Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Anuitas? Definisi Anuitas

Anda pernah mengajukan permohonan kredit di bank? Jika ya, Anda pasti pernah mendengar istilah sistem bunga anuitas. Namun, petugas kredit di bank mungkin hanya memberikan penjelasan tentang garis besar kredit yang diberikan, seperti jumlah plafon yang disetujui, jangka waktu kredit, angsuran, dan sanksi jika terjadi keterlambatan pembayaran angsuran. Petugas terkait tidak menjelaskan secara detail tentang apa itu anuitas.

Istilah anuitas memang sering kali dilekatkan pada produk perbankan yang mengandung bunga, terutama kredit dan simpanan atau investasi jangka panjang seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah), deposito, obligasi, dividen saham, dan lainnya. Apa sebenarnya definisi anuitas itu?

Definisi anuitas

Dalam teori keuangan, anuitas didefinisikan sebagai suatu rangkaian penerimaan atau pembayaran tetap yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan dalam periode atau jangka waktu tertentu. Anuitas juga dipahami sebagai rentetan pembayaran dalam jumlah yang sama yang dilakukan pada periode waktu yang sama selama jangka waktu tertentu. Dari definisi ini, anuitas dapat dipahami sebagai cicilan pembayaran atau penerimaan yang jumlahnya tetap yang dibayar atau diterima selama jangka waktu tertentu.

Definisi anuitas sebenarnya tidak hanya sebatas pada pembayaran atau penerimaan berkala terkait dengan pinjaman atau kredit saja, tetapi juga investasi guna mempersiapkan kemandirian finansial di masa mendatang. Secara lebih luas, definisi anuitas juga digunakan dalam produk asuransi.

Pada konteks asuransi, anuitas didefinisikan sebagai manfaat pensiun yang dibayarkan secara berkala setiap bulan. Anuitas merupakan kontrak antara pekerja dengan perusahaan asuransi, di mana pekerja melakukan serangkaian pembayaran dan sebagai imbalannya akan memperoleh pencairan reguler setelah tiba pada waktu yang ditentukan di masa masa yang akan datang.

Anuitas dalam kaitannya investasi guna perencanaan finansial di masa depan bertujuan untuk menyediakan aliran pendapatan yang stabil selama masa pensiun. Dana yang dibayarkan pekerja secara berkala selama masih produktif bekerja akan bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun hingga tiba masa pensiunnya.

Kembali pada konteks keuangan, anuitas umumnya dimanfaatkan dalam perhitungan bunga atas pinjaman dan bunga atas investasi jangka panjang. Tujuannya tentu saja untuk mempermudah nasabah dalam membayar jumlah angsuran atau cicilan setiap bulan selama jangka waktu pinjaman. Demikian pula pada investasi, tujuannya adalah untuk mempermudah investor menerima imbal hasil setiap bulan selama berjalannya jangka waktu investasi.

Jenis-jenis anuitas

Pembayaran cicilan atas kredit atau pinjaman umumnya telah ditentukan waktu yang sama setiap bulannya selama masa berlangsungnya kredit tersebut, bisa di awal ataupun di akhir periode. Demikian pula dengan penerimaan imbal hasil investasi. Berkenaan dengan hal tersebut, anuitas dilihat dari waktu pembayarannya dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:

  • Anuitas biasa (ordinary annuity) adalah jenis anuitas di mana pembayaran atau penerimaan berkala dalam jangka waktu tertentu terjadi di akhir periode. Contohnya, pembayaran hipotek.
  • Anuitas jatuh tempo (due annuity) adalah jenis anuitas di mana pembayaran atau penerimaan berkala dalam jangka waktu tertentu terjadi di awal periode. Contohnya, simpanan dalam bentuk tabungan, pembayaran sewa, dan premi asuransi.
  • Anuitas tangguhan (deffered annuity) adalah jenis anuitas di mana pembayaran atau penerimaan berkala dalam jangka waktu tertentu terjadi atau dilakukan setelah beberapa periode berjalan, sehingga pembayaran atau penerimaannya ditangguhkan. Contohnya, pembayaran bunga pinjaman dan bunga deposito.
  • Anuitas langsung (immediate annuity) adalah jenis anuitas di mana pembayaran atau penerimaan berkala dalam jangka waktu tertentu terjadi atau dilakukan secara langsung tanpa adanya penundaan periode. Jenis anuitas ini pada prinsipnya sama dengan anuitas biasa karena pembayaran atau penerimaan yang terjadi bersifat pasti. Contohnya, pembayaran kredit motor.

