Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

10 Kesalahan Paling Sering Dilakukan Mahasiswa Baru

Tahun-tahun pertama menjadi mahasiswa merupakan masa adaptasi. Tentu agar proses adaptasi berjalan dengan baik, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan. Salah satunya menghindari berbagai kesalahan yang umumnya dilakukan mahasiswa baru.

Kesalahan Umum Mahasiswa Baru

Umumnya kesalahan yang dilakukan mahasiswa baru cenderung sama. Kalau kamu adalah mahasiswa baru, kemungkinan kamu juga akan melakukan kesalahan berikut ini:

  1. Melakukan Tindakan Amoral

Peraturan di universitas dengan sekolah dasar tentunya berbeda. Bahkan belajar di universitas terbilang lebih longgar aturannya dibandingkan sekolah dasar. Walaupun demikian, melakukan tindakan amoral bukanlah hal yang dibenarkan sekalipun kamu sudah berstatus mahasiswa.

Misalnya minum-minuman keras, menghisap ganja, melakukan seks bebas, dan sebagainya. Meskipun terlihat menyenangkan di awal, tetapi tindakan tersebut hanya akan membawa kerugian ke depannya.

  1. Abai Terhadap Tugas

Kesalahan lain yang sering dilakukan para freshman adalah abai terhadap tugasnya sebagai mahasiswa. Misalnya melewatkan kelas atau tidur di kelas. Selain itu, tindakan malas terhadap tugas seperti tidak mencatat materi, tidak belajar, hingga mengerjakan tugas dengan sistem kebut semalam.

Kebiasaan abai terhadap tugas ini akan selalu diulang bahkan hingga mencapai tahun terakhir kuliah. Dampaknya tentu akan memengaruhi peforma selama kuliah. Seharusnya selagi masih awal-awal kuliah, saatnya untuk menciptakan ritme kerja yang seimbang.

  1. Mengesampingkan Kesempatan Magang

Magang bagi seorang mahasiswa merupakan kesempatan besar. Melalui magang, akan ada pengalaman yang berharga ketika nanti terjun di dunia kerja. Sayangnya banyak mahasiswa baru yang belum terlalu memprioritaskan magang.

Padahal jika memiliki pengalaman magang, saat lulus kuliah setidaknya sudah memiliki nilai plus di dunia kerja. Tidak peduli seberapa terkenal almamater, yang tetap diprioritaskan adalah yang sudah berpengalaman.

  1. Manajemen Waktu yang Buruk

Menunda-nunda pekerjaan dan belajar hanya akan menyebabkan stress fisik akut. Mengapa demikian? Karena porsi waktu yang seharusnya ideal untuk belajar menjadi terasa sempit akibat buruknya manajemen waktu.

Rencanakan tugas utama terlebih dahulu baru prioritaskan yang lain. Jika kamu masih berpikir mengerjakan sesuatu di waktu last minute, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut ketika sudah di bangku perguruan tinggi.

  1. Minim Inisiatif dalam Belajar

Dunia kampus berbeda dengan jenjang pendidikan dasar dalam hal nilai. Jika di sekolah dasar seolah guru yang mengejar murid untuk terus belajar dan mendapatkan nilai, maka berbeda ketika sudah di perguruan tinggi.

Sebagai mahasiswa harus inisiatif dalam belajar. Perlu diingat bahwa dosen hingga profesor di kampus itu sangat sibuk. Mereka hanya memiliki sedikit waktu untuk berinteraksi dengan mahasiswanya.

Jika mengalami kesulitan memahami materi, maksimalkan upaya untuk mengejar profesor atau dosen agar bisa mendapatkan pemahaman materi yang lebih banyak.

  1. Tidak Menganggarkan Uang Secara Baik

Masuk ke fase kuliah merupakan tahap yang baik untuk belajar menganggarkan uang. Sayangnya seringkali mahasiswa tidak memahami bagaimana caranya melakukan budgeting secara efektif. Padahal selain biaya kuliah, ada hal lain yang harus diperhitungkan dalam anggaran keuangan pribadi. Misalnya saja:

    • Makanan
    • Buku
    • Transportasi

Jika anggaran tidak direncanakan, maka akan sangat mudah mengeluarkan uang untuk hal-hal non prioritas. Misalnya terlalu sering makan di luar dengan harga tinggi, jalan-jalan, berpesta tanpa henti, dan sejenisnya.

