Memilih antara motor listrik dan motor bensin bukan sekadar soal harga beli. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, terutama pola penggunaan dan perhitungan jangka panjang. Motor listrik sering kali memiliki harga beli lebih tinggi, namun biaya operasionalnya jauh lebih rendah.
🚀 Keunggulan Motor Listrik
Biaya "bahan bakar" lebih murah: Listrik jauh lebih hemat dibanding bensin, apalagi jika mengisi di rumah dengan tarif normal.
Perawatan sederhana: Tidak perlu ganti oli mesin, filter, busi, atau tune-up berkala.
Ramah lingkungan: Tidak menghasilkan emisi langsung dan lebih senyap.
Namun, motor bensin masih memiliki kelebihan dalam hal kepraktisan. Pengisian bensin hanya butuh 3-5 menit di SPBU yang tersedia di mana-mana. Untuk perjalanan jarak jauh, motor bensin masih lebih unggul karena tidak terbatas jarak tempuh per pengisian.
⛽ Kapan Motor Bensin Masih Jadi Pilihan?
Akses pengisian terbatas: Jika tidak punya stopkontak di tempat parkir, mengisi daya motor listrik bisa jadi tantangan.
Perjalanan jarak jauh: Untuk yang sering touring atau bekerja dengan rute tidak tetap.
Anggaran terbatas: Harga beli motor bensin umumnya lebih terjangkau.
Perhitungan titik impas (break-even point) menjadi kunci. Jika Anda pengguna harian dengan rute tetap seperti pulang-pergi kantor, motor listrik bisa balik modal dalam 2-3 tahun. Setelah itu, Anda menikmati biaya operasional yang jauh lebih ringan.
Faktor lain yang sering terlupakan adalah kenyamanan berkendara. Motor listrik memberikan akselerasi instan tanpa perlu ganti gigi, lebih senyap, dan getaran minimal. Di sisi lain, suara mesin dan sensasi menggeber gas masih menjadi daya tarik motor bensin bagi sebagian orang.
Pemerintah juga mulai memberikan insentif untuk kendaraan listrik, seperti pajak yang lebih rendah dan subsidi. Beberapa daerah bahkan memberikan parkir gratis atau akses jalur khusus. Ini semua menambah nilai tambah motor listrik yang tidak terukur dalam kalkulator finansial.
📋 Tips Sebelum Membeli
1. Hitung jarak tempuh harian Anda secara realistis
2. Pastikan ada akses pengisian di rumah atau kantor
3. Cek ketersediaan bengkel servis untuk motor listrik di daerah Anda
4. Pertimbangkan garansi baterai (biasanya 3-5 tahun)
5. Uji coba kedua jenis motor untuk merasakan perbedaannya