Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Mengenal Tiga Peneliti Penerima Hadiah Nobel Ekonomi 2021, Tentang Apa Sih Isinya?

Beberapa waktu lalu, telah diumumkan nama-nama penerima Nobel untuk kategori ilmu ekonomi. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung kepada tiga ekonom asal Amerika Serikat. Di antaranya adalah David Card, Joshua D. Angrist dan Guido W. Imbens. Sebenarnya nobel tentang apa sih yang baru-baru ini dimenangkan oleh 3 peneliti tersebut?

1. Menantang Kebijaksanaan Konvensional

Sebagai salah satu penerima Nobel, David Card dikenal sebagai ekonom khusus tenaga kerja di Kanada. Pria ini juga berprofesi sebagai tenaga pengajar di University of California, Berkeley. David Card diberi penghargaan atas kontribusi empiris yang dilakukannya terhadap ekonomi para tenaga kerja.

Berbekal eksperimen alami, profesor kelahiran Kanada ini telah melakukan berbagai analisis efek pasar tenaga kerja. Mulai dari pendidikan, imigrasi, hingga upah minimum. Studi yang dilakukannya pada awal tahun 1990-an mampu menentang segala kebijakan konvensional. Menariknya lagi, studi tersebut mengarah pada analisis baru beserta wawasan tambahan.

Temuan David Card juga berhasil mendorong para ahli untuk kembali meninjau pendapat mereka tentang peningkatan upah minimum yang kerap jadi penyebab menurunnya produktivitas.

Sebab, eksperimen yang dilakukan di laboratorium untuk menguji teori yang ada tak bisa dilakukan para ekonom. Oleh sebab itulah, mereka terpaksa bergantung pada serangkaian model teoretis sekaligus meneliti situasi yang ada pada kehidupan nyata secara kompleks.

Menurut Peter Fredriksson sebagai Ketua Komite Nobel Ekonomi, karya dari David Card ini meningkatkan kemampuan ahli dalam menjawab berbagai pertanyaan klausul yang bermanfaat untuk masyarakat secara substansial. Bahkan, karya tersebut juga bisa jadi solusi metodologi dalam menunjukkan kesimpulan paling tepat terkait sebab akibat sehingga bisa diambil dari berbagai eksperimen alami.

2. Studi Mendalam Mengenai Upah Minimum

Awalnya, David Card berpikir hadiah Nobel yang dianugerahkan padanya adalah bagian dari lelucon yang dilontarkan teman SMA-nya. Saat itu, studi yang dilakukan oleh David Card di Princeton pada tahun 1980-an memang berhubungan dengan upah minimum.

Tak lama berselang, David Card bekerja sama dengan Alan Krueger. Diketahui, Krueger sempat menjadi Asisten Sekretaris Departemen Keuangan saat pemerintahan Presiden Obama beberapa tahun silam. Kedua pria tersebut melakukan penelitian terhadap sejumlah restoran yang ada di New Jersey, baik sebelum ataupun sesudah diberlakukannya tarif upah minimum.

Akan tetapi, mereka tak langsung menerima temuan tersebut. Apalagi pada data terkait upah minimum yang memang tak berpengaruh pada pekerjaan. Mirisnya, banyak orang yang berpikir bahwa Card dan Krueger tengah melakukan hal bodoh.

Sementara studi lain yang turut mereka teliti adalah dampak dari imigrasi terhadap pekerjaan. Tak ketinggalan pula, bagaimana kebijakan upah mampu menciptakan kesenjangan berdasarkan etnis dan gender.

3. Analisis Hubungan Sebab Akibat

Di sisi lain, Joshua D. Angrist dan juga Guido W. Imbens mendapat penghargaan atas kontribusi metodologi yang mereka lakukan terhadap analisis hubungan sebab akibat. Pada pertengahan tahun 1990-an, keduanya sempat menunjukkan kesimpulan mengenai sebab akibat yang diambil dari beberapa eksperimen alam.

Tentu saja, karya dari para ekonom tersebut dianggap telah merevolusi sisi empiris dalam bidang ekonomi.

