Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Belajar Giat tapi Tak Kunjung Sukses, Mengapa?

Sekarang ini banyak media yang memudahkan kita dalam mempelajari mengenai cara-cara untuk sukses, terutama dalam bidang bisnis. Mulai dari membaca buku-buku kiat berbisnis, mengikuti forum diskusi di internet, mempelajari dari youtube, hingga menghadiri seminar dari pakar bisnis terkemuka. Namun dengan semua hal yang dibaca dan dipelajari itu, masih banyak juga orang yang tidak bisa menjadi sukses. Mengapa bisa begitu, padahal mereka sudah membaca dan mempelajari ilmu agar sukses dengan sungguh-sungguh?

Berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan orang tetap tidak bisa sukses meskipun mempelajari berbagai hal agar bisa sukses:

1. Tidak Memahami Apa yang Dibaca

Penyebab pertama adalah mereka tidak memahami apa yang dibaca dan sedang dipelajari tersebut. Bukan berarti mereka benar-benar tidak memahami maksud dari apa yang dipelajari, namun juga tidak memahami bagaimana cara penerapan bagi dirinya. Mereka tidak memahami apa yang memang tepat untuk diterapkan agar dapat menjadi sukses seperti panduan yang dipelajari tersebut.

Membaca dan belajar memang penting, tapi lebih penting lagi mengerti dengan baik apa yang sedang dipelajari. Untuk dapat memahami dengan baik, kita perlu mengerti juga bagaimana kondisi diri sendiri dan realita sekitar. Sehingga dengan begitu, kita dapat mengetahui apa saja yang memang tepat untuk diterapkan dari semua yang telah dibaca dan dipelajari tersebut.

2. Hanya Belajar Tanpa Praktek

Belajar dan memahami apa yang dipelajari tidak akan pernah membuahkan hasil selama tidak ada praktek nyata dari semua itu. Kebanyakan orang terlalu larut dalam mempelajari teori dan membuat rencana sematang mungkin, namun sering ragu untuk menjalankan teori serta rencana tersebut. Mereka cenderung menunggu hingga merasa ide dan rencana yang disusunnya sampai benar-benar sempurna, baru kemudian mempraktekkannya. Dan biasanya karena terlalu lama merencakanan dan menunggu saat yang tepat, akhirnya justru malah tidak ada hal yang dilakukan.

Padahal, saat yang tepat itu tidak akan pernah datang jika kita hanya menunggu tanpa berusaha menciptakan peluang. Jadi daripada terus menunda dan akhirnya malah tidak berbuat apa-apa, lebih baik mempraktekkannya langsung. Ketika kita mengambil langkah dengan mempratekkan apa yang dipelajari, kita pun perlahan-lahan semakin dekat dengan tujuan yang ingin dicapai selama ini. Dan sebaliknya jika kita hanya terus menunggu, kesuksesan itu hanya akan tinggal angan-angan semata.

3. Tidak Berani Mengambil Resiko

Salah satu hal yang kerap dilakukan saat membaca buku dan mempelajari tentang cara sukses adalah mereka juga mempelajari tentang resiko yang mungkin dihadapi. Informasi tentang resiko ini sebenarnya berguna agar kita lebih waspada dan siap saat menghadapinya nanti, namun sering juga malah membuat orang takut untuk bertindak. Orang kemudian terlalu memperhitungkan resiko yang akan terjadi, yang kemudian malah tidak berusaha melakukan apapun.

Padahal pada dasarnya sesempurna apapun ide dan rencana yang kita miliki, tetap saja resiko terjadinya kegagalan selalu ada. Hal ini karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, dan tidak ada kepastian mengenai hal itu. Tapi justru karena tidak ada kepastian mengenai masa depan, maka tidak ada kepastian juga akan kegagalan dan keberhasilan. Saat ada peluang terjadinya kegagalan, saat itu pula ada peluang akan teraihnya keberhasilan.

4. Praktek Tidak Bertahan Lama

Banyak orang yang bilang bahwa praktek tidak semudah teori, dan hal itu memang kenyataan yang terjadi dalam realita. Praktek memang tidak pernah mudah, apalagi untuk mencapai hal yang diidamkan oleh semua orang yaitu kesuksesan. Baik itu kesuksesan dalam bisnis, karir, atau target-target lainnya; tidak dapat diraih dengan mudah tanpa kerja keras dan kemauan untuk bertahan.

Sayangnya karena ketidakmudahan ini, banyak orang yang kemudian menyerah di tengah jalan ketika mempraktekkan apa yang mereka pelajari. Mereka yang terhambat oleh berbagai halangan lalu merasa bahwa apa yang mereka lakukan tidak ada hasilnya, padahal belum lama mempraktekkannya. Karena itulah tidak banyak orang sukses di dunia ini, dimana memang tidak banyak yang dapat bertahan dan bersabar dalam proses menuju kesuksesan.

5. Pengalaman Adalah Guru Terbaik

Seperti kata pepatah nenek moyang kita terdahulu, pengalaman adalah guru yang terbaik. Buku, forum diskusi, seminar, atau sarana pembelajaran lainnya memang memberikan banyak informasi yang dapat menambah wawasan kita agar dapat sukses. Namun tidak ada yang dapat mengalahkan pelajaran berharga dari pengalaman yang dilalui dalam proses meraih kesuksesan tersebut.

Hal ini berarti jika seseorang hanya berpaku pada buku agar bisa sukses tanpa mencoba sesuatu, kesuksesan mungkin tidak akan bisa teraih. Sedangkan jika ia memberanikan diri untuk mencoba dan mengambil resiko, ditambah ilmu yang selama ini dipelajari; tentu akan menjadi pijakan kuat dalam perjalanan menuju kesuksesannya. Memang tidak ada jaminan akan langsung sukses, tapi dengan pengalaman tersebut kita akan mendapat pelajaran nyata dan sangat berharga.

Demikianlah beberapa hal yang menjadi jawaban mengapa banyak orang yang membaca buku dan mempelajari cara-cara agar sukses, namun pada akhirnya tidak juga kunjung sukses. Hal-hal tersebut sebaiknya dapat menjadi pelajaran bagi kita semua agar tidak melakukan hal yang sama, yang kemudian mengarahkan pada kesalahan yang sama juga. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan semoga sukses!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang penyebab belajar giat tapi tak kunjung sukses, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



10 Alasan Mengapa Kita Harus Belajar Ekonomi
Alasan Mengapa Penting Belajar Sejarah
Alasan Mengapa Kita Perlu Belajar ke Luar Negeri?
10 Alasan Mengapa Kita Harus Belajar Filosofi
Alasan Mengapa Kita Harus Belajar?
Financial Skill yang Harus Dipelajari di Sekolah
Mengapa Belajar Ekonomi Penting?
Belajar Sistem Penganggaran Metode Amplop
Mengapa Ada Orang “Yang Sukses” dan “Yang Tidak Sukses”?
Mengapa Harus Belajar Bahasa Lokal Saat Travelling?


Bagikan Ke Teman Anda