Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

5 Pilar Utama Sukses Mengatur Keuangan Pribadi, Pasti Bebas Utang!

Kalau bicara soal keuangan pribadi, hampir semua orang punya keinginan yang sama. Ya, terbebas dari utang, punya uang banyak, dan kenyamanan di masa pensiun yang sudah terjamin. Tapi harus diakui bahwa impian ini tidak bisa dicapai dengan gampang. Harus berani pedih dahulu. Butuh usaha dan komitmen yang kuat untuk bisa mencapainya.

Memang benar, mengatur keuangan pribadi bisa bikin stres. Kebutuhan hidup terasa seperti tidak pernah ada habisnya. Pendapatan besar juga kerap diikuti dengan pengeluaran besar. Akhirnya setiap akhir bulan, uang selalu habis entah kemana. Itu sebenarnya tidak perlu terjadi bila kita paham betul yang namanya pilar dalam mengatur keuangan pribadi. Apa saja itu?

1. Pendapatan

Banyak yang beranggapan bahwa orang yang gajinya tinggi pasti tabungannya banyak. Nyatanya, tidak selalu seperti itu. Tidak sedikit di saat pensiun orang tidak punya apa-apa, padahal di masa mudanya dia punya pekerjaan yang dianggap sangat baik. Mengatur pendapatan di saat kita masih aktif bekerja sangat penting.

Ada banyak cara untuk menghasilkan uang setiap bulannya. Apakah itu berkarir secara profesional seperti dokter, pengacara, arsitek, dan lain-lain. Bisa juga bekerja di perusahaan besar atau membuka bisnis sendiri.

Memiliki pendapatan yang besar memang menjadi kunci agar kita lebih fleksibel untuk menabung dan berinvestasi. Kita bisa berusaha dan mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana mengaturnya agar tidak terhambur percuma.

2. Pengeluaran

Ingatlah bahwa untuk bisa memiliki keuangan pribadi yang baik tidak selalu bergantung pada kecil atau besarnya gaji. Kemampuan untuk mengontrol pengeluaran adalah faktor penting lainnya yang harus diperhatikan. Meski begitu, bukan berarti kita harus hidup super sederhana demi menabung. Jika mungkin, jalani hidup dengan nyaman tapi tetap bisa menabung sesuai dengan gaji masing-masing.

Saat muda, banyak yang tergoda untuk membeli pakaian, gadget, dan kendaraan terbaik. Bila penghasilan kita sanggup memenuhi semuanya, ini tak jadi masalah. Tapi yang paling penting adalah menyesuaikan dengan kemampuan. Kalau tidak, kemungkinan besar kita tidak akan menikmati kenyamanan itu di masa pensiun.

Banyak orang yang masa pensiunnya nyaman justru di masa mudanya punya penghasilan yang biasa-biasa saja. Sebaliknya, orang yang gajinya luar biasa besar bisa tidak punya apa-apa di masa pensiun. Yang terpenting adalah untuk mengatur keuangan secara perlahan tapi konsisten. Dengan begitu, mereka bisa tetap mempertahankan gaya hidup hingga pensiun.

3. Menabung

Kalau kita sudah bisa mengatasi pendapatan dan pengeluaran dengan baik, selamat! Langkah selanjutnya adalah menabung. Menabung dengan jumlah yang kita mampu setiap bulannya memang baik. Tapi akan lebih baik lagi kalau kita menabung secara terencana. Berapa yang harus ditabung setiap bulan untuk mencapai impian kita?

Dengan memiliki tujuan dan rencana yang pasti, kita bisa lebih berkomitmen dengan baik. Tapi tanpa punya tujuan pasti, sering kali kita jadi lebih santai. Akhirnya, uang yang seharusnya bisa ditabung malah dipakai untuk membeli hal yang kurang penting. Jadi rencana yang jelas sangat penting untuk membantu tetap disiplin dalam menabung.

4. Utang

Kenapa utang juga termasuk pilar penting dalam mengatur keuangan pribadi? Karena berhutang pun harus diatur. Dalam memenuhi berbagai kebutuhan, tak jarang kita harus berhutang. Jangan kuatir karena ini sangat wajar. Hampir semua orang punya utang. Tapi berhutang harus direncanakan dengan baik sesuai kemampuan dan tidak sembarangan mengajukan utang untuk kebutuhan yang tidak penting.

Berhutang untuk membeli rumah menjadi kebutuhan utama bagi banyak orang. Pilihlah jenis pinjaman yang baik dan sesuaikan lokasi, luas, dan harga rumah sesuai kemampuan. Jangan pernah memaksa membeli yang jauh di luar kemampuan kita. Ini juga berlaku untuk berbagai barang lainnya.

Satu cara untuk mengukur sehat atau tidaknya utang kita adalah dengan menghitung rasio utang terhadap pendapatan. Caranya adalah membagi utang yang harus dibayar setiap bulan dengan pendapatan bulanan. Hasilnya diperlihatkan dalam jumlah persen. Rasio 20% ke bawah dianggap baik, sementara rasio 40% ke atas dianggap tinggi dan kurang baik.

Contoh:

    • Utang yang harus dibayar ole A per bulan adalah Rp 2 juta
    • Pendapatan bulanan A adalah Rp 10 juta

Maka rasio utang terhadap pendapatan sama dengan 2 juta : 10 juta, hasilnya 0.2 atau 20%.

Jadi bisa dipastikan kalau rasio utang ke pendapatan A rendah dan baik. Kalau rasio kita tinggi, tak perlu kuatir. Setiap bulan kita bisa memperbaikinya dengan cara membuat perencanaan yang lebih baik.

5. Investasi

Menabung adalah keharusan untuk mendapatkan keuangan yang baik. Jika sudah bisa menabung, hal lain yang harus dilakukan adalah berinvestasi. Bentuknya bisa sangat beragam. Salah satunya adalah memiliki tabungan lain yang terpisah. Usahakan untuk tidak menyentuh tabungan tambahan ini. Meski hanya sedikit-sedikit, jika konsisten maka hasilnya akan mengejutkan!

Investasi bisa berupa membuka rekening deposito, investasi emas, membeli saham, dan lain-lain. Setiap orang memiliki cara berinvestasi yang berbeda-beda. Sebaiknya pelajari dulu sebelum memilih investasi yang akan kita lakukan.

Asset juga bagian dari investasi. Hanya saja, jika bicara soal aset kebanyakan orang langsung mengacu pada rumah atau properti jenis lainnya. Investasi properti memang dianggap sebagai yang paling aman karena nilainya cenderung naik. Tapi aset juga bisa berupa saham, emas, koleksi barang berharga yang langka, dan lain-lain.

Walaupun tampak cukup rumit, tapi bukan berarti tidak mungkin. Lakukan pilar-pilar di atas secara perlahan tapi pasti dan konsisten untuk mendapatkan keuangan pribadi yang bebas utang!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 5 pilar utama sukses mengatur keuangan pribadi, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Bagaimana Cara Hidup Hemat Berumah Tangga?
12 Cara Menghentikan Pengeluaran Uang dalam Jumlah Banyak
Tip Berlibur Keluarga dengan Harga Hemat
Besar Pasak daripada Tiang, Berikut Ini Tanda-tandanya
Mau Bebas Finansial? 6 Tip Keuangan Ini Membuat Kamu Bebas Finansial
Cara Membuat Budget Anggaran Keluarga
Mengatur Keuangan Pribadi dengan Model 70/10/10/10
Cara Membuat Anggaran Sederhana
Tips Keuangan Di Tahun 2021
Nasehat Keuangan untuk Orang yang Belum Mandiri


Bagikan Ke Teman Anda