Tarik Tunai Kartu Kredit untuk Biaya Mudik?

Setiap tahun menjelang hari raya Idul Fitri, mudik sepertinya memang sudah menjadi sebuah budaya yang sulit untuk ditinggalkan. Momen ini dipergunakan bagi mereka yang merantau ke luar kota uuntuk pergi mengunjungi kerabat yang tinggal di kampung untuk menjalin silaturahmi. Sehingga tak sedikit orang yang memang mempersiapkan momen ini jauh–jauh hari agar rutinitas setahun sekali ini menjadi lebih nyaman dan meminimalkan risiko.

Biaya mudik yang tak sedikit membuat sebagian orang terkadang berpikir ulang untuk melakukannya dan bahkan justru mengurungkan niat tersebut. Tetapi ada pula sebagian kalangan yang menyiasati kondisi minimnya keuangan dengan menarik uang tunai dari kartu kredit demi bisa memenuhi keinginan untuk mudik.

Tarik tunai sejatinya merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki kartu kredit, namun, apakah hal tersebut bijaksana dan perlu untuk dilakukan? Lantas apa untung ruginya bila melakukan penarikan tunai dari kartu kredit? Simak ulasan berikut.

Kelebihan Tarik Tunai dengan Kartu Kredit

Tarik tunai dengan menggunakan kartu kredit sesungguhnya tak jauh berbeda dengan saat anda mengambil uang tunai dengan kartu debit di ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Tinggal memasukannya ke lubang kartu lalu masukan PIN dan uang bisa diambil dengan mudah.

Tak hanya di ATM, anda pun dapat melakukan gesek tunai di merchantmerchant yang bekerja sama dengan bank penerbit kartu kredit yang anda miliki. Ketika mudik, kebutuhan uang tunai menjadi sebuah kebutuhan utama yang tak bisa dielakkan begitu saja.

Sebab, dengan menarik tunai menggunakan kartu kredit anda pun bisa mendapatkan sejumlah uang tunai yang bisa dipergunakan untuk berjaga–jaga jikalau ada sesuatu hal mendadak di tengah kepadatan mudik yang mungkin saja tak bisa diprediksi.

Mampu jadi solusi ketika terjadi keadaan yang gawat dan darurat yang mengharuskan adanya uang tunai, misalnya kecelakaan di saat mudik. Sedang fasilitas kesehatan tidak mendukung penggunaan kartu kredit, sehingga mengharuskan anda mengambil uang tunai dengan jumlah yang lumayan banyak.

Kekurangan dari Tarik Tunai dengan Kartu Kredit

Meski, terlihat seolah memberi sebuah keuntungan yang menarik juga menggiurkan, namun menarik dana tunai dari kartu kredit sangatlah tidak bijak. Sebab kartu kredit sejatinya merupakan alat utang dan sangatlah berbeda dengan kartu debit yang memang berisi uang anda sendiri. Perhatikan beberapa alasan berikut sebelum anda berencana menggunakan kartu plastik ini untuk menarik dana tunai layaknya kartu debit.

Berbeda dengan penarikan dana tunai menggunakan kartu debit yang minim biaya penarikan. Bila anda melakukan penarikan dana tunai melalui mesin ATM, maka anda akan dikenakan biaya penarikan yang nilainya tak bisa dibilang sedikit yakni sebesar 4 % atau Rp 50.000,-.

Jumlah ini tak sama di tiap bank penerbit kartu kredit dan bergantung pada kebijakan dari bank tersebut. Tentunya jumlah ini sangatlah membebani, terlebih jika dana yang ditarik dalam jumlah yang banyak.

Tak hanya biaya tarik tunai, yang dibebankan pada anda saat melakukan penarikan dana tunai dari kartu kredit, namun juga bunga dari nominal dana tunai tersebut. Jadi dengan kata lain, saat anda melakukan penarikan tunai maka akan ada dua biaya tambahan yang akan dibebankan. Bunga yang dibebankan maksimal sebesar 2,95% per bulan atau sekitar 35,40 % per tahun, dan tiap bank pun memiliki kebijakan yang berbeda dalam menerapkan hal ini.

Bila tak ingin hutang kartu kredit semakin memberatkan karena bunga pun ikut berbunga. Karenanya pikirkan baik–baik sebelum melakukan penarikan dana tunai dengan menggunakan kartu kredit.

Bila melakukan penarikan dana menggunakan kartu debit, jumlah penarikan tentu tak dibatasi seperti kartu kredit. Dan anda bisa menarik dana tunai dengan jumlah nominal berapa pun sesuai kebutuhan, namun bila menggunakan kartu kredit anda akan selalu di bayang–bayangi nilai limit kartu kredit yang digunakan tersebut.

Jumlah penarikan tunai melalui kartu kredit pun ada batasannya, yakni sebesar 40 hingga 60 % dari nilai limit kartu kredit. Sehingga anda pun harus memperhitungkan limit kartu kredit anda, agar tak menyesal saat melakukan penarikan dengan nilai nominal kecil tapi bunganya tetap besar.

Sesungguhnya mudik bukanlah sesuatu yang harus menjadi beban, terlebih harus memaksakan diri dengan menggunakan kartu kredit demi mendapatkan dana tunai yang memiliki banyak dampak negatif di kemudian hari karena penggunaan yang teledor dan tanpa perhitungan. Namun dibalik itu ada pula kelebihan lain ketimbang harus menarik tunai dari kartu kredit untuk biaya mudik, berikut diantaranya.

Sesungguhnya menggunakan kartu kredit untuk membuat perjalanan mudik menjadi hal yang mudah bukan hal yang sulit. Asal anda tak mempergunakannya untuk menarik dana tunai, sebab bukan hanya tidak bijak. Menarik dana tunai dari kartu kredit sejatinya hanya akan merugikan diri sendiri apapun alasannya. Karenanya persiapan yang matang saat mudik mutlak dilakukan demi menghindari segala kemungkinan buruk yang mungkin terjadi. Selalu cermat dan berhati–hati dalam mengelola keuangan merupakan kunci utama. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tarik tunai kartu kredit untuk biaya mudik, semoga bermanfaat.