Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Yang Harus Dilakukan Ketika Kartu Kredit Dibobol!

Memiliki kartu kredit memang memberikan keuntungan yang tidak sedikit. Banyak hal yang bisa dilakukan dengan kartu kredit yang tak bisa dilakukan dengan kartu debit yang tentunya semakin membuat penggunanya enggan beralih darinya. Tapi pernahkah anda berpikir bahwa tiba–tiba tagihan kartu kredit menjadi membengkak, padahal transaksi yang anda lakukan wajar–wajar saja? Hal ini patut dicurigai sebagai salah satu indikasi kartu kredit milik anda mengalami kebobolan.

Beberapa tahun terakhir kasus kriminal yang berkaitan dengan adanya pembobolan kartu kredit makin marak terjadi. Canggihnya teknologi tak hanya memiliki dampak yang positif dengan memudahkan siapapun untuk melakukan transaksi digital tapi juga memiliki dampak negatif yang cukup merugikan. Misalnya bisa membuat orang–orang tak bertanggung jawab leluasa melakukan kejahatan termasuk membobol kartu kredit.

Bobolnya kartu kredit tentu membuat penggunanya mengalami kerugian materi, entah dalam nominal kecil maupun besar pasti memberikan pengaruh pada finansial. Lantas langkah apa yang harus dilakukan setelah menyadari kartu kredit memiliki transaksi mencurigakan alias dibobol? Simak langkah berikut dengan seksama.

  • Hubungi Pihak Bank Penerbit Kartu Kredit

Saat mendapati kartu kredit milik anda memiliki tagihan yang tidak wajar, perlu diingat bahwa panik bukanlah sebuah solusi yang cerdas. Tetap tenang dan cobalah untuk menghubungi Customer Service bank penerbit kartu kredit yang anda gunakan tersebut. Laporkan bahwa transaksi yang terjadi bukan anda yang melakukannya, dan pihak bank biasanya akan langsung melacak transaksi tersebut.

Dan memberikan penjelasan detail tentang tagihan yang ada dan sekiranya bukan anda yang melakukannya. Segera minta untuk dilakukan pemblokiran pada kartu kredit tersebut agar tak disalah- gunakan lebih jauh lagi yang dapat merugikan finansial anda.

  • Layangkan Surat Sanggahan

Setelah menghubungi Customer Service, biasanya pihak bank akan memberikan sebuah anjuran, jika memang benar–benar tidak melakukan transaksi tersebut maka anda bisa melayangkan Surat Sanggahan atas transaksi yang terjadi menggunakan kartu kredit tersebut. Anda bisa meminta format surat sanggahan pada pihak bank dan mengirimkannya kembali baik melalui email maupun secara langsung pada alamat bank tersebut. Meski memakan waktu, surat ini berguna untuk menyanggah adanya transaksi tersebut agar anda tak harus membayarkan nominal yang memang tidak pernah anda lakukan.

  • Minta Kartu Kredit Pengganti

Bila surat sanggahan sudah dilayangkan, maka anda bisa sedikit bernapas lega meski belum sepenuhnya. Sebab, pihak bank masih akan menyelidiki kebenaran tentang adanya kecurigaan terhadap indikasi pembobolan tersebut. Karenanya anda harus bersabar dan tetap memperjuangkan hak anda. Selama menunggu, anda bisa mengajukan penggantian kartu kredit fisik dengan kartu baru.

Pastikan saat mendapatkan kartu kredit yang baru, anda dengan teliti dan hati–hati dalam mengatur PIN kartu kredit tersebut. Dan usahakan pilih yang berbeda dengan PIN dari kartu yang sebelumnya. Pilih PIN dengan kombinasi unik agar tak mudah dibobol kembali dilain waktu.

  • Buat Laporan Polisi

Laporan pada pihak Kepolisian ditempuh saat anda mengalami kehilangan kartu kredit sebagai upaya hukum. Hal ini dilakukan untuk melengkapi surat saggahan pada pihak bank, karena mungkin saja saat anda kehilangan kartu kredit ada transaksi pada saat tersebut.

Tips Pencegahan

Perlu diingat bahwa pembobolan kartu kredit bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja, karena canggihnya teknologi turut membuat orang tak bertanggung jawab mengambil celah atas kecerobohan yang mungkin anda lakukan tanpa disadari. Karenanya dibutuhkan kewaspadaan juga bijak dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan kartu kredit yang digunakan agar terhindar dari resiko pembobolan yang mungkin sedang mengintai. Beberap tips berikut mungkin bisa membantu anda, simak selengkapnya.

  • Simpan dan jaga kartu kredit anda dengan hati–hati, jangan diletakan di sembarang tempat.
  • Jangan pernah menggunakan Wifi di tempat umum untuk melakukan transaksi secara online, untuk meminimalisasikan pembobolan kartu kredit dari jaringan yang tidak terjaga keamanannya.
  • Jika ingin melakukan transaksi online dengan menggunakan kartu kredit, pilih situs belanja yang terpercaya dan memiliki track record yang baik di mesin pencari Google.
  • Jika memungkinkan, jangan pernah menyimpan data pribadi misalnya PIN kartu kredit dalam PC atau laptop maupun pada smartphone anda. Karena bisa membuat orang tak bertanggung jawab bisa saja berniat buruk.
  • Apapun alasannya, jangan pernah memberitahukan nomor krusial kartu kredit yang anda miliki. Sebab informasi ini merupakan informasi pribadi yang bahkan pihak bank pun tak berhak mengetahuinya, jadi simpan baik – baik ya.
  • Waspadai email yang masuk, sebab banyak beredar email palsu yang mungkin meminta anda untuk melakukan verifikasi dengan mengirimkan data pribadi kartu kredit. Nyatanya hal ini dilakukan para hacker agar bisa mencuri data penting anda.

Diluar sana masih banyak bahaya pembobolan kartu kredit yang masih saja mengintai pengguna yang teledor dan ceroboh termauk anda. Karenanya bijak dalam mempergunakan kartu kredit dan mewaspadai setiap transaksi mencurigakan yang mungkin terjadi merupakan hal yang wajib dilakukan. Akhir kata keamanan penggunaan kartu kredit harus menjadi prioritas uatama bagi anda sebagai pengguna. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang beberapa hal yang harus dilakukan ketika kartu kredit dibobol, semoga bermanfaat.



Apa Itu Asuransi Kartu Kredit?
Mengapa Perempuan Mudah Terjebak Utang Kartu Kredit?
Ini Dia Cara Bank Mengambil Untung dari Transaksi Kartu Kredit
Kartu Kredit Tidak Diaktifkan?
Kartu Kredit Tertelan Mesin ATM?
Kartu Kredit UOB
Menggunakan Kartu Kredit Bisa Lebih Hemat dari Uang Tunai
Kartu Kredit Bank Permata
Kartu Kredit Bank BNI
Orang Kaya Memakai Kartu Kredit? Kenapa Tidak Bayar Tunai?


Bagikan Ke Teman Anda