Mengapa Uang Kuliah Naik Terus?
Seperti halnya harga berbagai kebutuhan, biaya kuliah juga terus mengalami peningkatan. Kenapa uang sekolah & kuliah naik terus? Tentu ada sebabnya. Mulai dari pengaruh ekonomi makro hingga masalah internal atau yang khusus terjadi di sekolah tersebut.
Walaupun biaya pendidikan di negara kita terus meningkat, ternyata Indonesia bukanlah negara dengan biaya pendidikan termahal di dunia. Menurut International School Database, Indonesia (Jakarta) berada di urutan 27 dari 70 kota dengan biaya pendidikan termahal di dunia.
Di urutan pertama adalah New York, disusul oleh Beijing dan Shanghai di Cina serta San Fransisco dan Zurich. Sedangkan urutan terakhir adalah Cape Town, Afrika Selatan. Namun biaya pendidikan di Jakarta ternyata jauh lebih tinggi daripada Kuala Lumpur yang berada di urutan 66.
Biarpun uang sekolah dan kuliah terus meningkat, tetap ada cara untuk menyiasatinya. Selain itu, setiap sekolah dan kampus juga memiliki jenis dan biaya yang berbeda-beda. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.
Beberapa Penyebab Uang Kuliah Terus Naik
Ada beberapa alasan kenapa uang sekolah & kuliah naik terus. Alasan-alasan ini bisa beragam, berikut adalah tiga di antaranya.
1. Anggaran pendidikan yang rendah
Dalam APBN, anggaran untuk pendidikan hanya 20 persen. Besar anggaran ini harus dibagi antara satuan pendidikan rendah, menengah dan tinggi. Akhirnya tentu masih ada kekurangan pemasukan yang harus ditanggung oleh kampus. Nah, kekurangan itulah yang dibebankan kepada para mahasiswa.
2. Subsidi dari pemerintah berkurang
Sebelum tahun 2015, biaya kuliah di perguruan tinggi negeri ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Namun setelahnya, subsidi pendidikan lebih diarahkan kepada pendidikan dasar dan menengah. Itu sebabnya biaya yang harus ditanggung juga meningkat.
3. Biaya pendidikan meningkat
Biaya yang meningkat ini berhubungan dengan peningkatan harga bahan dan peralatan ajar, biaya gaji, inflasi yang tinggi, dll.
4. Lokasi Sekolah Atau Kampus
Perbedaan lokasi sekolah atau kampus juga menentukan tingkat biaya yang dikeluarkan. Termasuk jenis kepemilikan gedung sekolah dan kampus. Gedung yang masih menyewa tentu memerlukan biaya sewa yang biasanya meningkat setiap tahun. Hal ini akan berdampak kepada tingkat biaya yang dibebankan kepada siswa dan mahasiswa.
Cara Menyiasati Biaya Sekolah dan Kuliah yang Naik Terus
Walaupun biaya kuliah serta beban pendidikan lainnya meningkat dari tahun ke tahun, selalu ada cara untuk mengatasinya. Simak tiga di antaranya di bawah ini.
1. Menabung
Cara ini bisa dikatakan klasik, tetapi hampir selalu berhasil. Agar berhasil menabung untuk biaya kuliah, cobalah tip-tip berikut ini:
Mulailah menabung sejak satu atau dua tahun sebelum masuk kuliah atau sekolah. Tentunya harus diketahui dulu berapa kira-kira biaya kuliah atau sekolah di kampus idaman.
Bagi orang tua yang akan memasukkan anaknya ke pendidikan dasar, kegiatan menabung sebaiknya dilakukan sejak anak lahir. Dengan cara ini jangka waktu akan lebih panjang dan beban tabungan akan lebih ringan.
Menabunglah di awal menerima uang saku atau gaji. Bukan menabung sisa-sisa uang saku. Menabung di awal lebih terjamin karena uang saku atau gaji masih utuh. Sisanya yang harus dihemat dan digunakan secermat mungkin.
Mayoritas perencana keuangan menyarankan untuk menggunakan 10% dari gaji untuk tabungan atau investasi. Maksimal 30% untuk cicilan dan iuran wajib, sedangkan sisanya barulah digunakan untuk konsumsi.
Buat celengan atau akun khusus untuk tabungan kuliah atau sekolah. Jangan ganggu gugat akun tersebut. Orang tua dapat membuka tabungan rencana atas nama anak untuk menyimpan dana pendidikan ini.