Hadiah yang Diperoleh Ketiga Penerima Nobel

Berdasarkan pengumuman yang dibuat, ketiga ahli ekonomi tersebut akan mendapat hadiah sebesar USD 1,14 juta atau sama dengan Rp 16,2 miliar. Hadiah yang juga dikenal resmi sebagai hadiah Sveriges Riksbank di bidang ilmu ekonomi ini merupakan hadiah Nobel terakhir di tahun 2021.

Pada tahun lalu, penghargaan Nobel ekonomi diberikan kepada Paul R. Milgrom dan Robert B. Wilson dari Universitas Stanford. Saat itu, mereka diketahui sedang menangani beberapa masalah rumit terkait lelang supaya bisa berjalan efisien.

Secara umum, hadiah Nobel merupakan bentuk penghargaan tertinggi bagi para ilmuwan karena dianggap berkontribusi dalam kemanusiaan. Gagasan tersebut diwasiatkan secara khusus oleh ilmuwan asal Swedia yang juga dikenal sebagai penemu dinamit yaitu, Alfred Nobel.

Saat itu, Alfred Nobel mewariskan uang dalam jumlah fantastis untuk kemudian diinvestasikan, lalu dibagikan kepada para ilmuwan yang telah berjasa di seluruh dunia.

Penganugerahan Nobel untuk pertama kalinya dilakukan pada tahun 1901 atau selang lima tahun setelah kematian sang pemberi wasiat. Awalnya, penghargaan satu ini hanya memiliki lima kategori khusus, di antaranya kimia, fisika, kesusasteraan, perdamaian, dan fisiologi. Namun di tahun 1968, terbit keputusan untuk menambah kategori baru yaitu, ekonomi.

Fakta di Balik Penghargaan Nobel Kepada 3 Peneliti

Adapun penambahan kategori yang dimaksud sesuai keputusan dari Sveriges Riksbank guna mengenang jasa-jasa dari Alfred Nobel. Keputusan itu dicetuskan tepat peringatan ulang tahun ke-300 dari bank sentral tersebut.

Kesamaan yang cukup kentara antara Nobel ekonomi dengan Nobel di bidang lain salah satunya adalah rentang waktu pengumuman. Seluruh hadiah dan pembagian medali dilakukan secara bersamaan di tanggal 10 Desember oleh pihak Yayasan Nobel di Stockholm, Swedia.

Bahkan, penilaiannya pun sama-sama dilakukan Royal Swedish Academy of Sciences atau otoritas yang memang jadi penentu pemenang Nobel kimia dan fisika.

Sementara perbedaan paling mencolok terdapat pada sumber uang yang diberikan kepada pemenang beserta medalinya. Meski mendapat uang dengan jumlah sama, tetapi dana tersebut nyatanya tidak diambil dari dana hasil investasi warisan Alfred Nobel.

Dana yang dimaksud berasal dari pihak Sveriges Riksbank. Begitu juga dengan medali yang diberikan memiliki desain berbeda. Walau sama-sama dibuat dengan gambar sosok Alfred Nobel, tetapi pose di antara medali tersebut berbeda.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tiga peneliti penerima hadiah Nobel Ekonomi 2021, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Bank yang Memberikan Hadiah Handphone 2020
10 Mainan DIY yang Bisa Dihadiahkan untuk Ulang Tahun Anak
Kalkulator ROI Ternak Akun/NFT – Aset Digital Kalkulator
Kalkulator Biaya Pernikahan: Estimasi Budget Undangan, Gedung, Souvenir, dll
Kalkulator Kopi vs Aset: Hitung Hasil Investasi Uang Jajan Kopi
Cara Menghitung AOV (Average Order Value)
Bagaimana Menghentikan Cyberbullying tanpa Menghindari Akses ke Internet
Contoh Surat Peringatan Aparat Desa
Contoh Surat Peringatan Kredit / Pembayaran Angsuran
Contoh Surat Peringatan Organisasi


Bagikan Ke Teman Anda