Ngontrak Rumah dan Punya Banyak Uang atau Beli Rumah tapi Tak Punya Uang, Mana yang Lebih Baik?

Rumah merupakan bentuk pemenuhan kebutuhan manusia dalam hal papan. Jelas, bersama dengan sandang dan pangan, rumah adalah kebutuhan primer, yang mau tak mau harus dipenuhi. Namun, bukan hal mudah untuk membeli sebuah rumah. Itu hal sulit secara finansial, dan merupakan hal yang cukup absurd untuk dipenuhi bagi sebagian besar yang memutuskan untuk terlambat menikah atau tidak menikah sama sekali. Bagi yang masih melajang di usia hampir 40 tahunan, memiliki rumah bisa jadi suatu hal yang bisa ditunda karena ada kalanya bagi pria atau wanita yang demikian ini rumah tidak beda jauh dengan suami atau istri. Memiliki sebuah rumah berarti bersiap untuk tinggal di satu tempat; memutuskan untuk menjalin komitmen dengan sepetak tanah di muka bumi, layaknya memilih untuk hidup dan menua dengan seseorang.

Salah satu solusi untuk menghindari kepemilikan rumah adalah dengan mengontrak. Ini merupakan solusi sementara yang dipandang kurang menguntungkan secara ekonomi oleh sejumlah pihak. Mereka berpendapat bahwa memiliki rumah mengandung sejumlah keuntungan seperti:

Namun, berbagai dalih di atas dibantah oleh mereka yang berpendapat bahwa tidak ada salahnya dengan mengontrak rumah – bahwa kita tidak perlu membeli rumah – dan menyimpan lebih banyak uang lagi. Mereka yang seperti ini berpendapat bahwa memiliki sebuah rumah mengandung beberapa kerugian seperti:

Jadi, memutuskan untuk mengontrak rumah tapi punya banyak uang atau membeli rumah tapi tidak punya uang bukanlah hal yang layak untuk diperdebatkan. Keduanya memiliki pertimbangan yang sama-sama menguntungkan secara ekonomis dan psikologis. Satu-satunya faktor yang memutuskan dan mendorong kita untuk memiliki sebuah rumah atau tidak adalah kebutuhan personal. Seorang yang lajang dan memutuskan untuk terlambat menikah cenderung memilih untuk mengontrak ketimbang buru-buru membeli sebuah rumah. Ketika sebuah rumah dibeli hanya untuk dihuni sendiri, sekecil apapun rumah itu, hal tersebut masih merupakan pemborosan dan bukan menjadi pilihan ekonomi yang tepat.

Namun, ketika kita telah memiliki sebuah keluarga (kecil) yang terdiri dari istri dan anak, memiliki sebuah rumah merupakan satu kebutuhan yang harus dipenuhi. Berumah tangga berarti bersiap untuk memenuhi kebutuhan papan yang hakiki, yakni dengan membeli rumah.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang ngontrak rumah dan punya banyak uang atau beli rumah tapi tak punya uang, semoga bermanfaat bagi Anda semua.