Apa Itu Aptitude Test?
Aptitude test biasanya digunakan untuk menentukan keahlian atau kecenderungan seseorang agar bisa berhasil dalam melakukan aktivitas tertentu. Tes ini akan memberi asumsi bahwa seorang individu punya kelebihan di bidang A dan kelemahan di bidang B. Dengan begitu, secara alami mereka bisa mengalami kesuksesan atau justru kegagalan di bidang tersebut.
Memahami Aptitude Test
Pada dasarnya, aptitude test adalah tes bakat yang dinilai dari karakteristik bawaan tiap individu. Yang perlu dicatat adalah tes ini tidak menilai tingkat pengetahuan atau intelegensi seseorang. Melainkan hanya menilai keahlian mereka di bidang tertentu. Jadi tes bakat ini bukan sesuatu yang harus dipelajari. Kalau besok akan melakukan tes bakat, tidak perlu belajar di malam sebelumnya.
Tes bakat bisa dilakukan di sekolah maupun tempat kerja. Di sekolah, tes ini dilakukan untuk mengetahui dengan lebih baik, seorang murid sebaiknya ikut kelas apa saja. Apakah lebih baik masuk ke kelas seni, teknik, atau bahasa asing.
Sementara di tempat kerja biasanya tes bakat bisa dilakukan untuk mengetahui bagaimana seorang individu bisa bekerja di area yang tak pernah disentuhnya. Tidak pernah dapat pelatihan atau tidak mempelajarinya secara akademis. Bisakah mereka ditempatkan di sana?
Selain itu, di tempat kerja tes bakat juga bisa dilakukan untuk calon karyawan baru. Dengan mengikuti tes tersebut, perusahaan jadi mendapat gambaran apakah si pencari kerja cocok bekerja di perusahaan itu atau tidak. Apakah kemampuannya akan berguna untuk perusahaan itu atau tidak. Dengan begitu, proses perekrutan karyawan bisa lebih terbantu.
Apakah Aptitude Test Bisa Dilakukan Secara Individu?
Memang biasanya aptitude test dilakukan oleh lembaga dan dilakukan secara bersama-sama. Misalnya saja di sekolah, kampus, ataupun tempat kerja. Tapi sebenarnya tes ini juga bisa dilakukan secara individu. Misalnya saja anak SMA yang masih bingung mau ambil jurusan apa untuk kuliah. Supaya lebih yakin apa keahlian mereka dan jurusan apa yang cocok, mereka bisa ikut tes ini dulu.
Atau untuk para pencari kerja yang sudah lulus kuliah tapi masih bimbang mau cari kerja apa. Mereka bisa melakukan aptitude test secara individu untuk mengetahui karier apa yang paling cocok dengan keahlian dan ketertarikan mereka. Dengan begitu, kemungkinan mereka mendapatkan jurusan kuliah dan jenis karier yang cocok jadi lebih besar.
Kenapa Harus Mengikuti Aptitude Test?
Aptitude test adalah cara yang baik untuk mengetahui keahlian seseorang. Di bidang apa mereka kuat dan di bidang apa mereka lemah. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan jurusan atau pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keahlian. Jadi bisa dibilang dengan aptitude test ini tidak membuang-buang waktu memilih bidang yang salah.
Misalnya kita mengambil jurusan bahasa asing saat kuliah. Padahal sebenarnya keahlian kita adalah di bidang hukum. Akhirnya setelah beberapa saat dirasakan kalau tidak cocok dengan jurusan itu dan harus pindah ke jurusan hukum. Waktu jadi terbuang. Padahal kalau mengikuti aptitude test sejak awal, pasti tahu mana jurusan yang cocok.
Jenis Aptitude Test
Pada dasarnya ada 2 jenis aptitude test. Yaitu tes yang dilakukan di jenjang pendidikan dan tes yang dilakukan di tempat kerja. Berikut ini penjelasan yang lebih lengkapnya.
- Aptitude Test Edukasi
Beberapa lembaga pendidikan sudah mulai melakukan aptitude test pada muridnya sejak di jenjang sekolah dasar. Aptitude test bisa dilakukan bersamaan dengan tes intelegensia dan jenis tes lainnya. Lembaga pendidikan melakukan hal ini untuk mengetahui pasti keahlian tiap muridnya. Jadi sejak kecil, para pendidik bersama dengan orang tua bisa membimbing anak mengembangkan keahlian mereka.
Hasil dari aptitude test di sekolah memang tidak perlu untuk selalu dituruti. Tapi setidaknya bisa menjadi dasar bagi guru pembimbing untuk mengarahkan murid untuk menuju karier yang cocok bagi mereka di masa depan. Akan lebih baik lagi hasilnya kalau guru pembimbing bisa bekerja sama dengan orang tua murid dan pihak orang tua juga mendukung keahlian si anak.
- Aptitude Test Karier
Beberapa perusahaan menggunakan aptitude test sebagai salah satu cara untuk merekrut karyawan baru. Tes semacam ini akan sangat membantu HRD untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing pelamar kerja. HRD bisa lebih mudah menentukan apakah pelamar tersebut cocok untuk perusahaan mereka atau tidak.
Aptitude Test di dunia kerja juga bisa digunakan pada saat masa promosi. Untuk mengetahui siapa yang cocok mengisi posisi tertentu, dibutuhkan aptitude test. Dengan begitu, HRD akan memilih orang yang tepat pada posisi masing-masing.
Tak hanya untuk merekrut karyawan baru atau melakukan promosi jabatan saja. Di tempat kerja, aptitude test juga dilakukan untuk mengetahui gaya berkomunikasi karyawan. Jadi atasan bisa tahu bagaimana cara berkomunikasi yang tepat pada tiap karyawan agar lebih dimengerti. Dengan begitu, apa yang diinginkan atasan bisa disampaikan dan dikerjakan dengan baik.
Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Aptitude Test?
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, aptitude test dinilai berdasarkan karakteristik kita. Jadi sebenarnya tidak perlu belajar dulu sebelum tes. Tapi ada tipe orang yang gugup sebelum menjalani tes karena tidak tahu apa yang akan dihadapi. Jadi coba saja lakukan aptitude test yang tersedia secara online.
Kita tidak pernah tahu jenis tes yang akan dihadapi seperti apa. Tapi setidaknya kita tahu sedikit banyak jenis pertanyaannya. Dengan berlatih, kita bisa mengurangi rasa gugup.
Artikel Terkait
- Apa Itu Inteligensi Kinestetik/Kecerdasan Kinestetik?
- Apa Itu Pembelajaran Adaptif Dan Apa Manfaatnya?
- Pengertian Sinergi – Jenis, Manfaat, Dan Pengaruh Sinergi
- Mengenal Tiga Peneliti Penerima Hadiah Nobel Ekonomi 2021, Tentang Apa Sih Isinya?
Demikianlah artikel tentang apa itu aptitude test, semoga bermanfaat bagi Anda semua.