang jadi lebih efektif. Ke depannya, bahkan teknologi Jepang menjadi salah satu yang terbaik selama beberapa dekade. Menunjukkan perubahan yang sangat pesat dan tidak main-main di antara banyak negara di dunia.
Kontribusi Pemerintah Jepang dalam Japanese Economic Miracle
Pemulihan keuangan Jepang ini tetap bisa bertahan dan bahkan berlanjut setelah aliansi Amerika Serikat dan Jepang dibubarkan. Bahkan setelah pecah Perang Korea sekalipun, Jepang tetap berada dalam kondisi ekonomi yang baik. Di tahun 1960-an, Jepang sudah berhasil lepas dari abu Perang Dunia II. Di akhir tahun 1960-an menjadi tahun-tahun kemakmuran Jepang yang paling besar.
Selain karena Amerika Serikat, pastinya kontribusi pemerintah juga berperan besar. Di antaranya dalam merangsang pertumbuhan perusahaan swasta. Pemerintah membuat proteksi yang efektif agar pihak swasta juga selamat dari krisis ekonomi. Kemudian pemerintah fokus pada ekspansi di bidang perdagangan.
Masa Peningkatan Besar-besaran
Dalam Japanese Economic Miracle pada dasarnya terbagi menjadi 4 tahap. Yaitu masa pemulihan di tahun 1946 – 1954, masa peningkatan besar-besaran di tahun 1955 – 1972, masa peningkatan stabil di tahun 1972 – 1991, dan masa menurunnya peningkatan di tahun 1992 – 2017. Dari pembagian ini, bisa dibilang masa yang paling berkembang adalah dari tahun 1955 sampai 1972.
Setelah mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat dan terjadi reformasi ekonomi domestik, Jepang berhasil mengembangkan kondisi perekonomiannya. Jepang sangat sukses di bidang industri dan menjadi negara pertama di Asia Timur yang maju.
Salah satu penyebab terjadinya peningkatan yang masif ini adalah adanya kebijakan yang dibuat oleh Hayato Ikeda, politisi yang menjadi Perdana Menteri di tahun 1960 – 1964. Ia membuat kebijakan baru terkait administrasi, peningkatan pendapatan warga yang menyebabkan ke peningkatan konsumsi besar dan aktivitas ekspor besar-besaran.
Kebijakan yang dibuat Ikeda ini membuat warga Jepang bisa menggandakan penghasilan mereka dari tahun 1955 ke 1970. Ini membuat konsumsi warga jadi berubah. Kebutuhan harian seperti makanan, pakaian dan sepatu berkurang. Warga Jepang meningkatkan konsumsi mereka pada aktivitas dan produk hiburan. Misalnya saja furnitur, transportasi, komunikasi, dan asupan membaca.
Masa Peningkatan Stabil
Ini terjadi di tahun 1973 di mana terjadi kenaikan harga minyak dari $3 per barel menjadi $13 per barel. Produksi industri pun menurun sebanyak 20%. Jepang pun dipaksa untuk memproduksi barang yang lebih ramah lingkungan. Hebatnya, dari krisis minyak ini Jepang berhasil melewatinya dengan mengembangkan berbagai teknologi yang sifatnya lebih tahan lama dan hemat minyak.
Mau tak mau, ini menimbulkan sedikit friksi dengan Amerika Serikat. Karena tak ada yang menyangka bahwa Jepang akan berkembang seperti ini. Bahkan bisa melewati krisis minyak dengan lebih baik dibandingkan banyak negara maju lainnya.
Masa Peningkatan Rendah
Sayangnya, mulai tahun 1992, Jepang sedang ada dalam masa peningkatan rendah. Meski hingga kini Jepang masih jadi negara maju di Asia dan seluruh dunia, tapi perkembangannya sangat rendah. Terutama jika dibandingkan dengan bekas negara tetangga yang pernah dijajahnya. Dengan Korea Selatan yang berkembang luar biasa pesat, Jepang terlihat stagnan.
Itulah sedikit ulasan tentang apa itu Japanese Economic Miracle, tentu roda tak selalu di atas. Ekonomi sebuah bangsa tak selalu berjaya, ada masa penurunan juga.
Artikel Terkait
- Apa Itu Aptitude Test?
- Apa Itu Inteligensi Kinestetik/Kecerdasan Kinestetik?
- Inkjet vs Laserjet, Mana yang Sebaiknya Kamu Pilih?
- Mengenal Iklan Advertorial dan Jenis-jenisnya
Demikianlah artikel tentang apa itu Japanese Economic Miracle, semoga bermanfaat bagi Anda semua.