Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

4 Kesalahan yang Banyak Dilakukan Para Pendiri Startup

Mungkin banyak dari Anda yang sudah sering mendengar istilah “startup”, namun apakah Anda benar-benar tahu apa itu startup? Startup adalah sebuah perusahaan rintisan yang biasanya merujuk kepada umurnya yang belum terlalu lama beroperasi. Dengan kata lain, perusahan startup adalah perusahaan yang baru saja berdiri dan masih berada dalam fase pengembangan untuk menemukan pangsa pasarnya.

Perkembangan perusahaan startup di Indonesia termasuk cukup pesat. Tercatat saat ini ada sekitar 1500 perusahaan startup yang ada di Indonesia. Dengan berkembangnya teknologi internet dan banyaknya pengguna internet di tanah air, menyebabkan perusahaan starup semakin nyaman dalam menjalankan, mempromosikan perusahaannya serta mejual produk-produknya secara lebih luas.

Perusahaan-perusahaan startup ini memang sangat mengandalkan internet sebagai modal utamanya. Karena pada umumnya memang perusahaan ini menjual aplikasi dalam bentuk digital atau menggunakan website sebagai tempat operasinya. Dengan pengguna internet aktif di tanah air yang mencapai jumlah 70 juta pengguna, tentu saja prospek bisnis startup sangat terbuka luas.

Kendala yang banyak dihadapi

Kemudahan yang diberikan internet dalam kehidupan manusia memang membawa pergeseran minat masyarakat dari aktivitas transaksi fisik kearah transaksi secara digital atau online. Namun tentu saja dalam setiap perjalanan bisnis apapun akan terdapat kendala, tidak terkecuali dengan perusahaan startup yang walaupun pasarnya terbuka sangat luas.

Berikut ini adalah beberapa kesalahan pahaman dalam menjalankan bisnis yang tidak diperhatikan sebelumnya oleh banyak pegusaha muda pendiri startup yang bisa Anda jadikan pembelajaran.

1. Berpikir kalau Anda bisa sukses dalam sekejap

Banyak pengusaha muda yang berfikiran bahwa begitu mereka memulai suatu bisnis, maka mereka akan segera mendapatkan keuntungan yang besar dan sukses seketika. Memang tidak ada yang salah dengan bermimpi menjadi orang yang sukses, selama rasa optimis bisa mendorong Anda untuk lebih semangat dalam melakukan yang terbaik. Namun kenyataannya sukses dalam berbisnis tidak pernah akan mudah.

Kesuksesan adalah jalan panjang yang harus Anda dan juga pengusaha-pengusaha yang lain untuk lalui. Bila Anda lebih cepat dalam menyadari akan banyak halangan dan tantangan dalam melaksanakan bisnis, maka Anda bisa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Apapun kondisi yang akan Anda hadapi pastinya telah dipersiapkan sebelumnya.

2. Berfikir kalau apa pun bisa untuk dijual.

Mungkin Anda adalah salah satu yang berfikir kalau segala sesuatu berbentuk apapun kalau dijual pasti ada yang akan membelinya. Pada kenyataannya memang bisa saja demikian, Anda bisa membuat sesuatu yang seadanya, dan langsung menjualnya begitu saja. Namun berapa lama produk Anda akan bertahan dengan produk yang seadanya seperti itu?

Hanya produk yang memiliki “nilai” yang akan bertahan dan terus di cari pelanggan. Ada baiknya segala ide yang akan Anda implementasikan dalam bisnis Anda harus lah produk yang memang dibutuhkan pasar dan memiliki nilai tambah dibandingkan produk lain yang sejenis. Pemetaan kebutuhan akan menjadi salah satu aspek penting dalam menetukan apakah produk Anda layak dan dibutuhkan oleh banyak pembeli.

Berfikirlah untuk lebih memberikan solusi pada pemenuhan “kebutuhan” pasar, daripada hanya sekedar pemuasan “keinginan”. Karena bisnis yang akan bertahan lama adalah yang bisa memberikan solusi atas kebutuhan banyak orang.

