Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu Manajemen Keuangan?

Manajemen keuangan adalah semua proses dalam mengatur keuangan. Proses tersebut termasuk perencanaan, organisasi, dan mengarahkan serta mengontrol aktivitas finansial sebuah perusahaan, misalnya seperti pengadaan dan utilitas. Artinya manajemen keuangan adalah menerapkan prinsip manajemen umum untuk sumber daya keuangan perusahaan.

Selain diterapkan pada perusahaan, manajemen keuangan juga bisa diterapkan pada pribadi atau individu. Tetapi dalam tulisan kali ini, kita akan fokus membahas menajemen keuangan dalam perusahaan.

Apa Saja Elemen dalam Manajemen Keuangan?

Manajemen keuangan bukan sesuatu yang tunggal. Tetapi ada beberapa elemen yang termasuk ke dalam keuangan, yaitu:

  1. Keputusan untuk berinvestasi, termasuk investasi dalam aset tetap atau yang biasa disebut sebagai pengaturan modal perusahaan. Investasi terhadap aset terkini atau aset lancar juga merupakan bagian dari keputusan berinvestasi, biasa disebut keputusan modal kerja.
  2. Keputusan keuangan, biasanya ini ditujukan bagi pengumpulan dana dari berbagai sumber tergantung dari tipe sumbernya, periode pembiayaannya, biaya pembiayaan dan hasilnya.
  3. Keputusan dividen, laba bersih harus dibagikan kepada para pemegang saham yang berhak. Laba bersih perusahaan pada umumnya terbagi menjadi 2 jenis yaitu dividen untuk pemegang saham dan laba yang ditahan (misalnya untuk tujuan ekspansi bisnis atau diversifikasi perusahaan).

Apa Tujuan Manajemen Keuangan?

Dalam setiap bisnis, apa pun bentuknya dan seberapa pun skala bisnisnya, manajemen keuangan adalah salah satu aspek yang paling penting. Untuk bisa memula sebuah bisnis yang sukses, kamu harus punya pengetahuan yang baik akan manajemen finansial. Jika tidak, bisnis yang sudah direncanakan sebaik apa pun itu, bisa hancur berantakan.

Berikut ini adalah beberapa tujuan diperlukannya manajemen keuangan:

  • Agar bisa mempertahankan pasokan dana yang cukup untuk perusahaan.
  • Memastikan pemegang saham perusahaan bisa mendapat return atau hasil yang baik atas apa yang sudah mereka investasikan dan percayakan pada perusahaan. Hal ini tergantung dari seberapa besar pemasukan perusahaan, harga saham di pasaran, dan ekspektasi para pemegang saham akan perusahaan.
  • Memanfaatkan dana yang dimiliki perusahaan secara optimal tapi tetap efisien. Intinya, memaksimalkan apa yang ada, tapi diusahakan dengan dana seminimal mungkin.
  • Menciptakan peluang investasi yang aman dan nyata. Untuk itu harus ada komposisi yang seimbang dan terjaga antara hutang dan modal.
  • Memastikan agar perusahaan berinvestasi dengan aman. Artinya perusahaan juga harus memilih rekan atau vendor yang berkualitas, agar bisa dipastikan perusahaan bisa memproduksi barang atau jasa yang baik. Dengan begitu, keuntungan yang diharapkan bisa dicapai.

Fungsi Manajemen Keuangan

Diterapkanya manajemen keuangan jelas ada fungsinya. Berikut beberapa fungsi manajemen keuangan untuk sebuah perusahaan:

  1. Mengestimasi Kebutuhan Modal

Seorang manajer keuangan harus membuat perkiraan akan kebutuhan modal perusahaan. Jumlahnya akan tergantung dari biaya dan keuntungan yang diharapkan, serta program perusahaan dan kebijakan yang berlaku saat ini dan di masa depan. Estimasi modal harus dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.

  1. Menentukan Komposisi Modal

Setelah estimasi kebutuhan modal dibuat, tugas selanjutnya adalah membuat struktur modal. Ini akan melibatkan analisis ekuitas hutang, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Komposisi ini akan tergantung dari jumlah hutang dan modal perusahaan.

