Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Future Value Of Annuity?

Menurut teori keuangan, annuity atau anuitas adalah serangkaian sistem cara penerimaan atau pembayaran tetap secara berkala dalam jangka waktu tertentu. Contoh yang paling sederhana dari anuitas adalah bunga yang diterima dari dividen tunai atau obligasi dari perusahaan preferen.

Beberapa produk keuangan yang menggunakan konsep ekuitas antara lain adalah manfaat dana pensiun, bunga pinjaman bank, dan polis asuransi. Sementara itu, artikel ini akan membahas mengenai future value of annuity atau nilai anuitas di masa depan. Yang dimaksud dengan nilai anuitas di masa depan adalah nilai dari serangkaian pembayaran berulang pada tanggal tertentu di masa depan, dengan mengasumsikan suku bunga kembali tertentu atau diskon. Semakin besar diskon yang berkali, maka semakin besar pula nilau anuitas masa depan yang akan didapatkan.

Dengan kata lain, future value of annuity adalah cara untuk menghitung berapa banyak jumlah uang dari satu rangkaian pembayaran yang akan diterima di masa depan. Selain itu, ada juga konsep yang disebut dengan present value of annuity atau nilai anuitas saat ini yang bisa menghitung berapa jumlah uang yang dibutuhkan untuk membuat serangkaian pembayaran di masa depan.

Memahami Future Value of Annuity Lebih Lanjut

Konsep time value of money membuat nilai uang yang diterima atau dibayarkan saat ini lebih tinggi di masa depan meskipun dalam jumlah yang sama. Hal ini disebabkan oleh sifat uang yang bisa diinvestasikan dan akan berkembang seiring berjalannya waktu. Time value sendiri adalah sebuah teori yang sangat penting dalam dunia keuangan.

Time value atau nilai waktu menyatakan bahwa nilai uang yang ada saat ini akan menjadi lebih besar di masa mendatang. Konsep sederhana inilah yang mendasari konsep lain seperti suku bunga yang pada gilirannya bisa digunakan untuk melakukan berbagai macam investasi seperti hipotek, kontrak, tabungan, pinjaman, dan masih banyak lagi.

Memahami future value pada anuitas yang dimiliki oleh seseorang akan sangat berguna dalam perencanaan pensiun atau hal-hal lain dalam kehidupan finansial. Begitu Anda tahu berapa besar nilai pembayaran anuitas Anda, maka Anda bisa menyusun rencana berdasarkan jumlah uang yang akan diterima di masa depan.

Cara Menghitung Future Value of Annuity

Berikut ini adalah rumus yang bisa digunakan untuk menghitung future value of annuity:

Dimana:

P : Aliran future value of annuity

PMT : Nilai uang dalam setiap pembayaran anuitas

r : Suku bunga (juga disebut dengan rasio diskon)

n : jumlah periode pembayaran akan dilakukan

Menerapkan Penghitungan Future Value of Annuity Untuk Dana Pensiun

Meskipun future value of annuity bisa digunakan dalam berbagai bidang, namun manfaat terbesar dari konsep ini bisa dirasakan dalam penghitungan dana pensiun. Tidak peduli berapa usia Anda, dana pensiun harus dipersiapkan sedini mungkin. Dengan demikian, Anda akan punya lebih banyak waktu untuk mempersiapkan kehidupan di masa tua.

Berikut ini beberapa tips dalam mempersiapkan dana pensiun, termasuk menerapkan konsep future value of annuity ke dalamnya.

  • Menentukan masa pensiun

Sebelum menghitung nilai anuitas, yang terpenting adalah menentukan kapan Anda ingin pensiun. Rata-rata usia pensiun di Indonesia adalah 55 sampai 60 tahun. Tetapi ini bisa berbeda bagi beberapa orang. Banyak juga lho yang ingin pensiun di usia 40-an. Yang terpenting dalam konsep ini adalah berapa jarak yang tersisa antara usia Anda saat ini dengan usia pensiun yang Anda inginkan. Semakin lama jarak pensiun, maka semakin sedikit pula dana yang Anda butuhkan.

  • Hitung kebutuhan bulanan

Berikutnya adalah menentukan berapa dana yang Anda butuhkan untuk mencukupi kebutuhan setiap bulannya. Ini melputi biaya-biaya penting seperti transportasi, makan, listrik, perawatan rumah dan kendaraan, serta biaya untuk hiburan dan rekreasi. Dalam penghitungan ini, asumsinya adalah Anda sudah tidak lagi bekerja dan anak-anak sudah tidak menjadi tanggung jawab Anda lagi.

Misalnya jika Anda membutuhkan biaya hidup sebesar Rp 5 juta, maka ini bisa dijadikan dasar penghitungan selanjutnya. Namun tentu saja nilai uang Rp 5 juta saat ini dan di masa Anda pensiun nanti akan jauh berbeda.

  • Perhitungkan inflasi tahunan

Inflasi yang terjadi setiap tahun membuat nilai uang tetap sama menjadi mustahil. Ini artinya, Anda juga harus memperhitungkan faktor inflasi di saat Anda pensiun nanti. Harga barang-barang selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Secara keseluruhan, tingkat inflasi selama 30 tahun terakhir rata-rata adalah 8% setiap tahun. Sehingga Anda perlu menggunakan rumus berikut untuk mengetahui nilai uang Anda di masa depan.

FV = PV ( 1 + r ) ^ n

         Dimana

FV : future value

PV : present value

r : nilai inflasi

^ : tanda pangkat

n : waktu

  • Menghitung jumlah uang yang harus dikumpulkan setiap bulan

Jika Anda berencana pensiun dalam 20 atau 30 tahun ke depan, maka Anda akan mendapati angka fantastis yang Anda butuhkan untuk mencukupi dana pensiun Anda. Setelah Anda tahu berapa jumlah uang yang Anda butuhkan, maka kini Anda tinggal menghitung saja berapa kira-kira uang yang harus Anda bayarkan setiap tahunnya hingga masa pensiun tiba.

Itulah pengertian tentang konsep future value of annuity secara umum. Penggunaan konsep ini sangat luas dalam bidang ekonomi. Namun jika Anda merasa kesulitan dalam pengaplikasiannya, sebaiknya mintalah bantuan ahli keuangan untuk membantu Anda dalam terapan konsep tersebut.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu future value of annuity, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu Anuitas? Definisi Anuitas
Pengusaha vs Karyawan, Mana Yang Lebih Menjanjikan Masa Depan?
Contoh Depresiasi dan Rumus Perhitungannya
Contoh Nyata Penawaran Inelastis Sempurna
Contoh Surat Undangan Setengah Resmi
Contoh Laporan Keuangan untuk Semua Usaha, Kafe, Restoran dan Lainnya
Contoh Tugas Bank Umum yang Perlu Diketahui
Contoh Keunggulan Koperasi yang Tidak Dimiliki Badan Usaha Lainnya
Rumus Menghitung BEP (Break Even Point)
Apa itu Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI)?


Bagikan Ke Teman Anda