Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Literasi Keuangan dan Seberapa Penting Dijalankan?

Terhimpit masalah finansial mendorong seseorang melakukan berbagai cara untuk melipat-gandakan uang. Beberapa kasus yang sering terjadi diantaranya mengajukan pinjaman koperasi, mendaftar anggota multi level marketing (MLM), bahkan tidak sedikit yang tergiur dengan pinjaman online. Terlebih saat ini teknologi semakin canggih dengan segala kemudahan yang ditawarkan.

Sebaiknya lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan finansial. Pasalnya, banyak penipuan berkedong penawaran investasi atau semacamnya. Masyarakat dari berbagai golongan tidak luput menjadi korban. Hal ini dapat disebabkan oleh minimnya pemahaman akan literasi keuangan.

Literasi keuangan menjadi salah satu kunci sukses seseorang dalam mengelola keuanganya dengan baik. Termasuk dalam mengambil keputusan berkaitan dengan keuangan. Lantas apa itu literasi keuangan?

Pengertian Literasi keuangan

Literasi keuangan adalah kemampuan untuk memahami penggunaan keuangan secara efektif, termasuk manajemen uang pribadi, penganggaran, dan investasi. Kurangnya pemahaman tentang hal ini disebut dengan buta finansial.

The Federal Financial Literacy and Education Commission, komisi yang didirikan pada tahun 2003 mengidentifikasi lima prinsip dasar literasi finansial antara lain:

  • Jumlah penghasilan yang didapat, termasuk gaji, tunjangan, dan potongan pajak.
  • Menabung dan berinvestasi, baik membuat dana darurat atau tabungan untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
  • Melindungi uang dengan membeli asuransi dan mengetahui cara meghindari penipuan.
  • Cara membelanjakan uang dengan bijak.
  • Meminjam uang dengan tingkat bunga serendah mungkin, dan menjaga kredit tetap kuat dengan tanggung jawab pembayaran teratur.

Pentingnya Literasi Keuangan

Individu yang melek finansial dapat mengelola uang dengan percaya diri, dengan kata lain dapat mengalokasikan pendapatan secara efektif dan membatasi utang. Akan tetapi, masih banyak yang belum menyadari pentingnya mengelola penghasilan. Berikut pengaruh positif literasi keuangan:

  1. Memahami Cara Penganggaran

Untuk membayar tagihan, menabung, atau menyelesaikan utang, pertama-tama harus memahami jumlah pendapatan yang diterima dan mendistribusikan secara efektif. Membuat anggaran adalah langkah pertama menuju pemahaman yang benar tentang pengelolaan uang.

Setelah memiliki anggaran, langkah selanjutnya adalah terus melacak pengeluaran dan meninjau kembali rencana pengeluaran secara teratur. Banyak metode penganggaran yang dapat diikuti oleh seseorang yang paham literasi keuangan. Dan pilihan terbaik adalah yang paling sesuai dengan kondisi saat ini.

  1. Memahami Cara Mengelola Uang

Individu yang melek finansial menyadari pentingnya mencari suku bunga terendah ketika membandingkan persyaratan pinjaman. Selain itu juga mengerti bahwa melunasi saldo kartu kredit setiap bulan merupakan pilihan terbaik untuk mencegah biaya bunga dan penggunaan yang tinggi, dimana hal ini mempengaruhi skor kredit.

Apabila terlanjur memiliki utang, literasi keuangan dapat membantu memilih metode terbaik untuk keluar dari lilitan utang. Ketrampilan ini memberikan jalan keluar baik dari diri sendiri maupun dengan bantuan produk keuangan seperti pinjaman konsolidasi utang, atau transfer saldo kartu kredit.

  1. Memahami Cara Kerja Dana Darurat

Salah satu cara penting untuk mencegah utang menumpuk adalah dengan membuat dana darurat. Rekening tabungan khusus yang digunakan ketika timbul biaya tidak terduga.

Individu melek finansial pasti tahu berapa banyak uang yang harus disisihkan. Idealnya untuk pengeluaran selama enam bulan, dan mengisinya kembali jika diperlukan.

