Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu Sistem Ekonomi Liberal?

Dalam sebuah negara, tentunya ada banyak kebijakan yang diterapkan agar bisa memajukan negaranya. Salah satu dari jenis kebijakan yang harus dimiliki oleh sebuah pemerintahan adalah sistem kebijakan ekonomi. Ada beberapa jenis sistem ekonomi yang ada di dunia ini, satu diantaranya adalah sistem ekonomi liberal. Apa itu sistem ekonomi liberal dan bagaimana ciri-cirinya? Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang sistem ekonomi liberal.

Pengertian

Yang dimaksud dengan sistem ekonomi liberal adalah sebuah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan yang sebesar-besarnya bagi rakyatnya. Rakyat sebuah negara yang menganut sistem ekonomi liberal bebas untuk melakukan kegiatan ekonomi dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Semua keputusan ekonomi berhak untuk ditentukan sendiri oleh masing-masing individunya. Pelaksanaan sistem ekonomi liberal ini mengacu kepada ekonomi pasar dan sangat menjunjung tinggi hak kepemilikan pribadi.

Nama lain dari sistem ekonomi ini adalah sistem ekonomi kapitalis. Selain sistem ekonomi kapitalis, sistem ini juga dikenal dengan ekonomi pasar bebas dan juga sistem ekonomi laissez faire. Tentunya ada beberapa hal yang menjadi ciri-ciri, kelebihan dan juga kekurangan dari sistem ini. Berikut ini diantaranya.

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Liberal

Sebuah negara yang menggunakan sistem ekonomi liberal pasti memiliki ciri-ciri tertentu. Berikut ini adalah ciri-ciri sebuah negara yang memiliki sistem ekonomi liberal atau pasar bebas ini:

  1. Harga terbentuk di pasar bebas

Karena sistem perekonomian ini adalah sistem pasar bebas, maka harga akan dibentuk di pasar bebas. Penentuan harga terjadi karena beberapa hal, salah satunya adalajh kompetitor.

  1. Bebas untuk berusaha dan bersaing

Pasar bebas adalah tempat yang cocok untuk berusaha dan bersaing antara satu bidang usaha dengan usaha yang lainnya. Pasti ada satu atau dua usaha yang bergerak di satu bidang, sehingga terjadilah kompetisi antara para pedagang.

  1. Campur tangan pemerintah terbatas

Pemerintah memiliki akses yang terbatas untuk mencampuri urusan ekonomi usaha yang sedang berkembang. Keputusan mutlak ada di tangan pemilik usaha dan pemerintah tidak bisa mengubahnya.

  1. Bebas memiliki alat produksi

Untuk mendukung kegiatan usahanya, pelaku ekonomi tentu membutuhkan alat produksi yang tepat. Negara tidak akan melarang rakyatnya untuk memiliki alat produksi apapun yang bisa membuat usahanya berhasil.

  1. Semua kegiatan ekonomi didasarkan kepada prinsip laba

Para pelaku ekonomi bebas melakukan kegiatan ekonomi apa saja asalkan berorientasi pada laba. Laba adalah profit atau keuntungan yang didapatkan seseorang atas usaha yang dia lakukan.

Kelebihan Sistem Ekonomi Liberal

Beberapa negara sengaja untuk menerapkan sistem ekonomi liberal karena ada hal yang menguntungkan dari sistem ini. Berikut ini adalah kelebihan dari sistem ekonomi liberal apabila diterapkan di dalam sebuah negara:

  1. Produksi barang didasarkan pada kebutuhan masyarakat

Produsen tidak akan membuat sebuah produk apabila barang tersebut tidak dibutuhkan oleh masyarakat. Barang-barang yang beredar di pasaran akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada saat itu.

  1. Munculnya banyak barang berkualitas tinggi

Karena persaingan yang sangat ketat antara satu produsen dengan produsen lainnya, maka akan muncul barang yang paling berkualitas tinggi diantara semuanya.

  1. Menumbuhkan kreatifitas dan kreasi di dalam masyarakat

Para produsen akan berusaha sekeras mungkin untuk bisa mengembangkan kreatifitas dan kreasinya. Tujuannya adalah agar produknya berbeda dari yang lain dan memiliki nilai tambah yang lebih baik dibandingkan produk lainnya.

Kelemahan Sistem Ekonomi Liberal

Dengan adanya kelebihan, sistem ekonomi liberal ini juga memiliki kelemahannya sendiri. Berikut ini adalah kelemahan dari sistem ekonomi liberal:

  1. Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin

Karena produsen akan tahu apa yang harus diproduksi dan diinginkan oleh masyarakat, maka mereka akan semakin kaya. Produsen yang sudah terkenal akan semakin kaya dan pedagang baru akan sulit untuk mendapatkan pelanggan. Hal inilah yang menyebabkan orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin.

  1. Eksploitasi Sumber Daya Alam yang berlebihan

Berdasarkan kebutuhan masyarakat pada saat tertentu, akan ada banyak produsen yang memproduksi satu produk yang sama. Hal ini akan menyebabkan eksploitasi sumber daya alam yang tidak sehat.

  1. Terjadinya persaingan yang tidak sehat antara para produsen

Sistem ekonomi liberal menerapkan orientasi pada laba, hal inilah yang menyebabkan produsen berlomba-lomba untuk menarik konsumen sebanyak mungkin dengan cara apapun. Hal ini menimbulkan persaingan yang tidak sehat. Produsen akan menghalalkan segala cara untuk bisa mendapatkan keuntungan yang banyak.

  1. Tidak mudah mencari pendapatan

Pedagang baru akan kesulitan untuk mencari celah diantara pedagang yang sudah lebih dulu ada. Persaingan akan semakin ketat dan mencari pendapatan atau laba akan semakin sulit. Jika produk dari produsen atau pedagang tersebut tidak berkualitas, maka tidak akan bisa laku di pasaran.

Ada beberapa negara yang menganut sistem ekonomi liberal adalah Amerika, Prancis, Jepang, Jerman dan Inggris. Sistem ekonomi di masing-masing negara ini sudah disesuaikan dengan kondisi masyarakatnya masing-masing. Indonesia tidak termasuk diantara negara yang menganut sistem ekonomi liberal, karena pemerintah masih bisa untuk ikut campur dalam usaha seorang produsen yang sudah berkembang. Mengapa pemerintah masih bisa ikut campur? Karena perekonomian sebuah perusahaan yang sudah dikenal akan memiliki pengaruh terhadap pendapatan perkapita negara.

Itu dia beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang sistem ekonomi liberal. Pemahaman ekonomi ini tidak salah untuk diterapkan di dalam sebuah negara, karena memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing

.Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu sistem ekonomi liberal, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu Sistem Ekonomi Tradisional?
Apa itu Sistem Ekonomi? Ini Dia Jenis dan Macam Sistem Ekonomi!
Apa itu Sistem Ekonomi Terpusat?
Apa itu Sistem Ekonomi Pasar?
Tip Pengaturan Uang untuk yang Baru Menikah
Bila Kredit Motor Meninggal Dunia Sebelum Lunas?
Apa itu Gig Economy?
Mengapa Perlu Analis Kredit?
Apa itu “Dave Ramsey: 7 Baby Steps”?
16 Pekerjaan Menjanjikan di Masa Depan


Bagikan Ke Teman Anda