10 Cara Agar Tidak Terjebak dalam Tourist Trap
Banyak orang pasti tidak mau terjebak tourist trap. Apa itu tourist trap? Secara sederhana, tourist trap adalah suatu keadaan yang merugikan – dimana kita terjebak melakukan sesuatu atau membayar sesuatu secara berlebihan karena penampilan kita terlihat sangat kentara sebagai turis. Tourist trap juga dapat menimpa kita karena kita melakukan hal-hal mengundang niat jahat oknum tertentu untuk memanfaatkan ketidak tahuan kita, atau keterasingan kita akan hal-hal yang berlaku di tempat yang kita datangi.
Nah, lalu bagaimana caranya agar tidak terjebak tourist trap ketika kita melakukan travelling? berikut adalah beberapa saran yang dapat kita terapkan :
1. Lakukan Riset Sebelum Pergi
Akan kemana kita? Naik apa? Menginap dimana? Bagaimana akomodasi disana? Hal-hal tersebut perlu kita persiapkan sebelum kita melemparkan diri kita ke pesawat menuju tempat liburan. Hal ini menjadi penting agar tidak terjadi kepanikan atau terjadi kebingungan yang akan membuat diri kita menjadi incaran empuk para oknum penipu para turis.
Riset yang mumpuni akan membuat anda travelling dengan lebih percaya diri dan menghemat segala sesuatu – termasuk waktu anda yang pasti sangat berharga.
2. Booking Hotel dan Tiket Pesawat (dan tiket-tiket lainnya)
Setelah melakukan riset, kita bisa mulai hunting hotel dan tiket pesawat maupun tiket-tiket lainnya yang sekiranya akan kita butuhkan di tempat yang kita datangi. Hal ini agar kita bisa mendapatkan harga yang fair karena memesan langsung melalui sistem online dan dipesan jauh-jauh hari dari jadwal.
3. Jangan Menggunakan Barang-barang Mewah
Yang paling baik dari travelling ke tempat-tempat baru adalah, usahakan kita bisa membaur dengan penduduk lokal. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan berpakaian seperti yang mereka gunakan. Tetaplah sederhana, jangan terlihat berlebihan.
Tidak ada gunanya kita pergi ke India, misalnya – dengan menenteng handbag seharga 50 juta. Selain memang tidak ada yang benar-benar peduli dengan harga tas kita, namun penampilan kita yang mencolok dapat menjebak kita pada keadaan yang tak diinginkan.
4. Jangan Berpenampilan Layaknya Turis
Kaca mata hitam, kaos I Love New York (jika anda ke New York), memegang peta, mengalungi kamera mahal, bersepatu mengkilat. Meski tidak diberitahu pun, semua orang akan tahu dengan jelas bahwa kita seorang turis.
Sebaiknya ubah penampilan kita. Berpakaian seperti orang lokal, sepatu kets atau sendal jepit, kaus biasa saja, dan kamera oke – tapi bergayalah seperti anda seorang yang senang mengambil foto – dan bukan turis.
5. Jadilah Traveler, bukan Turis
Bertingkah dan berpenampilanlah sebagai seorang traveler, bukan turis. Seorang traveler terlihat sederhana dan tidak mencolok. Mereka berbelanja layaknya seorang pendatang biasa dan pergi ke tempat-tempat kemana orang lokal pergi. Dengan cara ini – tidak hanya kita bisa menghemat uang (karena harga yang didapatkan adalah harga ‘lokal’ yang wajar) namun juga kita bisa lebih berinteraksi dengan penduduk setempat dan mendapatkan pengalaman yang turis tidak dapatkan.
6. Berbelanja di Tempat Orang Lokal berbelanja
Pergilah ke pasar tradisional, makan di restoran pinggir jalan dimana orang lokal biasa berkumpul, berbelanjalah seperti mereka. Naik angkutan umum dan bukan taksi, berjalan kaki, menikmati pemandangan tanpa berpenampilan terlalu heboh.
7. Jangan Membeli Souvenir di Toko Souvenir
Mungkin tempelan magnet dan gantungan kunci berderet-deret di toko souvenir sangat menarik bagi kita, namun kita harus menahan diri. Sebaiknya berbelanjalah banyak souvenir di pasar-pasar tradisional, atau tempat alternatif yang tidak diperuntukkan bagi turis. Dengan berbelanja di tempat semacam ini, kita akan mendapatkan harga yang tidak mahal – dan bisa mendapatkan barang yang unik karena berbeda dari yang turis lain dapatkan.
8. Bersikap Ramah
Layaknya tamu di rumah orang, pastikan kita juga bersikap ramah terhadap penduduk lokal. Jangan arogan dan melakukan sesuatu yang diluar kebiasaan agar tidak mencolok perhatian. Sikap yang tidak baik rentan mengundang hal-hal yang tidak baik untuk diri kita. Sehingga sebisa mungkin kita tetap rendah hati ya, readers.
9. Tetap Waspada
Nyalakan selalu indra keenam kita. Jika kita sudah merasakan ada hal-hal yang tidak baik, dan membahayakan keselamatan, sebaiknya kita mencari tempat-tempat yang aman, dimana banyak orang dapat melindungi kita.
Demikian halnya jika berbelanja atau ke tempat-tempat yang mengharuskan kita membayar sesuatu. Jika dirasa terlalu mahal atau harganya menjadi di luar akal sehat, sebaiknya pergi dari sana dan cari tempat-tempat alternatif lainnya.
10. Baca Blog – dan Jangan Website Reviewer
Kenapa? Karena orang-orang yang menulis di website reviewer sebagian besar adalah turis. Sehingga jika anda mendatangi tempat yang mereka rekomendasikan, berarti anda mendatangi tempat yang turis biasa datangi.
Hal ini sangat rentan dengan tourist trap. Jika anda ingin pandangan yang objektif – carilah blog yang membahas kehidupan lokal di tempat tersebut. Carilah tempat-tempat yang bahkan orang lokal akan menyarankannya dalam blog mereka. Pasti lebih menyenangkan!
Artikel Terkait
- Ingin Membeli Rumah Idaman? Ikuti Langkah-Langkah Berikut Ini!
- Masih Ragu Menabung di Bank? Simak Manfaatnya Berikut Ini!
- Ingin Jadi Orang Sukses? Praktekkan Hal-Hal Ini!
- Inilah Penyebab Orang Mengalami Kegagalan dalam Hidup
Demikianlah artikel tentang 10 cara agar tidak terjebak dalam tourist trap, semoga bermanfaat bagi Anda semua.










