6 Tip Mempersiapkan Dana Melahirkan Hingga Pascalahir
Di sini kami akan memberikan panduan berupa tip tentang bagaimana memersiapkan kondisi finansial Anda dan pasangan untuk menyambut kelahiran bayi Anda. Ada enam tip dan dapat Anda praktikkan pada bulan-bulan sepanjang usia kehamilan.
Kuncinya adalah semakin dini Anda menentukan keputusan finansial, semakin dini pula Anda dapat bersenang-senang di awal kehadiran buah hati tanpa perlu terbebani oleh pikiran akan kondisi keuangan Anda.
1. Lunasi hutang kartu kredit
Trimester pertama kehamilan merupakan saat yang tepat untuk mengevaluasi kembali pengeluaran Anda selama ini. Tempat yang paling mudah untuk dibenahi tentunya adalah kartu kredit. Mengapa? Karena bunga yang harus Anda bayarkan untuk kartu kredit akan menjadi nominal yang berarti untuk menutup pengeluaran Anda saat anak telah lahir, sekecil apapun itu.
Menggunakan dan membayar tagihan kartu kredit setiap bulan juga akan menghambat kemampuan keluarga Anda untuk mencicil rumah atau kendaraan, yang jelas akan Anda butuhkan bila jumlah anggota keluarga bertambah.
Bila Anda memang masih membutuhkan kartu kredit, pindahkan saja atau ganti kartu kredit Anda dengan yang memiliki suku bunga rendah. Setelah itu gunakan seminimal mungkin dan selalu bayarkan tagihan tepat waktu. Segera lunasi bila Anda masih memiliki hutang kartu kredit.
Mulailah untuk memerhatikan pengeluaran dengan mencatat setiap transaksi yang Anda lakukan. Simpan struk pembelian apapun agar Anda dapat melacak dan mendapat gambaran pengeluaran Anda selama ini untuk menentukan anggaran di masa depan.
2. Instalasi perangkat lunak keuangan
Cara termudah adalah dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel atau semacamnya untuk membantu Anda membuat pembukuan sederhana. Bisa juga dengan menggunakan aplikasi yang dapat diinstal di ponsel pintar Anda agar lebih mudah diakses. Dengan perangkat lunak ini, Anda dapat mencatat segala macam pengeluaran yang kami anjurkan di poin pertama tadi.
Perangkat lunak semacam ini akan sangat membantu Anda untuk mengatur catatan keuangan. Dengan pengaturan yang memadai, Anda tidak hanya dapat mengetahui berapa pengeluaran rata-rata per bulan, ke mana saja pemasukan Anda mengalir selama ini, namun juga dapat memerkirakan pemasukan dan pengeluaran di masa depan. Misalnya dengan memasukkan rumus inflasi, dsb.
3. Periksa hutang dan tentukan budget
Selalu periksa laporan kartu kredit Anda setiap bulannya guna mencegah adanya kekeliruan yang merugikan Anda. Membayar tagihan tepat waktu tidak selalu menjadi jaminan Anda dapat mengurangi pengeluaran. Bila ada kesalahan yang dilakukan oleh bank atau ada transaksi yang tidak Anda kenal, segera koreksi hal tersebut agar tidak mencemari sejarah kredit Anda.
Ingat tentang catatan pengeluaran yang telah Anda lakukan? Sudahkah Anda mendapat gambaran pengeluaran Anda selama ini? Apakah Anda baru menyadari bahwa ada pengeluaran di area tertentu yang sesungguhnya bisa ditekan? Nah, kini saatnya untuk menentukan anggaran baru untuk pengeluaran Anda di bulan-bulan berikutnya. Tujuan dari hal ini adalah agar Anda dapat menyisihkan uang secara teratur setiap bulannya.
Saat Anda membuat anggaran baru, perhitungkan pula dana untuk melahirkan dan pengeluaran pascalahir. Pertimbangkan kemungkinan kelahiran secara operasi, yang tentunya membutuhkan biaya jauh lebih besar ketimbang melahirkan secara normal, karena Anda tidak mungkin tahu apa yang dapat terjadi pada bayi maupun istri Anda pada hari-hari mendekati HPL. Pengeluaran pascalahir seperti baju, popok, alat mandi, alat makan, pun dapat melipatgandakan total pengeluaran Anda saat ini.
