Contoh Surat Kuasa untuk Pengambilan Visa

Karena beberapa hal misal sakit atau lagi di luar kota, seseorang tidak bisa mengambil visa yang sudah di jadi. Mau tidak mau mereka harus menyuruh orang lain untuk mengambilkannya.

Orang lain yang mengambilnya tentu saja harus mempunyai surat kuasa. Surat kuasa untuk pengambilan visa minimal harus memiliki unsur-unsur berikut:

Berikut adalah beberapa contoh surat kuasa pengambilan visa.

Surat Kuasa Mengambil Visa

Surat Kuasa

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: ___
Alamat: ___
Nomor KTP: ___
Nomor Paspor: ___
Nomor Telepon: ___

Dalam hal ini memberikan kuasa penuh kepada:

Nama: ___
Alamat: ___
Nomor KTP: ___
Nomor Telepon: ___

Untuk mengambil visa saya yang telah disetujui oleh Kedutaan ___, dengan nomor referensi ___.

Saya menyatakan bahwa saya memberikan kuasa ini secara sukarela dan tanpa paksaan dari pihak manapun.

Demikianlah surat kuasa ini saya buat dengan sebenar-benarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

(Tempat, Tanggal)
Pemberi Kuasa

Penerima Kuasa

Surat Kuasa Mengambil Visa 1

Surat Kuasa

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: ___
Alamat: ___
Nomor KTP: ___
Nomor Paspor: ___
Nomor Telepon: ___

Dalam hal ini memberikan kuasa penuh kepada:

Nama: ___
Alamat: ___
Nomor KTP: ___
Nomor Telepon: ___

Untuk mengurus aplikasi visa di Kedutaan ___, dengan nomor referensi ___ dan mengambil visa tersebut setelah disetujui.

Demikian surat kuasa ini saya buat dengan sebenarnya.

(Tempat, Tanggal)
Pemberi Kuasa

Penerima Kuasa

Surat Kuasa Mengambil Visa 2

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: ___
Alamat: ___
Nomor KTP: ___
Nomor Paspor: ___
Nomor Telepon: ___

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA,

Memberikan KUASA kepada:

Nama: ___
Alamat: ___
Nomor KTP: ___
Nomor Telepon: ___

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA

Untuk mengambilkan visa PIHAK PERTAMA yang sudah selesai pengurusannya dengan No. Passport ___ di Kedutaan Besar ___ yang beralamat di ___.

Demikian surat kuasa ini kami buat dengan sebenar-benarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

(Tempat, Tanggal)
Pemberi Kuasa

Penerima Kuasa