Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu Dividend Payout Ratio?

Ketika sebuah perusahaan telah membukukan keuntungan operasi dalam suatu periode waktu, tidak semua keuntungan operasi tersebut akan dibagikan kepada investor menjadi dividend. Ada sebagian dari keuntungan tersebut yang masuk kembali ke kas perusahaan untuk dioperasikan di periode selanjutnya.

Sebagian keuntungan perusahaan yang masuk kembali ke dalam kas perusahaan itu disebut retained earnings. Sedangkan prosentase keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada investor disebut dividend payout ratio.

Dividend payout ratio yang ideal

Secara umum tidak ada besaran yang ideal mengenai jumlah dividend payout ratio ini. Ada kalanya sebuah perusahaan tidak membagikan pendapatannya sama sekali kepada investor. Biasanya perusahaan seperti ini merupakan perusahaan rintisan (startup) atau perusahaan baru yang memang sedang gencar gencarnya melakukan ekspansi.

Namun menurut dividend.com, besaran dividend payout ratio dibagi menjadi enam kelas yaitu:

  1. Good (0%-0,35%). Pada kelas ini biasanya perusahaan memang sedang berkembang dan lebih memfokuskan pendapatannya untuk ekspansi dan inovasi;
  2. Healthy (35%-55%). Dari sudut pandang investor, jumlah dividend payout ratio sebesar 35% hingga 55% dari total pendapatan perusahaan adalah jumlah dividend payout ratio yang sehat atau healthy. Karena ini tandanya perusahaan membagi pendapatannya kepada investor kurang lebih sama dengan pendapatan perusahaan tersebut yang digunakan untuk ekspansi di operasi bisnis selanjutnya. Biasanya perusahaan yang memberikan dividend sebesar ini adalah perusahaan yang sudah mapan dalam sebuah industri;
  3. High (55%-75%). Dari sudut pandang investor bisa jadi dividend payout ratio yang tinggi seperti ini merupakan hal yang baik, tetapi sebagai investor anda tetap perlu hati hati karena dividend payout ratio yang tinggi berarti perusahaan memiliki retained earning yang rendah. Sehingga tidak menutup kemungkinan perusahaan akan kekurangan kas untuk operasi di masa depan.
  4. Very High (75%-95%). Meskipun masih tergolong diperbolehkan, dividend payout ratio sebesar ini biasanya tidak dibagikan terus menerus dan rawan pemotongan;
  5. Unsustainable (95%-150%). Ini artinya perusahaan membayar saham anda lebih besar dari laba perusahaan itu sendiri. Dana untuk meakukan hal ini bisa jadi didapat melalui hutang dan tentu saja hal tersebut tidak bisa terus menerus (unsustainable);
  6. Very Unsustainable (150%<).

Sebagai seorang investor yang baik alangkah baiknya anda menghindari perusahaan yang membagikan keseluruhan pendapatannya kepada investor dengan menjadi dividend. Karena itu aartinya perusahaan tersebut tidak memiliki tambahan kas yang dapat dia gunakan untuk beroperasi di periode selanjutnya.

Cara menghitung dividend payout ratio

Payout ratio = Total Dividend / Net Income

Atau

Payout ratio = Dividend per Share / EPS

Pada dasarnya cara menghitung dividend payout ratio hanya dengan membagikan total dividend yang dibagikan dengan pendapatan bersih perusahaan lalu dikalikan 100 untuk dapat dirubah ke dalam bentuk persen.

Akan tetapi jika data yang anda miliki adalah data EPS (earning per share), maka ada dua cara menghitungnya. Jika perusahaan membagikan 100% dari pendapatannya kepada investor, maka untuk mencari besaran dividend per share, EPS tinggal dibagi dengan keseluruhan saham yang diirilis oleh perusahaan kepada investor. Namun jika tidak semua pendapatan perusahaan menjadi dividend, maka anda harus mencari dividend per share nya terlebih dahulu lalu membagikannya dengan EPS sebagaimana yang tertulis di rumus yang kedua.

Data data tersebut diatas dapat anda peroleh di annual report perusahaan dibagian financial overview atau di laporan keuangan perusahaan dibagian laporan laba rugi (income statement).

Contoh penghitungan dividend payout ratio

  1. Diketahui sebuah perusahaan properti dan perhotelan PT. Ingandaya Mandiri Tbk., membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 500.000.000,00 pada tahun 2019. Perusahaan tersebut lantas membagikan dividend kepada investornya sebesar Rp 200.000.000,00. Maka berapakah besaran dividend payout ratio yang dibayarkan oleh perusahaan tersebut?

Jawabannya adalah 40%. Angka ini diperoleh dari Rp 200.000.000,00 / Rp 500.000.000,00 x 100%

  1. Diketahui sebuah perusahaan jasa distribusi yang bernama PT. Jayakarsa Abadi membukukan total earning per share sebesar 150.000.000 rupiah pada tahun 2019. Pada saat yang sama, perusahaan tersebut juga mengumumkan bahwa dividend per share yang dibagikan perusahaan tersebut hanya sebesar 65.000.000 rupiah saja.

Oleh karena itu besaran payout ratio perusahaan ini hanya sebesar 43% saja. Angka ini diperoleh dari membagi 65.000.000 dengan 150.000.000 lalu kemudian dikali 100.

Apa yang dapat diketahui dari menghitung dividend payout ratio?

Mengetahui jumlah dan rekam jejak pembayaran dividend payout ratio tidak hanya berarrti mengetahu seberapa besar keuntungan berinvvestasi di perusahaan tersebut meainkan juga keadaan perusahaan.

Sebagaimana yang disebut diatas, perusahaan yang masih dalam tahap rintisan cenderung lebih berfokus pada ekspansi dan pengembangan bisnis. Sehingga perusahaan yang masih dalam tahap ini cenderung tidak membayar dividend atau membayar dividend dalam jumlah yang sedikit.

Sebaliknya perusahaan yang relatif sudah mapan akan membayar dividend dengan jumlah yang lebih banyak dan ‘sehat’. Penurunan dividend payout ratio dari tahun ke tahun juga bisa menjadi sinyal bahwa perusahaan tersebut sedang tidak dalam keadaan yang baik baik saja.

Akan tetapi dividend hanya satu diantara banyak faktor yang dipengaruhi oleh kondisi perusahaan. Oeh karena itu untuk menyimpulkan apakah suatu perusahaan sedang dalam kondisi baik diperlukan penelitian yang lebih lanjut.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu dividend payout ratio, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Itu Price to Book Ratio?
Apa Itu Price to Book Ratio (P/B Ratio)?
Apa itu Liquidity Ratio
Apa Itu Price/Earning Growth (PEG) Ratio
Apa Itu Current Ratio?
Apa Itu Rasio EV to EBITDA?
11 Hal yang Wajib Ditanyakan Sebelum Membeli Saham
Apa Itu Current Ratio?
15 Tip Dalam Berinvestasi di Pasar Saham
Fakta Mengejutkan Dalam Mengelola Keuangan


Bagikan Ke Teman Anda