Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

7 Keuntungan Tak Terduga Saat Menerapkan Gaya Hidup di Bawah Kemampuan Sebenarnya

Bagi sebagian orang, hidup adalah bagaimana mereka dilihat orang. Anggapan itu menyebabkan banyak orang yang beramai-ramai ingin terlihat wah di mata orang dengan cara terlihat kaya. Memakai barang-barang mewah, gaya hidup yang tinggi, hingga menghambur-hamburkan uang untuk hal yang tidak penting. Padahal, tindakan macam ini justru akan mengancam finansial seseorang di masa depan.

Alangkah baiknya jika orang menyimpan kekayaannya sendiri dan tampil sederhana apa ada adanya. Orang-orang seperti ini akan memilih gaya hidup di bawah kemampuan mereka sebenarnya. Banyak keuntungan yang didapatkan dengan menerapkan gaya hidup di bawah kemampuan finansial yang sebenarnya, diantaranya:

1. Tabungan Bertambah Banyak

Saat seseorang memutuskan untuk mengadopsi gaya hidup di bawah kemampuan finansial sebenarnya, maka orang tersebut akan menggunakan uang seminimal dan seefisien mungkin. Uang yang ia dapatkan dari hasil kerja kerasnya tidak semuanya akan ia belanjakan. Ia akan memilih untuk membeli barang-barang yang benar-benar penting dalam hidupnya, dan tidak akan membeli barang-barang tidak berguna hanya karena ingin dilihat kaya oleh orang lain. Akibatnya, pendapatan yang ia dapatkan akan tersisa banyak, sehingga tabungannya akan bertambah banyak.

2. Mengurangi Stress

Ada kalanya hidup akan mengalami hal yang pahit, misalnya saat tiba-tiba seseorang dipecat dari pekerjaannya. Saat seseorang dipecat, umumnya ia akan merasa stress karena merasa jumlah pendapatannya akan berkurang drastis. Hal ini tidak akan terjadi pada seseorang yang bergaya hidup di bawah kemampuannya sebenarnya.

Dia yang memiliki gaya hidup di bawah kemampuan sebenarnya akan memiliki total pengeluaran yang jauh di bawah pendapatan yang ia terima. Saat ia kehilangan pekerjaannya sehingga pendapatannya berkurang, maka ia akan merasa tenang-tenang saja karena pengeluarannya yang sedikit tidak akan banyak berpengaruh pada jumlah pendapatannya yang berkurang.

3. Masalah Besar akan Menjadi Masalah Kecil

Manusia pasti dihadapkan berbagai kebutuhan, mulai dari kebutuhan kecil sehari-hari hingga kebutuhan besar seperti renovasi rumah. Jika tabungan seseorang di bank sedikit, maka ia akan kewalahan dalam mengatasi kebutuhan besarnya. Akibatnya, hal tersebut akan menjadi masalah besar. Berbeda dengan seseorang yang memiliki gaya hidup di bawah kemampuan sebenarnya, ia akan memiliki tabungan yang banyak, sehingga kebutuhan besar dalam hidupnya akan dengan mudah dapat diatasi.

Misalnya saja, seseorang secara tidak terduga butuh untuk merenovasi rumahnya. Total biaya renovasinya adalah 50 juta. Sayangnya, ia hanya memiliki tabungan total sebesar 100 juta. Akan terasa sangat berat untuk mengeluarkan uang sebesar 50 juta untuk biaya renovasi rumah. Berbeda dengan jika orang tersebut memiliki tabungan senilai 500 juta. Tentu akan sangat ringan mengeluarkan uang sebesar 50 juta untuk biaya renovasi rumah.

4. Biaya Anak Menjadi Ringan

Anak adalah investasi masa depan. Semakin anak berpendidikan tinggi, maka semakin baik pula prospek pekerjaan Si Anak. Saat anak memiliki pekerjaan bagus dengan gaji yang menggiurkan, tentu kehidupan ekonomi keluarga juga akan ikut terangkat.

