Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik

Inovasi tak henti-hentinya membanjiri perkembangan teknologi. Dari mulai teknologi yang jarang digunakan sehari-hari, hingga yang sering digunakan sehari-hari, seperti mobil. Dewasa ini, terdapat inovasi mobil yang patut dilirik dan dipertimbangkan untuk dimiliki. Inovasi tersebut adalah mobil listrik. Mobil listrik tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari mobil listrik.

Kelebihan Mobil Listrik

  1. Tidak Menghasilkan Emisi CO2 dan CO

Dibanding dengan mobil konvensional yang berbahan bakar bensin, mobil listrik dinilai lebih ramah lingkungan. Bahan bakar bensin dari mobil konvensional akan menghasilkan emisi bahan bakar berupa CO2 dan CO. Berbeda dengan mobil berbahan bakar bensin tersebut, mobil listrik lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi CO2 dan CO.

  1. Hemat

Dalam jangka panjang, membeli mobil listrik merupakan keputusan yang tepat untuk memangkas biaya kendaraan. Walaupun biaya untuk pembelian mobil listrik terhitung mahal, namun jika dipikir dalam jangka panjang mobil listrik itu hemat. Sisi hemat dari mobil listrik terutama datang dari sisi bahan bakar dan perawatan. Untuk bahan bakar, mobil listrik hanya perlu di-charge tanpa membeli bensin. Untuk sisi perawatan, mobil listrik tidak perlu pelumas mesin. Hal ini dikarenakan mobil listrik menggunakan mesin bertenaga listrik dan tidak memerlukan oli lagi.

  1. Lebih Tenang

Bagi yang lebih menyukai perjalanan dalam ketenangan dan kesunyian, mobil listrik merupakan pilihan yang tepat. Bila menggunakan mobil konvensional, pasti seseorang tidak bisa menyalakan mesin tanpa ada suara yang bising. Hal ini berbeda dengan mobil listrik yang menghasilkan suara yang lebih tenang.

  1. Pembakaran Lebih Efisien

Hal yang menarik dari mobil listrik adalah bahwasanya mobil listrik mampu mengonversi energi menjadi tenaga tiga kali lebih besar daripada mobil konvensional. Pasalnya, mobil listrik mengonversi sekitar 59% –62% dari energi listrik dari jaringan ke daya di roda. Sementara itu, mobil  konvensional hanya mengonversi sekitar 17% -21% dari energi yang tersimpan dalam bensin menjadi listrik di roda.

  1. Aman Dikendarai

Meskipun terhitung sebagai penemuan baru, mobil listrik telah melalui serangkaian prosedur pengujian yang sama dengan mobil konvensional lainnya. Salah satu fitur keselamatan yang disediakan oleh mobil listrik adalah jika terjadi kecelakaan, kantung udara akan terbuka dan pasokan listrik terputus dari baterai. Hal tersebut tentu akan mencegah penumpang di dalam mobil untuk mengalami luka atau cidera yang serius.

Kekurangan Mobil Listrik

  1. Kurang Ramah Lingkungan

Meskipun tidak menghasilkan emisi CO2 dan CO, namun mobil listrik dinilai kurang ramah lingkungan. Peneliti Skotlandia dari University of Edinburgh menghasilkan penelitian yang mengejutkan. Hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa  mobil listrik melepaskan lebih banyak partikel keras ke lingkungan kita daripada kendaraan konvensional. Di samping itu, pembangkit yang menghasilkan listrik untuk mobil listrik juga tidak ramah lingkungan.

  1. Pengisian Energi Cenderung Lama

Sebagian besar mobil listrik membutuhkan waktu lama untuk mengisi ulang baterai. Sebagai contoh, Nissan LEAF dapat diisi daya hingga 80% dari kapasitas hanya dalam 40 menit. Meskipun demikian, itu membutuhkan stasiun Pengisian Cepat 480V DC. Itu hitungan untuk mengisi baterai versi 40kWh. Untuk baterai versi 62 kWh yang lebih besar, membutuhkan waktu 60 menit. Jika menggunakan outlet rumah 120V standar, pemilik mobil listrik mungkin harus membiarkan mobilnya terisi daya selama semalam.