2. Mencari pekerjaan sampingan
Poin ini berlaku untuk mereka yang telah berada di bangku SMA sederajat atau bangku perkuliahan. Walaupun tidak tertutup kemungkinan siswa yang lebih muda juga melakukannya. Semua tergantung kepada kemampuan siswa, ketersediaan waktu dan pengaturan jadwal yang dilakukan.
Ada banyak sekali pekerjaan sampingan yang bisa dilakukan mahasiswa. Menjadi guru privat, penulis lepas, konten kreator, dll. Hasil bekerja bisa disisihkan untuk pembayaran uang kuliah. Namun jangan sampai terlalu lelah bekerja sampingan, hingga kuliah berantakan, ya.
Demikian juga untuk siswa yang duduk di sekolah menengah. Pekerjaan seperti membuat dan memasarkan hasil kerajinan tangan, menulis, atau membuat desain dapat dilakukan remaja. Sekali lagi pekerjaan sampingan jangan sampai membuat siswa kesulitan membagi waktu dan mengerjakan tugas-tugas sekolah.
3. Mengambil dual degree
Ini khusus untuk mereka yang kuliah. Seringkali mengambil perkuliahan dengan program dual degree dapat menghemat biaya hingga 50% dibandingkan mengambil program secara linier. Hal ini dapat berbeda pada setiap kampus.
4. Menghemat biaya yang tidak perlu
Jika bisa tinggal bersama orang tua kenapa harus ngekos? Jika bisa menyewa satu rumah bersama 5 orang teman kenapa harus menyewa satu kamar sendirian?
Jika bisa membawa bekal dari rumah, kenapa harus jajan setiap hari di kantin? Ada banyak lagi perbandingan yang bisa dilakukan untuk menghemat pengeluaran. Termasuk untuk membeli barang-barang yang tidak berhubungan dengan proses pendidikan.
5. Meminjam buku alih-alih membeli yang baru
pada satuan pendidikan dasar dan menengah, pemerintah menyuplai buku teks khusus yang dapat dipinjam siswa secara gratis. Untuk satuan pendidikan tinggi, perpustakaan kampus adalah cara lain untuk mendapatkan buku teks gratis.
Tidak perlu membeli buku teks jika bisa meminjam atau mengunduh gratis di situs resmi. Misalnya di situs www.dikti.kemendikbud.go.id. Ada juga berbagai situs resmi untuk mendownload buku gratis. Misalnya:
-
- openlibrary.org.
- manybooks.net.
- bookboon.com.
- getfreeebooks.com.
- ebookdirectory.com.
- ebooklobby.com.
- gutenberg.org.
- free-ebooks.net.
ingat, hanya gunakan situs resmi agar terhindar dari pasal plagiasi. Jangan pula memfoto copy buku teks, sebagian maupun seluruhnya agar tidak terkena pasal hak cipta.
6. Mencari beasiswa
Bagi mahasiswa dan siswa yang memiliki nilai semester bagus, bisa juga mengincar beasiswa. Ada banyak lembaga pemerintah dan swasta yang menyelenggarakan beasiswa. Uang beasiswa tentu dapat digunakan untuk membayar SPP kuliah dan kebutuhan pendidikan lainnya.
Tantangannya adalah bagaimana mempertahankan nilai agar tetap di atas KKM. Karena kebanyakan lembaga beasiswa akan mencabut donasi jika nilai siswa atau mahasiswa merosot. Mengurus beasiswa juga memerlukan ketelatenan dan kecermatan dalam mengumpulkan informasi. Dalam hal ini bidang kesiswaan di sekolah dan kampus dapat membantu.
Nah, terjawab sudah pertanyaan kenapa biaya sekolah & kuliah naik terus. Walaupun biaya pendidikan terus meningkat, tetaplah semangat belajar. Karena ada berbagai cara untuk menyiasatinya. Semoga bermanfaat.
Artikel Terkait
- Apa Itu Pembelajaran Adaptif Dan Apa Manfaatnya?
- Mengenal Tiga Peneliti Penerima Hadiah Nobel Ekonomi 2021, Tentang Apa Sih Isinya?
- Apa Itu Kohlberg Theory? Kajian Lengkap dari Latar Belakang, Tahapan Hingga Kriteria Perkembangan Moral
- Memahami Apa Itu Kegiatan Konsumsi, Ciri dan Manfaatnya
Demikianlah artikel tentang alasan mengapa uang kuliah naitk terus, semoga bermanfaat bagi Anda semua.