Penilaian anuitas

Bagaimana penilaian anuitas dilakukan? Untuk menentukan nilai anuitas disyaratkan adanya perhitungan nilai sekarang dari pembayaran anuitas di masa yang akan datang. Penilaian anuitas mensyaratkan adanya faktor nilai waktu uang, tingkat bunga, dan nilai masa depan. Nilai sekarang dari anuitas merupakan nilai aliran pembayaran yang didiskontokan oleh suku bunga untuk memperhitungkan fakta bahwa pembayaran dilakukan pada berbagai momen di masa mendatang.

Sebagaimana telah disinggung sebelumnya bahwa perhitungan anuitas pada umumnya dimanfaatkan untuk menghitung bunga atas suatu pinjaman, sehingga diketahui jumlah cicilan yang terdiri dari pinjaman pokok ditambah bunga yang harus dibayarkan oleh peminjam selama jangka waktu pinjaman. Selain itu, perhitungan anuitas juga dimanfaatkan untuk menghitung bunga investasi seperti deposito atau investasi jangka panjang lainnya. Untuk kepentingan ini, perhitungan anuitas dilakukan guna mengestimasi besarnya imbal hasil yang mungkin diterima atas penanaman modal atau penyimpanan dana dalam bentuk deposito atau jenis investasi jangka panjang lainnya.

Perhitungan bunga anuitas berbeda dengan perhitungan bunga tetap dan efektif, meski menghasilkan jumlah cicilan atau angsuran yang sama. Pada prinsipnya perhitungan bunga anuitas merupakan hasil modifikasi atau pengembangan dari perhitungan suku bunga efektif. Tujuannya adalah untuk mempermudah peminjam (debitur) dapat membayar jumlah angsuran yang besaran nominalnya sama setiap periode.

Dalam perhitungan bunga efektif, angsuran pokok diperoleh dari pembagian antara plafon kredit dengan termin atau jangka waktu kredit. Lain halnya dengan perhitungan anuitas, di mana angsuran pokok dihitung dari total angsuran yang telah ditetapkan, kemudian dikurangi dengan hasil perhitungan bunga anuitas tersebut. Cukup rumit, karena memang diperlukan bantuan software khusus untuk melakukan perhitungan bunga anuitas.

Meski dari perhitungan besar angsuran dengan bunga anuitas menghasilkan jumlah yang sama dengan bunga efektif, namun komposisinya berbeda. Dalam jumlah angsuran yang dihasilkan, komposisi bunga lebih besar dibandingkan dengan angsuran pokok. Sebab itu, di setiap periode pembayarannya, besaran bunga akan semakin mengecil selama periode berjalannya kredit. Sebaliknya, angsuran pokok justru semakin besar sepanjang berjalannya masa kredit. Komposisi bunga dan angsuran pokok pada sistem bunga anuitas ini akan terus mengalami perubahan secara periodik hingga berakhirnya masa kredit.

Perhitungan bunga anuitas ini dianggap lebih fair karena bunga dihitung dari sisa pokok kredit atau pinjaman yang belum dibayar. Meski demikian, ada pula yang beranggapan bahwa bunga anuitas ini merugikan terutama bagi peminjam. Sebab, setelah pembayaran angsuran berjalan beberapa periode dan peminjam ingin melunasi pinjamannya, maka beban pinjaman pokok yang masih harus dibayarkan masih tergolong besar, karena pada pembayaran angsuran di awal periode, sebagian besar merupakan beban bunga, sehingga pinjaman pokok hanya berkurang sedikit.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu anuitas dan definisi anuitas, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Hindari Pemborosan Berikut Ini Ketika Mempersiapkan Pensiun
Apa Itu Wealth Management di Bank?
10 Negara dengan Inflasi Tertinggi di Dunia
Apa itu Money Supply?
Apa itu Devisa?
Bagaimana Modus Rekrutmen Perusahaan Palsu?
Kesalahan yang Sering Dilakukan di Bandara
Kesalahan Umum Pengusaha UMKM
Definisi Too Big to Fail
Sifat-sifat Umum yang Dimiliki Orang Kaya


Bagikan Ke Teman Anda