Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Pertimbangan Sebelum Berinvestasi?

Bagi Anda investor lama atau yang baru mulai terjun di bisnis ini, ada beberapa pertanyaan mendasar yang wajib ditanyakan pada diri sendiri sebelum menyerahkan uang hasil kerja keras Anda kepada dunia investasi.

Beberapa pertanyaan ini merupakan pertanyaan-pertanyaan yang biasa ditanyakan para investor sukses sebelum mereka terjun ke dalam dunia investasi.

Pertanyaan 1: Apakah Penjual Memiliki Lisensi?

Ini adalah pertanyaan penting dan sangat mendasar dalam dunia investasi. Menurut penelitian, penipu di bidang investasi sangat ahli di dalam seni persuasi. Mereka akan menggunakan banyak trik untuk mempengaruhi calon korban menurut tingkat kerentanan mereka. Maka investor yang cerdas pun akan memeriksa terlebih dahulu latar belakang mengenai siapa yang mempromosikan peluang investasi itu.

Cari beberapa daftar situs yang bisa Anda gunakan untuk meneliti atau memeriksa rekanan investasi dengan cara googling di internet sebelumĀ  Anda mengambil keputusan.

Pertanyaan 2: Apakah Investasi Tersebut Terdaftar?

Setiap penjualan atau penawaran sekuritas haruslah terdaftar lebih dahulu di Komisi sekuritas dan bursa. Registrasi tersebut amatkah penting sebab akan memberikan akses informasi penting mengenai manajemen perusahaan, produk, layanan, serta keuangan kepada calon investor.

Para investor yang sudah berpengalaman akan memeriksa terlebih dahulu apakah investasi tersebut telah terdaftar dalam komisi sekuritas setempat.

Pertanyaan 3: Bagaimana Resiko Dibanding dengan Hasil yang Didapatkan?

Investasi dengan risiko lebih besar akan menghasilkan reward yang lebih besar pula, namun tentu saja potensi risiko kerugiannya tidak kalah besar pula.

Untuk itulah, menjadi pesimis dalam hal ini adalah baik. Anggap saja Anda sedang menghindari kerugian besar yang mungkin akan menimpa Anda di masa depan.

Dapatkan skenario terburuknya, dan pastikan Anda masih dalam koridor aman berinvestasi dengan hasil yang muncul tersebut. Namun jika tidak ada perasaan nyaman itu, sebaiknya jangan melakukan investasi sepeserpun.

Yang perlu diingat adalah, setiap investasi pasti memiliki sejumlah risiko dengan tingkat yang berbeda. Hati-hati dan waspadalah karena banyak penipu investasi yang mengatakan bahwa ia memiliki investasi yang tanpa risiko, sebaiknya abaikan tawaran tersebut atau laporkan ke pihak komisi sekuritas.

Pertanyaan 4: Apakah Saya Mengerti Tentang Investasi Ini?

Aturan investasi sebenarnya sangat sederhana: jangan pernah berinvestasi pada sesuatu yang belum Anda pahami dengan baik. Pastikan untuk membaca prospektus atau pernyataan pengungkapan investasi dengan hati-hati.

Setidaknya Anda bertanya terlebih dahulu kepada pakar keuangan yang terpercaya. Jika Anda masih bingung, itu adalah warning bagi Anda untuk menunda investasi tersebut.

Pertanyaan 5: Dimana Saya Bisa Menemukan Bantuan?

Segala macam informasi yang benar mengenai bentuk investasi yang sedang kita tuju akan menjadi keuntungan kita. Biasakan untuk menggunakan informasi di beberapa situs pengawas sekuritas.

Pertanyaan 6: Sudah Sesuaikah Investasi Saya dengan Kerangka Waktu yang Saya Miliki?

Seringkali, para investor terjun ke sebuah investasi tanpa mempertimbangkan adanya

Sebagai contoh, saat ini Anda merencanakan memiliki tabungan $5.000 sebagai dana pensiun. Anda memiliki banyak pilihan, apakah akan fokus pada tujuan $5.000 di waktu pensiun atau melakukan banyak kegiatan yang menghabiskan uang.

Yang dapat kami sarankan adalah, pergunakanlah uang tersebut untuk melakukan investasi jangka panjang yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan mengambil uang jangka panjang Anda untuk berspekulasi dengan taruhan jangka pendek, atau Anda akan tenggelam dalam risiko yang seharusnya tidak perlu terjadi.

Sesuaikanlah investasi Anda dengan kerangka waktu serta carilah jenis investasi yang paling tepat untuk Anda.

Pertanyaan 7: Apakah Investasi ini Akan Bertahan Lama?

Pertanyaan ini masih berhubungan dengan kerangka investasi yang kami bahas di atas. Terlalu banyak orang yang memutuskan terjun ke dalam investasi jangka panjang tanpa memperhatikan kebutuhan dasar mereka di luar investasi, seperti membeli kebutuhan pokok, atau membayar tagihan.

Cara untuk memastikan hal ini adalah dengan melacak pengeluaran Anda sendiri. Berapa banyak uang yang masih Anda butuhkan dalam bentuk cair? Adakah cadangan untuk kondisi darurat?

Dengan cara ini Anda dapat melakukan investasi secara cerdas dan tetap mempertahankannya.

Pertanyaan 8: Bagaimana investasi saya jika perusahaan bangkrut?

Tanyakan secara terbuka apa jaminan yang Anda dapatkan jika perusahaan yang menangani investasi Anda bangkrut. Untuk berinvestasi dalam produk asuransi, periksalah perangkat perusahaan saat ini dan tentukan batasnya.

Pertanyaan 9: Apa Saja Biaya yang Akan dikeluarkan?

Saat Anda membeli saham atau obligasi, ketahui bahwa akan ada biaya tambahan untuk broker, tidak sama dengan reksa dana yang prosesnya dikerjakan sendiri oleh perantara.

Demikian pula dengan perusahaan asuransi, jaminan yang mereka tawarkan pada Anda sebenarnya juga dipungut biaya.

Tanyakan apa saja biaya yang akan ditagihkan pada Anda, kemudian tentukan biaya yang akan dipotong untuk kinerja yang diharapkan dari produk.

Pertanyaan 10: Apa Implikasi Pajaknya?

Tanyakan kapan dan bagaimana investasi Anda akan dikenakan pajak. Apakah akan dikenakan pajak sebagai penghasilan biasa, atau dikenakan pajak di bawah suku bunga yang menguntungkan terkait dengan keuntungan modal atau deviden yang berkualitas.

Menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang kami susun di atas sebelum melakukan investasi adalah investasi terbaik yang bisa Anda lakukan. Dengan demikian Anda bisa mencegah kerugian investasi yang tidak diduga-duga.

Sementara melakukan investasi secara buru-buru adalah tindakan ceroboh yang bisa merugikan keuangan Anda. Pikirkan strategi keluar terbaik agar Anda mampu mencapai tujuan investasi dengan sukses.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang pertimbangan sebelum berinvestasi, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Perbedaan Reksadana Syariah vs Reksadana Konvesional
Perbedaan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) vs Surat Utang Negara (SUN)
Apa Itu Indeks Saham LQ45?
10 Tip Investasi bagi Pemula
Tips Menghindari Penipuan Investasi
Mengenal Single Investor Identification (SID) dan Manfaatnya
Apa Itu Analisis Kelayakan Investasi? Berikut Penjelasannya!
10 Tip Investasi Sederhana bagi Siapa Saja
10 Tips Investasi untuk Pemula
Apa itu Reksadana Pasar Uang?


Bagikan Ke Teman Anda