  1. Baterai Mahal

Meskipun telah dibahas sebelumnya bahwa biaya perawatan dan bahan bakar mobil listrik cenderung murah, namun harga baterai dari mobil listrik cenderung mahal. Hal ini tidak mengherankan karena baterai tersebut diestimasi tahan sampai satu dekade. Paket baterai pengganti motor listrik pun  cenderung mahal. Jika dipertimbangkan, hal tersebut sepadan dengan biaya perawatan pada mesin mobil konvensional.

  1. Baterai Cepat Diganti

Baterai mobil listrik cenderung tidak awet. Hampir semua mobil listrik harus diganti setiap tiga hingga sepuluh tahun sekali. Rentang waktu tersebut tergantung pada jenis dan penggunaan baterai. Dilihat dari rentang waktu tersebut, tentu jika dilihat dari jangka panjang rentang waktu tersebut tidaklah panjang.

  1. Tidak Didesain untuk Banyak Penumpang

Bagi yang mempunyai keluarga besar, mobil listrik mungkin tidak cocok menjadi pilihan kendaraan. Mobil listrik tidak terlalu didesain untuk keluarga ataupun banyak orang. Mobil listrik  biasanya hanya memiliki dua kursi. Karena itu, mobil ini tidak diperuntukkan untuk menjadi mobil keluarga.

  1. Jangkauan dan Kecepatan Berkendara Pendek

Mobil listrik dibatasi oleh jarak dan kecepatan. Sebagian besar mobil listrik memiliki jangkauan sekitar 50-100 mil dan perlu diisi ulang lagi. Untuk keperluan perjalanan jangka panjang, mobil listrik sangat tidak disarankan. Meskipun begitu, diharapkan di masa depan mobil listrik bisa di-upgrade sehingga bisa menempuh jarak yang panjang.

  1. Tidak Tersedia di Seluruh Negara

Meskipun sekarang motor listrik sudah banyak jenisnya, tidak semua jenis mobil listrik tersedia di seluruh negara. Misalnya adalah mobil listrik jenis FIAT 500e, Kia Soul EV, dan Volkswagen e-Golf. Ketiga jenis mobil listrik itu hanya dijual di segelintir negara saja.

  1. Kurangnya Stasiun Pengisian Daya

Masalah yang lumayan serius yang dihadapai oleh pemilik mobil listrik adalah kurangnya stasiun pengisian daya. Meskipun stasiun pengisian daya dapat dipasang di rumah, namun jika seandainya mobil listrik kehabisan daya di tengah jalan tentu menjadi hal yang tidak enak.

Itulah kelebihan dan kekurangan dari mobil listrik. Seperti inovasi-inovasi teknologi lainnya, tentu mobil listrik juga memiliki sejumlah kekurangan. Untuk yang ingin memiliki mobil listrik, tentu kekurangan tersebut harus dipikirkan matang-matang. Apakah kelebihan dari mobil listrik mampun menutupi kekurangannya, sehingga calon pembeli bisa mantap untuk membawa pulang mobil listrik.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang kelebihan dan kekurangan mobil listrik, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Mengapa Orang Kaya Lebih Memilih Mobil Bekas?
9 Hal yang Harus Dimiliki Founder Startup Berbasis Teknologi
Apa itu DuckDuckGo?
Tip Menjual Mobil Agar Cepat Laku
Apa Perbedaan Crowdsourcing vs Crowdfunding?
Syarat Umum Pengajuan Kredit Mobil
Trend Digital Marketing Tahun 2019
Apa itu Peer to Peer Lending?
Apa itu LinkAja (Dulu TCash)?
Sejarah Mobil Listrik


Bagikan Ke Teman Anda