Paling tidak, sisihkan 10% dari pemasukan Anda saat ini untuk ditabung demi keperluan tersebut.
4. Hubungi Human Resource kantor
Pastikan Anda mengetahui apa saja yang berhubungan dengan cuti melahirkan: mulai dari seberapa lama, kapan Anda dapat mulai cuti dan harus kembali bekerja, apakah Anda tetap mendapatkan bayaran atau tidak selama masa cuti tersebut, hal ini karena tidak semua kantor memiliki kebijakan yang sama.
Biasanya cuti melahirkan berlangsung selama tiga bulan, 1,5 bulan sebelum melahirkan dan 1,5 bulan sesudahnya. Bila Anda ingin memaksimalkan waktu bersama bayi sebelum kembali bekerja, Anda bisa bekerja sama dengan pihak HR untuk mengundurkan masa cuti. Misal Anda baru berhenti bekerja 2-3 minggu sebelum HPL. Hal ini juga tentunya akan menguntungkan bagi Anda yang bekerja di kantor yang tidak memberikan bayaran saat cuti melahirkan.
5. Perhitungkan kondisi pascalahir
Apakah Anda akan kembali bekerja atau menjadi seorang stay-at-home parent? Bila kembali bekerja, siapa yang akan mengasuh bayi Anda? Perlukah Anda menyewa babysitter atau menitipkannya pada tempat penitipan anak? Bila Anda berhenti bekerja, bagaimana dengan kondisi finansial Anda nantinya? Cukupkah pemasukan hanya dari pasangan Anda?
Pertanyaan-pertanyaan ini memang tidak harus Anda jawab sekarang, namun paling tidak perhitungkan berapa biaya yang perlu Anda keluarkan bila memang Anda memutuskan untuk kembali bekerja sehingga memerlukan bantuan orang lain untuk mengasuh anak.
Perhitungkan pula apakah berhenti bekerja merupakan pilihan yang tepat baik secara finansial maupun psikologis. Pentingkah pekerjaan Anda untuk kondisi keuangan keluarga atau kepuasan batin Anda? Apakah lebih baik bila ada salah satu dari orangtua yang tinggal di rumah untuk mengasuh dan menumbuhkembangkan anak?
6. Manfaatkan hadiah dari orang terdekat
Bila berita kehamilan Anda menyebar di kalangan keluarga dan teman dekat, pasti mereka pun sudah mulai memersiapkan atau paling tidak memikirkan apa yang dapat mereka berikan untuk Anda dan bayi Anda nantinya. Terutama orangtua dan mertua. Dan tentunya tidak ada salahnya memanfaatkan hal ini.
Anda bisa menunggu apa saja yang sekiranya diberikan oleh mereka: apakah ada yang memberi hal-hal besar seperti baby crib dan kereta dorong, karena kedua hal ini bisa cukup menyita pengeluaran dan tentunya akan menguntungkan bila ada yang menyumbangnya, bukan?
Tidak ada salahnya juga mulai membuka tabungan atau deposito untuk bayi Anda karena tidak menutup kemungkinan ada yang memberikan kado berupa uang. Manfaatkan hal tersebut untuk mulai menabung dan investasi bagi dana pendidikan anak, misalnya.
Bila Anda mengikuti tip memersiapkan dana kelahiran di atas, pada bulan akhir kehamilan dapat Anda jadikan sebagai masa-masa istirahat, baik secara fisik maupun finansial. Ingat, sedini mungkin Anda membenahi kondisi keuangan Anda, semakin dini pula Anda dapat memersiapkan diri menyambut kehadiran bayi Anda.
Artikel Terkait
- Cara Mempersiapkan Dana Darurat Keluarga
- 4 Tip Memilih Tabungan Pendidikan untuk Anak
- Langkah-langkah Mempersiapkan Dana Pernikahan Agar Kantong Tidak Jebol
- Tips Jitu Cara Mempersiapkan Tabungan Pensiun
Demikianlah artikel tentang 6 tip mempersiapkan dana melahirkan hingga pascalahir, semoga bermanfaat bagi Anda semua.