Anggaran yang seyogyanya digunakan untuk kebutuhan pun habis. Saat membayar biaya kuliah serta tagihan lain alhasil uang tidak cukup. Jika terus berkelanjutan akan berdampak pada kuliah yang berantakan.

  1. Menyalahgunakan Kartu Kredit

Sangat mudah untuk membuat seseorang bisa terlilit utang kartu kredit termasuk mahasiswa tahun pertama. Banyak perusahaan kartu kredit yang menargetkan mahasiswa baru sebagai penggunanya.

Selain itu, ada program yang menarik para mahasiswa baru untuk menggunakan kredit card. Bagi sebagian orang, kartu kredit sangatlah membantu untuk hal-hal mendesak. Akan tetapi jika disalahgunakan untuk keperluan yang tidak terlalu penting hanya akan menimbun utang dan membuat kuliah berantakan.

  1. Tidak Memikirkan Dana Darurat

Walaupun berstatus mahasiswa, bukan berarti dana darurat itu tidak penting. Justru dana darurat harus ada untuk berjaga-jaga jika ada hal-hal mendesak terjadi. Sayangnya mayoritas mahasiswa tahun pertama tidak banyak yang memikirkan hal demikian.

Mayoritas mahasiswa baru tidak bisa menganggarkan biaya secara baik. Apalagi yang kuliah di luar daerah. Seringkali jika ada hal-hal darurat seperti kecelakaan, sakit, dan sejenisnya malah mengambil budget yang semestinya untuk membayar biaya kuliah.

  1. Abai Pada Jadwal Tidur

Menyepelekan waktu tidur akan mengurangi produktifitas. Memang ada banyak godaan berpesta, apalagi ketika masa-masa awal kuliah. Akan tetapi jangan menyerah pada godaan berpesta begitu saja.

Prioritaskan jadwal tidur dibandingkan harus jalan-jalan tak tentu arah. Jika memang ada tugas, kerjakan di waktu se-awal mungkin. Jangan sampai menunda pekerjaan yang pada akhirnya akan mengikis jam tidur. Jika jam tidur berantakan, tidak hanya berdampak bagi kesehatan fisik, melainkan mental pun demikian.

  1. Mengabaikan Kesehatan Mental

Mayoritas mahasiswa memiliki masalah terhadap kesehatan mental. Paling seringnya adalah gangguan kecemasan dan depresi. Hal ini disebabkan karena mayoritas orang menganggap kesehatan mental tidak begitu penting.

Padahal banyak mahasiswa yang berjuang dengan kesehatan mental mereka. Hal ini lantaran ada banyak penyebab yang membuat mental health memburuk, yakni:

    • Tekanan di kelas
    • Kesulitan mengelola keuangan
    • Kesulitan membangun hubungan baru
    • Menyeimbangkan studi dengan pekerjaan

Sayangnya banyak mahasiswa baru yang merasa tertekan dengan kondisi demikian, tetapi tidak merasa bahwa hal itu memengaruhi kesehatan mentalnya. Alhasil yang dilakukan adalah mencari hal yang dianggap bisa menyelesaikan perkara demikian secara instan. Seperti penyalahgunaan obat-obatan, gangguan makan, dan sejenisnya.

Jangan sampai abai terhadap mental health karena akan berdampak pada kegiatan pembelajaran. Jika memang merasakan kesulitan, jangan ragu menghubungi pihak konseling di kampus, atau ke pihak yang dianggap kompeten.

Ternyata kesalahan-kesalahan yang dilakukan mahasiswa baru di atas seolah terlihat kecil. Padahal jika menjadi kebiasaan akan membawa efek domino yang berdampak pada kondisi perkuliahan sampai lulus nanti.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 10 kesalahan paling sering dilakukan mahasiswa baru, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



9 Kesalahan Umum dalam Mengambil Kredit
Kesalahan Umum Pengusaha UMKM
Kesalahan Umum Pada Resume yang Buat Kamu Gagal Dapat Panggilan
Kesalahan yang Sering Dilakukan Ketika Naik Gaji
Kesalahan Mengatur Keuangan yang Umum Terjadi
10 Kesalahan saat Liburan ke Luar Negeri
Mau Memulai Usaha? Hindari Kesalahan Entrepreneur Ini!
Kesalahan Umum Pembeli Rumah Pertama
15 Kesalahan Umum Dalam Mengelola Keuangan dan Bagaimana Cara Mengatasinya
Kesalahan Terbesar dalam Karir yang Harus Dihindari


Bagikan Ke Teman Anda