Review Sekilas tentang Amartha.com

Banyak anggota masyarakat yang ingin merintis usaha guna meningkatkan perekonomian keluarga. Maklum saja, di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit di mana kebutuhan semakin banyak, harga komoditas meroket, tetapi daya beli menurun. Dengan merintis usaha mikro harapannya dapat memperoleh tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sayang, hasrat untuk merintis usaha sering kali terkendala oleh keterbatasan bahkan ketiadaan modal. Bagi mereka yang bankable tentu akan mudah mencari pinjaman ke bank. Kenyataannya, banyak anggota masyarakat yang tergolong sebagai kelompok marginal tidak memenuhi persyaratan jika harus mengajukan pinjaman modal ke bank (unbanked).

Melihat adanya peluang pembiayaan di sektor mikro, Amartha hadir untuk memberikan layanan pembiayaan pada kelompok marginal yang unbanked. Apa itu Amartha? Amartha merupakan platform layanan finansial peer-to-peer lending berbasis online. Meski sebagai platform online, namun Amartha juga mencakup layanan offline. Artinya, Amartha memiliki tim lapangan untuk mengkaji langsung kelayakan usaha dari calon peminjamnya.

Amartha berdiri sejak tahun 2010 yang awalnya sebagai lembaga keuangan mikro. Seiring dengan perkembangannya, kini Amartha menjadi fintech peer-to-peer lending yang menghubungkan langsung pengusaha mikro dengan pemilik modal secara online.

Berikut adalah review yang dilakukan dengan melihat sekilas informasi dari website amartha.com. Penulis belum pernah berinvestasi di Amartha, namun hanya melihat informasi dalam websitenya.

Cara kerja Amartha

Tumbuh sebagai platform P2PL, Amartha menjembatani kebutuhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan modal dengan kebutuhan investor akan return. Dengan layanan online, tujuan yang ingin dicapai adalah memperluas menjangkau investor dan mitra peminjam. Meski layanannya berbasis online, Amartha tetap melakukan aktivitas offline dengan terjun ke lapangan secara langsung dalam setiap tahap proses pembiayaannya, terutama dalam hal penyeleksian mitra peminjam.

Sasaran utama dari layanan finansial Amartha adalah ibu-ibu pelaku UMKM yang memiliki usaha rumahan, tetapi unbankable dalam hal permodalan. Oleh sebab itulah, Amartha melakukan survei langsung agar bisa menilai kelayakan usaha dan melakukan pendampingan. Proses ini dilakukan sekaligus sebagai upaya untuk menjaring calon peminjam yang berkualitas dan meminimalkan risiko. Sebelum menyalurkan pinjaman modal, Amartha melakukan tiga tahapan sebagai berikut.

Keuntungan dan kerugian pendanaan dan pembiayaan di Amartha

Amartha menawarkan keuntungan menarik baik bagi pemodal maupun peminjam. Bagi pemodal, keuntungan yang bisa diperoleh, diantaranya:

Tentu tak hanya pemodal saja yang dapat memperoleh keuntungan dalam proses pembiayaan di Amartha, tetapi juga para peminjam. Adapun keuntungan yang ditawarkan kepada peminjam, antara lain:

Syarat menjadi investor dan peminjam di Amartha

Tertarik untuk berinvestasi di Amartha? Anda harus tahu dulu syaratnya untuk menjadi investor di platform ini. Pada prinsipnya Amartha memberlakukan syarat yang begitu mudah dipenuhi untuk menjadi investor atau pemodal. Amartha membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin berinvestasi baik perorangan maupun institusional, asal memiliki rekening di bank.

Untuk menjadi investor baik perorangan maupun atas nama badan hukum berbentuk PT atau CV, diwajibkan untuk memiliki akun Amartha. Artinya, Anda harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengakses website platform Amartha yang beralamat di www.amartha.com. Klik menu Daftar dan isilah formulir yang tersedia sesuai dengan data diri Anda. Jika Anda telah berhasil mendaftar sebagai investor di Amartha, Anda bisa mulai melakukan pendanaan dengan nilai minimum Rp 3 juta untuk investor perorangan.

Keamanan berinvestasi di Amartha

Meski menyasar pelaku UMKM yang unbankable, namun tingkat keamanan investasi di Amartha justru terjaga dan bisa diandalkan. Selain pembiayaan dijamin oleh Perusahaan Penjamin Kredit, Amartha juga menerapkan sistem pengendalian berbasis teknologi untuk meminimalkan risiko. Tak hanya itu, Amartha sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi finansial telah terdaftar dan operasionalnya diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Artinya, sistem yang diterapkan oleh Amartha telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga legal dan aman.

Kebijakan investasi diserahkan ke pembaca, dan kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat artikel ini.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang review sekilas tentang amartha.com, semoga bermanfaat bagi Anda semua.