Hemat mana beli air galon atau pakai air PDAM?
| Detail Biaya Bulanan | 📦 Air Galon | 🚰 PDAM + Alat |
|---|
Banyak dari kita yang sudah terbiasa memesan galon setiap minggu tanpa berpikir panjang. Memang praktis, tapi kalau kita hitung lagi pakai kalkulator di atas, biayanya ternyata mirip seperti kita sedang mencicil barang mewah setiap bulan, tapi barangnya tidak pernah jadi milik kita.
Gini lho cara membayangkannya: Membeli air galon itu mirip seperti kita naik ojek setiap hari. Nyaman memang, tapi kita harus bayar terus selamanya. Sedangkan memasang filter air atau memasak air PDAM itu ibarat kita membeli sepeda sendiri.
Di awal mungkin terasa berat karena harus keluar uang banyak untuk beli sepedanya. Tapi setelah sepedanya lunas, kita bisa pergi ke mana saja hampir gratis! Kita hanya perlu keluar uang sedikit untuk perawatan rantai atau ban sesekali (sama seperti ganti filter atau bayar gas).
Coba ingat-ingat truk besar yang antar-jemput galon ke rumah. Truk itu pakai bensin dan mengeluarkan asap setiap hari. Kalau kita pakai air dari rumah sendiri, kita sedang bantu mengurangi kemacetan dan polusi di jalan.
Plus, galon-galon plastik itu tidak selamanya bagus. Semakin jarang kita pakai plastik, semakin senang bumi kita karena tidak perlu mengolah sampah yang sulit hancur. Jadi, saat Anda berhemat uang, Anda juga sedang jadi "pahlawan lingkungan" tanpa perlu pakai jubah.
Banyak orang takut air keran itu kotor. Padahal, air PDAM sudah dibersihkan oleh pemerintah. Tugas kita di rumah tinggal memastikan kuman-kuman kecilnya mati. Caranya? Bisa dimasak sampai mendidih (sampai airnya terlihat lompat-lompat di panci!) atau memakai alat penyaring canggih yang disebut Reverse Osmosis.
Hasilnya? Airnya sama segarnya, sama sehatnya, tapi harganya bisa 10 kali lipat lebih murah. Bayangkan uang sisa penghematannya bisa Anda pakai untuk liburan keluarga atau investasi masa depan anak.