Mencetak anak yang berpendidikan tinggi tentu bukan dengan biaya yang ringan. Terlebih biaya kuliah dan kehidupan kuliah juga terbilang tinggi. Hal ini tentu sangat berat bagi orang tua yang menerapkan gaya hidup tinggi. Sebaliknya, bagi orang tua yang menerapkan gaya hidup di bawah kemampuan sebenarnya, biaya pendidikan anak akan menjadi ringan. Hal ini dikarenakan bahwa orang tua tersebut sudah memiliki tabungan yang banyak, yang dapat digunakan untuk membiayai pendidikan anaknya.

5. Bebas Utang

Orang yang mempunya prinsip hidup ingin dilihat orang, tentu menginginkan memiliki barang-barang mewah yang mengagumkan hanya untuk membuat orang lain terkesan. Usahanya itu tak jarang mengantarkannya pada lilitan utang. Entah itu cicilan mobil, cicilan rumah, ataupun utang personal kepada orang lain.

Hidup penuh utang tentu bukanlah hidup impian semua orang. Selain menganggu ketenangan hidup, tentu juga akan menjadi omongan banyak orang. Oleh karena itu, bebas utang adalah salah satu kondisi mewah dalam hidup. Dan kondisi mewah tersebut didapatkan oleh orang yang memiliki gaya hidup di bawah kemampuan mereka sebenarnya.

6. Liburan dengan Bebas

Bagi sebagian orang, liburan adalah salah satu hal yang wajib. Selain menghilangkan stress, liburan juga dapat menambah pengalaman dan kenangan. Namun sayangnya, liburan bisa menjadi sesuatu yang berat saat seseorang tidak memiliki uang. Saat uang pas-pasan, liburan ke tempat impian bisa berganti dengan liburan ke tempat yang sebenarnya tidak terlalu diimpikan, bahkan yang paling parah, liburan bisa terancam batal.

Namun orang yang mengadopsi gaya hidup di bawah kemampuan mereka sebenarnya tidak merisaukan hal tersebut. Mereka akan tetap bisa liburan ke tempat impian mereka tanpa perlu memikirkan biaya perjalanan serta akomodasi liburan. Biaya-biaya tersebut sudah dapat diatasi dengan tabungan mereka yang cukup banyak. Akibatnya, mereka akan bisa menikmati liburan dengan bebas.

7. Bisa Lebih Banyak Beramal

Salah satu kebahagiaan yang tidak disadari oleh kebanyakan orang adalah kebahagiaan membantu orang. Saat membantu orang, orang yang dibantu akan merasa bahagia. Rasa bahagia tersebut akan menular kepada orang yang membantu, karena memang rasa bahagia bisa menular.

Orang yang menerapkan gaya hidup di bawah kemampuan sebenarnya akan memiliki uang yang banyak untuk beramal. Ia tidak mengalokasikan uangnya untuk membeli barang-barang tidak jelas, namun ia lebih mengalokasikan untuk hal-hal yang pentin, seperti beramal. Selain mendatangkan kebahagiaan, beramal juga mendatangkan banyak pahala. Keuntungan terbesar dari sedekah adalah membuka kunci-kunci rezeki.

Itulah 7 keuntungan yang dapat diperoleh saat menerapkan gaya hidup di bawah kemampuan sebenarnya. Secara keseluruhan, keuntungan yang akan didapat adalah rasa tenang dan bahagia saat menjalani hidup. Gaya hidup di bawah kemampuan sebenarnya akan mendatangkan kesederhanaan, dan kesederhanaan akan mendatangkan banyak kebahagiaan.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 7 keuntungan tak terduga saat menerapkan gaya hidup di bawah kemampuan sebenarnya, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



6 Tips Mengubah Gaya Hidup agar Lebih Hemat
Keuntungan dan Cara Berinvestasi Pada Surat Utang Negara (SUN)
Keuntungan Company Trip bagi Karyawan
Apa itu Gaya Hidup “Creep” dan Bagaimana Menghindarinya
Inilah Keuntungan dan Kerugian dari Perdagangan Bebas
Apakah Investasi Emas Selalu Menguntungkan?
Asuransi Syariah, Apa Saja Keuntungannya?
Perubahan Gaya Hidup yang Menghemat Uang
Menjalani Hidup Sesuai Kemampuan Finansial Kita
Makan Makanan Sehat dengan Budget Rendah


Bagikan Ke Teman Anda