Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Dilarang Menghabiskan Uang pada Hal-hal Berikut

Judul di atas cuma untuk orang yang keuangannya terbatas ya. Kalau tajir melintir mah bebas…

Namun tanpa Anda sadari, beberapa kebiasaan Anda bisa jadi merupakan corong terbesar yang menguras dompet. Beberapa hal di bawah ini adalah contoh-cotoh kegiatan yang harus Anda kurangi jika ingin berhemat.

Hal-Hal yang Dapat Menguras Keuangan Anda

1. Makan di restoran

Jika Anda termasuk orang yang gemar makan di restoran, kafe, atau warung, sebaiknya kebiasaan tersebut Anda kurangi. Biaya makan di luar akan menjadi anggaran besar yang tidak pernah kita sadari.

Dari pada menghabiskan uang untuk membayar seporsi makanan, lebih baik Anda pergi membeli bahan-bahan makanan dan mencoba memasak menu favorit di rumah. Selain lebih hemat, sehat, memasak sendiri di rumah tentu akan meningkatkan skill Anda di bidang kuliner.

2. Membuang makanan

Ya, disadari atau tidak, kita kerap membuang-buang makanan. Banyak sekali alasan mengapa hal tersebut dapat terjadi. Terlalu banyak mengambil porsi makanan, bosan, atau menyimpan terlalu lama hingga melewati batas tanggal kadarluarsa.

Alasan-alasan tersebut tentu sangatlah klasik dan kerap kita lakukan tanpa perasaan bersalah. Padahal, Andai sisa-sisa makanan tersebut dikumpulkan setiap harinya, bisa jadi akan mencukupi kebutuhan makan kita dalam beberapa minggu.

Ingat pula, saat kita dengan mudahnya membuang-buang makanan, di luar sana banyak orang yang belum tentu dapat makan sekali dalam sehari.

3. Memasang AC dengan suhu terlalu rendah

Memang harus diakui, akhir-akhir ini cuaca sangatlah panas. Penggunaan AC pun meningkat gila-gilaan, parahnya lagi, begitu memasuki ruangan kita sesegera mungkin mencari remote untuk menghidupkan AC dengan suhu rendah.

Andai mau bersabar, sebenarnya menyalakan AC dengan suhu “normal” akan meringankan beban keuangan kita dan menghemat sekitar 3% untuk pembayaran listrik kita.

4. Memakai jasa laundry

Apa salahnya? Tidak ada, hanya saja ketika Anda masih bisa mengerjakannya di rumah, mengapa harus menambah anggaran untuk jasa laundry? Yang perlu diwaspadai pula, saat kita menggunakan mesin cuci, atau pun tenaga manual, sangat perlu untuk menakar jumlah detergen yang Anda pergunakan.

Pastikan deterjennya tidak berlebihan, sehingga Anda bisa menghemat dua hal sekaligus. Detergen dan juga air untuk membilas pakaian.

5. Memborong banyak kosmetik

Banyak produk kecantikan yang seringkali menawarkan iklan yang menarik beserat dengan janji-janji palsu. Kita pun cenderung suka berganti-ganti kosmetik dengan harapan mendapat hasil seperti yang diiklankan secara singkat, padahal kosmetik kita yang terdahulu masih ada dan layak pakai.

Jika Anda mau saran yang lebih bijak, cobalah berkonsultasi dengan dokter kulit terpercaya. Tentu beliau lebih berkompeten dan memahami masalah kulit Anda dibanding produk-produk kecantikan mahal di luar sana.

6. Membeli baju bermerk

Mungkin sebagian dari Anda berpikir bahwa membeli baju bermerk dan mahal akan menghemat pengeluaran. Alasannya, baju-baju tersebut bisa awet dan tentu saja memberi efek “lebih bergengsi” saat dikenakan.

Tapi alasan baju mahal lebih awet kuranglah tepat. Tidak semua baju mahal dan bermerk memiliki kualitas bagus. Lagi pula, pakaian jenis apapun akan bertahan lama jika dirawat dengan baik.

Alangkah baiknya jika kita berbelanja baju dengan cerdas, kita bisa mendapatkan baju dengan model serupa di toko-toko atau pasar tradisional dengan harga yang jauh di bawah. Murah bukan berarti tak berkualitas, mahal belum tentu lebih baik.