  1. Merencanakan Pensiun dengan Baik

Selain mengembangkan rekening dana darurat, bersamaan dengan itu menabung untuk masa pensiun harus menjadi tujuan jangka panjang. Ketika sudah melek finansial, menghitung jumlah yang harus ditabung dan memilih jenis akun untuk membantu mencapai tabungan menjadi sangat mudah.

Cara Membangun Literasi Keuangan

Mulai kelola keuangan dengan memanfaatkan fasilitas gratis dari bank, credit union, atau kartu kredit dari penerbit rekening uang digunakan saat ini. Pengguna dapat menggunakan aplikasi atau website yang disediakan oleh pihak bank untuk melacak pengeluaran. Beberapa bank juga menawarkan program pelacakan skor kredit secara gratis.

Alternatif lainnya menggunakan aplikasi penganggaran pihak ketiga untuk melacak pengeluaran dan tujuan keuangan. Seperti lembar kerja penganggaran seperti yang disediakan oleh Biro Perlindungan Keuangan Konsumen (CFPB). CFPB menawarkan banyak fasilitas, salah satunya panduan tentang membuat keputusan keuangan seperti membeli properti.

Sumber daya lokal seperti lembaga perlindungan konsumen memberikan dukungan bagi konsumen dan memberikan pendidikan tentang finansial. Agen konseling kredit mempekerjakan konselor bersertifikat dalam teknik pengangguran dan pengurangan utang juga menjadi pilihan yang tepat.

Jika memiliki rencana untuk bekerjasama dengan penasehat finansial bersertifikat, perlu diketahui bahwa mereka memiliki keahlian yang mendalam dalam penetapan tujuan keuangan secara kompleks. Umumnya layanan mencakup panduan perencanaan pajak, menabung untuk pendidikan, investasi untuk pensiun, dan membayar utang.

Saat ini sudah banyak perencana keuangan bersertifikat yang tersebar di beberapa daerah. Apabila tidak menemukan perencana keuangan di wilayah terdekat, dapat menggunakan layanan dari luar kota yang dapat diakses melalui internet.

Literasi Keuangan Selama Pandemi Covid-19

Hampir setiap individu mengalami masalah finansial selama musibah pandemi Covid-19 menyerang seluruh dunia. Baik pemilik perusahaan, karyawan, buruh pabrik, dan pekerja lainnya mendapatkan penghasilan yang tidak stabil. Oleh karena itu, pada kondisi ini harus lebih bijak dalam menganggarkan, menyimpan, dan melindungi tabungan.

Belanjakan uang dengan sehat, pastinkan pengeluaran hanya dilakukan untuk hal-hal yang paling penting. Di situasi seperti ini, sebaiknya pahami utang baik dan utang buruk. Secara berkala perhatikan keseluruhan portofolio baik pendapatan, tabungan, dan investasi. Melek finansial sangat dibutuhkan saat krisis global seperti saat ini.

Menangani keuangan dengan cara benar harus menjadi prioritas. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu cara sukses dalam mengelola keuangan adalah dengan membuat anggaran. Namun, dimasa pandemi ini mengatur perencanaan keungan bukan perkara yang mudah.  Terlebih pendapatan menurun drastis dari biasanya.

Meskipun demikian, menabung tetap harus dikembangkan untuk menghindari krisis yang lebih parah. Sebelum membuat anggaran, perlu dialakukan analisis karena terjadi perubahan kebiasaan pengeluaran. Hal ini juga dilakukan untuk menjaga agar kehidupan seseorang tidak dikontrol oleh uang.

 Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu literasi keuangan dan seberapa penting dijalankan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu Literasi Keuangan?
Pentingnya Literasi Keuangan Dan Cara Meningkatkannya
Cara Menghindari Gali Lubang Tutup Lubang
Cara Mengantisipasi dan Mencegah Pembobolan Kartu Kredit
Bagaimana Modus Penipuan Nasabah Bank
Tip-Tip Tetap Bertahan Menghadapi PHK
Tips Membuat Meeting Zoom Aman
Berbagai Fakta Tentang Uang
Mengapa Beberapa Bisnis Lebih Berhasil Dibandingkan Yang Lain?
Dikenal Sebagai Cara Melunasi Utang, Apa itu Debt Snowball?


Bagikan Ke Teman Anda