3. Berpikir kalau menjadi pengusaha tidak perlu lagi banyak bekerja.

Bila Anda memulai suatu usaha hanya karena ingin terbebas dari jam kerja yang mengikat dari pagi ke sore, bisa jadi Anda akan kecewa saat menghadapi kenyataan. Mengembangkan sebuah ide startup untuk bisa menghasilkan produk yang bisa diluncurkan dan mendapatkan apresiasi dari para penggunanya bukanlah pekerjaan yang mudah.

Mungkin saja menjadi pengusaha muda akan membebaskan Anda dari jam kerja yang mengikat seperti kebanyakan orang kantoran. Namun bukan berarti jam kerja Anda akan lebih sedikit dari mereka. Anda justru akan bekerja dengan jam kerja yang lebih berat dari para pekerja kantoran. Di awal merintis pastinya Anda akan merasakan malam-malam tanpa tidur yang cukup.

Belum lagi segala kepeningan bagaimana mencari investor untuk bisnis startup Anda. Mencari ide dan jalan keluar dari permasalahan yang timbul, sama ketidak jelasan penghasilan yang akan dihasilkan kemudian. Begitu banyak pekerjaan yang bahkan harus Anda tangani sendiri, karena memang Anda belum memiliki sumber daya yang bisa Anda bayar untuk bekerja kepada Anda.

Mungkin Anda merasa, ide bisnis Anda sudah sangat brilliant dan pastinya akan langsung bisa di jual begitu saja. Namun, percaya lah, sebagus apapun produk atau jasa yang Anda tawarkan, sudah pasti tidak akan berhasil tanpa usaha. Anda tetap harus berupaya untuk bisa terus berinovasi, terus memberi nilai lebih pada produk Anda, dan yang lebih penting lagi berupaya untuk membuat produk Anda terus dibeli orang.

4. Tidak menghitung dengan tepat berapa modal sebenarnya yang dibutuhkan

Banyak pengusaha pemula yang terburu-buru dalam membuka suatu usaha tanpa menyiapkan dana yang cukup. Mereka berfikiran ada baiknya bergegas sebelum ide yang sama keluar di pasar dan mereka kehilangan pelanggan potensial. Lalu berharap dengan berjalannya bisnis maka mereka akan bisa menutupi kekurangan modal didepan yang belum tersiapkan sebelumnya.

Padahal, kenyataannya, sangat sulit untuk menjalankan bisnis yang akan langsung mendapatkan keuntungan di awal pembukaan. Sehingga bukannya mendapatkan keuntungan, malah pengeluaran Anda akan semakin membengkak. Karenanya akan sangat penting untuk memastikan Anda memiliki cukup dana talangan untuk berjalannya bisnis selama enam bulan atau satu tahun pertama dari pembukaan.

Tidak pernah ada jalan pintas dalam menjalankan bisnis. Bahkan jika Anda memiliki modal usaha yang tidak terbatas sekalipun, Anda akan tetap menempuh jalan panjang untuk bisa mencapai kesuksesan. Kesungguhan Anda dalam berusaha, tidak pantang menyerah dan selalu belajar untuk tidak mengulangi kesalahan adalah dasar bagaimana Anda bisa sukses.

Menjadi pengusaha dalam usia yang tergolong masih muda bukanlah hal yang mudah. Namun dengan masih mudanya usia Anda, Anda masih memiliki banyak energi untuk bisa selalu bangkit walaupun terjatuh berkali-kali. Salam sukses, tetap semangat, terus berusaha dan semoga artikel ini bermanfaat.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 4 kesalahan yang banyak dilakukan para pendiri startup, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Ide-ide Startup yang Sering Gagal
Apa itu Venture Capital (VC)?
9 Kesalahan Umum dalam Mengambil Kredit
Anak Tidak Percaya Diri? Ini Beberapa Kesalahan Orang Tua yang Menyebabkan Anak Tidak Pede!
Apa Beda Startup dan UKM?
Pijakan Karir Pertama : Sebaiknya Pilih Multi Nasional Company atau Startup?
Kesalahan Umum Pembeli Rumah Pertama
10 Kesalahan Umum Pengguna Kartu Kredit
8 Kesalahan-kesalahan Merencanakan Keuangan Keluarga
Ini Dia Sisi Gelap Berkarir di Perusahaan Startup


Bagikan Ke Teman Anda