7. Mampir ke kedai kopi

Kopi adalah budaya Indonesia. mulai dari generasi tua hingga milenial suka menghabiskan waktu di kedai-kedai kopi sambil mengobrol berjam-jam. Andai mau lebih berhemat, kebiasaan “ngopi” tersebut bisa dilakukan di rumah.

Jika ingin suasa yang lebih meriah, mengapa tidak mengundang teman ke rumah untuk ngopi santai sambil berbincang-bincang?

8. Asuransi yang tidak perlu

Asuransi adalah sebuah investasi yang layak kita dapatkan dan usahakan. Namun pastikan bahwa asuransi Anda tidak lebih dari yang Anda butuhkan.

Hal ini berlaku pada asuransi jiwa, rumah, mobil, atau pun properti lainnya. Belanjakan asuransi sebijak mungkin, karena mau tidak mau, pembayaran premi akan mencekik Anda jika jumlahnya terlalu besar.

9. Layanan TV kabel, internet, dan telepon yang tidak perlu

Gaya hidup masa kini kian menyeret kita pada hal-hal yang seharusnya tidak perlu. Pemasangan TV kabel, wifi, serta telepon rumah harusnya dipertimbangkan secara matang.

Ada banyak alternatif yang lebih murah dan hemat dibanding memasang TV kabel, begitu pula saat Anda memasang wifi di rumah. Pertimbangkan apakah itu benar-benar urgent atau sekedar untuk kesenangan semata.

10. Membeli beragam peralatan dapur

Ibu rumah tangga nampaknya akan tergiur dengan beragam promosi alat dapur yang ditawarkan. Mereka langsung membeli tanpa mempertimbangkan fungsi dan manfaatnya.

Banyak alat masak yang terbengkalai di kabinet dapur karena sudah tidak digunakan lagi. Alih-alih membuang uang Anda untuk sekedar memenuhi dapur, ada baiknya mempertimbangkan untuk membeli alat masak multifungsi.

11. Budget pernikahan

Mungkin ini sangat layak masuk dalam daftar kita kali ini. Jika diamati, maka kita akan melihat semakin banyak pasangan yang rela menghabiskan tabungan, bahkan berhutang untuk menyelenggarakan pesta pernikahan.

Tidak ada salahnya memang menggunakan uang untuk merayakan momen terpenting dalam hidup kita, namun yang menjadi masalah, banyak pasangan yang terjebak dalam kubangan hutang setelah menyelenggarakan pesta pernikahan.

12. Liburan mewah

Liburan memang kebutuhan setiap orang, namun tidak harus mewah, bukan? Cari tempat liburan alternatif di kota atau tempat wisata yang masih terjangkau. Hindari menyewa hotel mahal, menghabiskan anggara liburan untuk makanan, atau membeli oleh-oleh.

Berlibur adalah menyenangkan diri Anda, bukan membebani Anda dengan tagihan-tagihan yang tidak perlu.

13. Membeli perlengkapan bayi

Memiliki bayi untuk pertama kali dapat membuat orang tua menjadi boros. Mereka memborong banyak pakaian bayi, kereta dorong, dan perlengkapan lainnya. Padahal semua itu hanya dipakai sebentar dan selanjutnya akan menumpuk di gudang.

Saran kami, meminjam beberapa perlengkapan bayi dari kerabat bisa menjadi alternatif yang patut dicoba daripada membeli barang-barang mahal sekali pakai.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang hal-hal yang dapat menghabiskan uang, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Aspek Keuangan yang Sering Terlupa dan Harus Diperhatikan
Ingin Menjadi Kaya Seperti Milyuner? Intip Rahasia Berikut Ini!
12 Aturan Keuangan yang Harus Dipahami oleh Anak-anak
Rahasia Orang-orang yang Berhasil Berhemat dalam Jumlah Banyak
Tip Finansial untuk Kelas Menengah
Cara Mengajari Anak Menabung
Uang Tidak Mampu Membeli Segalanya
7 Tip Perencanaan Keuangan Pribadi dan Investasi
Apa Itu Nilai Intrinsik dan Ekstrinsik Uang?
Antara Cinta atau Uang: Penting Mana?


Bagikan Ke Teman Anda