Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Kesalahan Finansial yang Dialami Orang Berumur Setengah Baya

Orang-orang sukses selalu berkata, habiskan masa mudamu dengan kegagalan hingga tidak tersisa di hari tua. Ketika usia masih muda, Anda punya banyak waktu untuk bangkit dari kegagalan finansial—Anda masih bisa menutup kerugian dengan kerja keras di masa mendatang. Namun bagaiman jika Anda sudah mendekati hari-hari pensiun? Tentu saja kesalahan finansial harus dihindari sebisa mungkin.

Memasuki usia paruh baya, tentu Anda harus memikirkan tentang pensiun dan bagaimana kehidupan Anda setelahnya. Agar Anda tidak mengalami kebangkrutan di usia senja, inilah kesalahan-kesalahan finansial di usia paruh baya yang harus dihindari.

  • Renovasi Rumah yang Berlebihan

Kesalahan pertama yang harus dihindari adalah merenovasi rumah secara berlebihan. Biaya renovasi rumah, meski hanya sebagian kecil tentu saja tidak sedikit. Jika dihitung dari material yang diperlukan, tenaga bangunan, dan pengaturan interior, tentu Anda perlu banyak uang untuk melakukannya.

Lebih buruk lagi jika uang yang digunakan untuk merenovasi rumah adalah hasil dari hutang. Bukannya menikmati masa tua dengan tenang, Anda harus menghabiskan dana pensiun untuk membayar cicilan setiap bulannya.

  • Tidak Memprioritaskan Dana Pensiun

Saat masih muda dan mampu bekerja, prioritas orang tua adalah pendidikan terbaik untuk anak. Mereka menabung sejak usia muda, tidak memperdulikan kehidupan mereka sendiri, dan memberikan semuanya untuk anak. Sebagai orang tua yang selalu ingin memberikan hal terbaik untuk anak, hal ini tidak salah.

Namun akan menjadi sebuah kesalahan besar jika Anda tidak mempersiapkan dana pensiun sejak dini. Meski hanya sedikit, pastikan Anda memiliki cadangan di hari tua. Sehingga Anda bisa mengirim anak Anda untuk kuliah dan menikmati masa pensiun secara bersamaan. Jangan berpikir untuk menunda masa pensiun selama beberapa tahun hanya karena Anda ingin bekerja lebih keras demi pendidikan anak-anak.

  • Tidak Memiliki Tabungan

Tabungan dan dana pensiun adalah dua hal berbeda. Namun tabungan juga bisa menyelamatkan Anda pada masa pensiun. Banyak orang melakukan kesalahan finansial di usia 40-an.

Di usia tersebut, kehidupan seseorang biasanya lebih matang, penghasilan meingkat, meski kebutuhan juga ikut meningkat. Naiknya taraf hidup membuat seseorang menghabiskan lebih banyak uang untuk kemewahan, seperti makan malam di restoran mahal atau membeli barang-barang bermerek.

Sebelum meningkatkan pengeluaran, pastikan Anda sudah menyisihkan uang untuk menabung. Jika Anda punya uang lebih, simpan uang tersebut dan jalani kehidupan seperti biasa. Boleh saja membeli kemewahan, namun jangan terlalu sering agar kondisi keuangan tetap aman. Ingatlah bahawa saat Anda pensiun nanti, biaya hidup akan lebih mahal dari saat ini sehingga Anda harus bisa untuk menabung lebih banyak uang.

  • Tidak Memiliki Asuransi

Orang yang masuk usia setengah baya, yaitu usia 40-an hingga 50-an biasanya adalah tulang punggung bagi keluarga mereka. Meski banyak orang yang menggantungkan hidup pada mereka, sebagian besar orang di usia itu justru tidak memiliki asuransi bagi diri mereka sendiri-mereka mengorbankan kebutuhan diri demi keluarga.