  1. Memilih Sumber Dana

Perusahaan bisa menambah dana untuk modal dengan berbagai cara. Di antaranya adalah menerbitkan saham perusahaan dan surat hutang. Selain itu, perusahaan juga bisa mengajukan hutang ke pihak bank atau lembaga keuangan lainnya. Bisa juga melalui deposit publik yang disimpan dalam bentuk obligasi. Setiap perusahaan memiliki pilihan yang berbeda untuk menambah sumber dana, tergantung dari jenis perusahaan dan kondisi finansial masing-masing.

  1. Investasi Dana

Perusahaan juga biasanya akan mengalokasikan dana ke bisnis yang menguntungkan. Karena itu, manajer keuangan harus memutuskan ke mana perusahaan mengalokasikan dana. Tentu saja diharapkan investasi perusahaan membuahkan keuntungan bagi perusahaan.

  1. Pembagian Keuntungan

Keuntungan yang didapat perusahaan harus dibagi oleh manajer keuangan. Pembagiannya pada umumnya terbagi menjadi dua. Yang pertama adalah dividen atau bagi hasil untuk para pemegang saham. Yang kedua adalah laba ditahan yang bisa digunakan untuk inovasi atau pengembangan perusahaan.

  1. Manajemen Kas

Ini sangat penting untuk menjalankan perusahaan. Manajer keuangan bertugas mengatur manajemen kas. Uang tunai harus tetap ada untuk membayar kebutuhan sehari-hari seperti utilitas, pembelian bahan baku, dan memelihara persediaan. Selain itu, ada kebutuhan yang sifatnya bulanan seperti membayar gaji pegawai, tagihan listrik, air, internet, telepon, membayar hutang perusahaan, dan lain sebagainya.

  1. Mengontrol Keuangan

Manajer keuangan tak hanya mengatur keuangan dan membagi-baginya agar semua elemen perusahaan bisa berjalan dengan lancar. Tapi manajer keuangan juga harus mengontrol keuangan perusahaan. Ini bisa dilakukan dengan berbagai macam teknik. Misalnya saja analisa rasio, kontrol biaya dan keuntungan, atau metode lainnya.

Kenapa Manajemen Keuangan Sangat Penting?

Manajemen keuangan sangat penting dalam sebuah usaha karena pengaturan keuangan perusahaan yang baik bisa membantu beberapa hal di bawah ini:

  • Membantu perusahaan dalam perencanaan program ke depan, karena apa pun aktivitas perusahaan akan sangat bergantung dari kondisi keuangannya
  • Membantu asistensi perusahaan dalam akuisisi saham atau modal
  • Membantu perusahaan untuk mengalokasikan dana dengan efektif
  • Membantu perusahaan dalam membuat keputusan keuangan yang sangat penting
  • Meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan
  • Menciptakan kondisi ekonomi yang lebih stabil
  • Mendukung karyawan perusahaan untuk menabung, yang sedikit banyak juga membantu mereka dalam mengatur keuangan pribadinya, dengan begitu diharapkan akan tercipta lingkungan yang kondisi keuangannya sehat.

Manajemen keuangan sangat penting fungsinya dalam perusahaan. Mempelajari bidang ini pasti akan sangat berguna, karena ilmunya akan terpakai kapan pun dan di mana pun. Bahkan bisa diaplikasikan dalam keuangan pribadi.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu manajemen keuangan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Mengapa Financial Management (Manajemen Keuangan) Harus Diajarkan di Sekolah
Pengusaha vs Karyawan, Mana Yang Lebih Menjanjikan Masa Depan?
Contoh Depresiasi dan Rumus Perhitungannya
Contoh Nyata Penawaran Inelastis Sempurna
Contoh Surat Undangan Setengah Resmi
Contoh Laporan Keuangan untuk Semua Usaha, Kafe, Restoran dan Lainnya
Contoh Tugas Bank Umum yang Perlu Diketahui
Contoh Keunggulan Koperasi yang Tidak Dimiliki Badan Usaha Lainnya
Rumus Menghitung BEP (Break Even Point)
Apa itu Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI)?


Bagikan Ke Teman Anda