Apa yang Harus Ditulis di Surat Wasiat?

Memiliki surat wasiat dan permintaan terakhir dapat memastikan keinginan Anda diikuti serta adanya jaminan bagi orang-orang yang Anda kasihi untuk diurus dengan baik sepeninggal Anda.

Namun terkadang membuat surat wasiat merupakan tugas yang menakutkan bagi sebagian orang. Well, Sebenarnya hal tersebut tidak perlu terjadi apabila Anda mau menghimpun daftar penting yang termuat dalam kerangka pembuatan surat wasiat yang telah kami sediakan berikut ini.

1. Daftar Informasi Personal Tentang Diri Anda

Dalam surat wasiat yang akan Anda buat, sangat penting untuk mencantumkan data-data pribadi seperti:

Demikian pula status pernikahan Anda juga perlu dicantumkan secara jelas, semisal: tanggal dan tempat pernikahan, apakah Anda memiliki perjanjian pra-nikah, berapa jumlah anak yang Anda dapatkan dalam pernikahan tersebut, dan lain sebagainya.

2. Daftar Aset / Properti

Buatlah daftar tentang aset penting yang ingin Anda serahkan pada orang-orang yang Anda kehendaki. Daftar aset ini dapat meliputi rumah, mobil, tanah, kendaraan, bisnis keluarga, dan kemudian hal-hal kecil lainnya seperti perhiasan, atau pusaka keluarga.

Saat menuliskan daftar aset tersebut, perlu diingat bahwa Anda hanya dapat mewariskan properti yang dimiliki atas nama Anda pribadi. Artinya jika Anda sudah menikah, dan pasangan telah memegang kepemilikan bersama suatu aset, maka aset tersebut tidak dapat diwariskan pada orang lain.

3. Daftar Penerima Manfaat

Ketika Anda bersiap menuliskan surat wasiat Anda yang terakhir, maka pikirkan terlebih dahulu tentang siapa orang-orang yang ingin Anda warisi, baik itu berupa properti, bisnis, atau pun barang-barang kenangan yang lain.

Daftar penerima manfaat ini mungkin tampak tidak diperlukan, namun mengingat bahwa proses kelahiran, kematian, perkawinan, atau perceraian, dapat mempengaruhi siapa saja yang ingin Anda masukkan dalam surat wasiat ini.

Pada tahap ini, Anda tidak perlu menentukan siapa menerima apa, namun fokus saja pada orang-orang yang terlibat sehingga tidak ada yang terlewatkan dalam daftar ini.  Namun bagi sebagian orang tidaklah sulit untuk membagi asetnya kepada orang-orang yang dikehendakinya, maka setelah Anda membuat pilihan pertama, sebaiknya memberi alternatif pula sebagai antisipasi jika pihak pertama yang Anda pilih tidak berumur panjang.

4.  Daftar Hutang

Meskipun Anda tidak akan mewariskan hutang kepada pihak manapun, penyusunan daftar hutang ini akan sangat membantu untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi keuangan Anda. Dengan demikian, Anda dapat menyesuaikan biaya yang dibutuhkan seperti biaya pemakan, sewa pengacara, biaya pengesahan hakim, dan juga pajak.

Daftar hutang tersebut dapat melingkupi:

5. Pelaksana

Orang yang akan menangani harta Anda dan segala ketentuan di dalamnya disebut sebagai eksekutor. Anda sendirilah yang berhak menunjuk orang tersebut.

Oleh sebab itu, Anda dapat memastikan bahwa pelaksana akan melaksanakan tugas serta tanggung jawab penanganan properti Anda. Jika pilihan eksekutor pertama tidak mampu memberikan pelayanan sesuai dengan kehendak Anda, maka pelaksana alternatif bisa menjadi pilihan.

6. Wali

Memiliki anak di bawah umur mewajibkan Anda untuk menunjuk nama wali dalam surat wasiat Anda. Wali inilah yang akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap anak-anak Anda jika Anda atau orang tua yang lain tidak bisa mengasuh mereka. Di samping itu, Anda dapat pula menambahkan prosedur serta hak perawatan yang akan didapat oleh anak Anda.

7. Tunjuk Seseorang untuk Mengelola properti Anak-anak

Jika Anda meninggalkan properti atau aset kepada Anak di bawah umur atau yang berusia dewasa muda, maka sebaiknya tunjuk pula wali yang akan mengelola properti tersebut. Tujuannya adalah untuk memberi wewenang kepada wali tersebut atas pengelolaan hak waris anak Anda. Maka Anda dapat menjadikannya sebagai wali properti atau penjaga properti di bawah hukum yang sah.

Tunjuklah wali yang tepat sehingga Anda dapat memasrahkan anak-anak beserta pengelolaan warisan berupa properti hingga mereka beranjak dewasa.

Langkah Selanjutnya dalam Pembuatan Surat Wasiat

Setelah daftar periksa surat wasiat telah disusun, dan semua yang Anda inginkan telah termuat dalam daftar tersebut, maka langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah

Jika Anda telah puas mengenai daftar penting yang termuat dalam surat wasiat tersebut, maka Anda dapat dengan mudah membuat surat wasiat secara resmi bahkan dalam tempo kurang dari satu jam melalui aplikasi online yang kini dapat diakses dengan mudah.

Setelah surat wasiat sudah rampung, maka langkah selanjutnya adalah menandatanganinya di hadapan setidaknya dua orang saksi, agar surat wasiat Anda dinyatakan sah.

Katakan pada eksekutor Anda di mana surat wasiat Anda simpan serta bagaimana cara mengaksesnya bilamana saatnya sudah tiba.

Daftar periksa telah dieksekusi ke dalam surat wasiat yang sesuai dengan keinginan Anda, namun pekerjaan Anda belumlah selesai, lakukanlah pemeriksaan secara berkala untuk meninjau kembali apakah isi dari surat wasiat tersebut masih mewakili keinginan Anda. Jadikan hari ulang tahun Anda sebagai momentum untuk menilik kembali surat wasiat tersebut.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang hal-hal yang harus ditulis di surat wasiat, semoga bermanfaat bagi Anda semua.