Namun asuransi sangat penting untuk mengantisipasi masalah kesehatan, kecelakaan, dan hal buruk lain yang mungkin terjadi. Dengan memberikan asuransi kepada diri Anda, masa depan keluarga Anda pun ikut terjamin.

  • Dana Darurat yang Minim

Di usia 20-an, Anda biasanya mulai mengumpulkan dana darurat yang besarnya sekitar 3 hingga 6 kali lipat tentu tidak akan cukup untuk menutup semua kebutuhan di saat usia Anda sudah memasuki paruh baya. Banyak orang yang tidak memperhitungkan peningkatkan pengeluaran, meski pendapatan juga meningkat. Jika ada keadaan darurat yang terjadi, kehidupan finansial Anda tidak akan dapat bertahan dalam waktu lama. Salah satu aspek darurat yang tidak banyak diperhitungkan adalah masalah kesehatan yang semakin menurun seiring dengan meningkatkan usia.

  • Melunasi Cicilan Rumah dengan Hutang

Karena ingin terbebas dari cicilan rumah saat pensiun, banyak orang memilih untuk melunasi cicilan rumah atau bangunan lainnya sebelum masa pensiun tiba. Keputusan ini sebenarnya tepat jika uang yang didapatkan untuk melunasi rumah bukanlah hasil hutang. Hal ini sama saja dengan memperpanjang masa hutang Anda.

Ketika pensiun nanti, tidak ada dana lain selain tabungan atau dana pensiun yang bisa digunakan untuk membayar hutang. Belum lagi jika Anda mengambil hutang di lembaga yang salah, Anda justru akan terjebak membayar hutang dengan bunga tinggi.

  • Tidak Membuat atau Merubah Wasiat

Ketika menjelang usia 50 atau sebelum itu, membuat surat wasiat sangat penting, terlebih menyangkut masalah finansial. Jika Anda memiliki banyak aset, Anda harus memastikan aset-aset Anda terbagi secara adil saat Anda meninggal nanti. Apabila Anda sudah membuat surat wasiat, Anda selalu bisa merubahnya kapan saja.

Kematian bisa datang secara tiba-tiba, dan meninggal tanpa membuat surat wasiat sama saja memasukkan keluarga dalam kekacauan. Rebutan wasiat dan pertengkaran keluarga adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari.

  • Menurunkan Kinerja di Kantor

Memasuki usia 40 tahun, Anda akan mengalami banyak hal emosional. Anda mulai memikirkan pensiun dan bagaimana menghadapi masa tua. Namun jangan jadikan usia sebagai alasan untuk Anda menurunkan kinerja dan tidak bersemangat lagi. Tidak peduli berapa usia Anda, Anda harus tetap memberikan yang terbaik dalam bekerja. Saat-saat mendekati pensiun adalah masa dimana Anda harus lebih giat bekerja untuk mengumpulkan dana pensiun.

Bermalas-malasan dalam bekerja tidak menunjukkan etos kerja yang baik bagi para junior. Anda hanya akan meninggalkan kesan buruk ketika Anda pensiun dan orang-orang dapat lebih mudah melupakan semua keberhasilan Anda.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang kesalahan finansial yang dialami orang berumur setengah baya, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Pengertian Zakat Tabungan dan Perhitungannya
Redenominasi Rupiah, Bagaimana Seharusnya Masyarakat Menyikapinya?
Apa itu Literasi Keuangan?
10 Kesalahan Mengatur Keuangan Pribadi yang Harus Dihindari
6 Jenis Biaya yang Semestinya Bisa Dihindari
Aturan Finansial Pribadi yang Tidak Boleh Dilanggar
Cara Menabung untuk Liburan Akhir Tahun
Menetapkan Tujuan agar Sukses Finansial
4 Langkah Sederhana Membuat Anggaran Keuangan Keluarga
Dasar-dasar Pengelolaan Finansial Pribadi


Bagikan Ke Teman Anda