Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu Return on Assets?

Dalam mengelola sebuah perusahaan, ada banyak istilah yang pasti kerap terdengar, salah satunya adalah Return on Assets. Return on Assets yang biasa disingkat ROA bisa menjadi indikator apakah sebuah perusahaan itu menguntungkan atau tidak, dilihat dari jumlah keseluruhan asetnya. Dengan mengetahui ROA, bisa didapatkan gambaran akan seberapa efisien manajemen sebuah perusahaan. Terutama dalam menggunakan asetnya untuk mendapatkan penghasilan.

Info mengenai ROA akan sangat bermanfaat baik bagi manajer perusahaan, pemegang saham, maupun analis. Dengan mengetahui ROA, pihak yang berkepentingan bisa membuat rencana ke depan yang berkaitan dengan manajemen perusahaan. Nilai ROA ditunjukkan dalam bentuk persentase. Semakin tinggi nilai ROA, artinya semakin baik bagi perusahaan.

Memahami Apa Itu Return on Assets

Menjalankan sebuah bisnis tidaklah mudah. Bisnis yang bisa bertahan lama adalah yang bisa mengatur efisiensi dalam pengelolaannya. Bisa menghasilkan banyak dari sumber yang atau modal yang sedikit adalah cara yang paling menguntungkan.

Dalam menghitung operasional perusahaan, cara yang tepat adalah membandingkan laba dengan pendapatan. Namun membandingkan keuntungan dengan sumber daya untuk menghasilkan produk merupakan metode lain. Cara yang belakangan ini dianggap lebih tepat untuk mengetahui efisiensi sebuah perusahaan. ROA adalah cara yang paling simpel untuk mengetahui hal ini.

Sederhananya, ROA didapat dengan cara membagi laba bersih perusahaan dengan total keseluruhan aset perusahaan. Rumusnya adalah sebagai berikut:

Return on Assets = laba bersih perusahaan : total aset perusahaan

Return on Assets yang Baik

Seperti disebutkan sebelumnya, semakin tinggi persentase ROA semakin baik. Persentase ROA yang tinggi mengindikasikan bahwa aset perusahaan digunakan secara efisien. Hal ini bisa disimpulkan juga bahwa manajemen perusahaan sudah cukup baik. Namun bukan berarti tidak ada yang harus diubah sama sekali dari perusahaan.

Contohnya, perusahaan D dan E sama-sama menjual donat namun dengan konsep yang berbeda. Donat D hanya menggunakan konsep sederhana dan menghabiskan modal sebesar Rp 5 juta. Sementara Donat E menggunakan tema yang lebih kompleks dan menghabiskan modal Rp 50 juta. Dalam periode yang sama, Donat D menghasilkan Rp 500 ribu sementara Donat E menghasilkan Rp 4 juta.

Nilai ROA kedua perusahaan ini adalah:

ROA Donat D = Rp 500 ribu : Rp 5 juta = 10%

ROA Donat E = Rp 4 juta : Rp 50 juta = 8%.

Persentase ROA Donat D lebih besar dibandingkan dengan Donat E. Apa artinya? Donat E memang lebih menghasilkan karena pemasukannya lebih besar. Tetapi Donat D dinilai lebih efisien.

Pentingnya Mengetahui Return on Assets

Pada dasarnya, mengetahui persentase ROA akan memberi kita informasi seberapa besar pendapatan yang dihasilkan dari modal yang telah diinvestasikan. Nilai ROA untuk perusahaan publik bisa sangat bervariasi. Tingkatnya pun berbeda-beda, tergantung dari jenis industrinya. Berdasarkan hal ini, maka dalam membandingkan ROA sebaiknya menggunakan persentase ROA perusahaan yang serupa atau hasil ROA sebelumnya.

Apakah penting mengetahui ROA? Persentase ROA dapat memberi gambaran bagi para pemegang saham tentang seberapa efektif manajemen perusahaan dalam mengubah modal yang diinvestasikan menjadi laba bersih. Persentase ROA yang tinggi artinya perusahaan lmampu menghasilkan uang lebih banyak dengan modal yang lebih sedikit.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah total aset juga merupakan jumlah total kewajiban dengan ekuitas pemegang saham. Kedua hal ini digunakan untuk membiayai operasional perusahaan.

Dengan kata lain, aset perusahaan didanai oleh hutang dan ekuitas. Karena alasan ini, beberapa analis dan pemegang saham tidak menggunakan biaya perolehan aset dalam menghitung ROA. Dalam rumus penghitungan ROA, justru beban bunga ditambahkan kembali.

Menggunakan Return on Assets dalam Membandingkan Perusahaan

Persentase ROA akan paling berguna untuk membandingkan beberapa perusahaan dalam satu industri yang sama. Sebaiknya tidak membandingkan perusahaan dari industri yang berbeda karena aset yang digunakan pun bisa sangat berbeda. Persentasenya juga biasanya berbeda.

Contohnya, persentase ROA pada perusahaan berbasis servis seperti bank biasanya lebih tinggi jika dibandingkan dengan perusahaan bermodal besar seperti perusahaan konstruksi.

Apa Arti ROA untuk Pemegang Saham?

Menghitung persentase ROA perusahaan dapat membantu membandingkan profitabilitas beberappa perusahaan dalam periode tertentu. Perusahaan yang dibandingkan harus berada di industri yang serupa dengan ukuran bisnis yang serupa pula. Mengetahui ROA perusahaan bisa sangat membantu pemegang saham dalam memutuskan investasi ke depan.

Selain membandingkan angka-angka, para pemegang saham juga harus mempertimbangkan berbagai hal lainnya. Misalnya jenis aset dan modal yang digunakan dalam industri tertentu. Produktivitas perusahaan juga bisa diukur dari persentase ROA.

Apa Arti ROA bagi Perusahaan?

Di bawah ini adalah beberapa alasan paling mendasar mengapa perusahaan menghitung persentase ROA:

  1. Menentukan Profitabilitas dan Efisiensi

ROA dapat memberi gambaran jumlah penghasilan yang didapat dari modal yang dikeluarkan. Perusahaan akan tahu apakah bisnisnya menguntungkan atau tidak. Apakah penggunaan aset perusahaan efisien atau tidak.

  1. Membandingkan Kinerja Perusahaan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, membandingkan persentase ROA perusahaan harus dilakukan dalam industri yang serupa. Dengan membandingkan persentase ROA dengan perusahaan lain di industri yang sama, perusahaan bisa menilai apakah kinerja mereka sudah efisien atau belum. Apa yang perlu ditingkatkan, apa yang perlu diperbaiki?

  1. Menentukan Perusahaan Padat Aset atau Aset Ringan

Perusahaan padat aset seperti penerbangan punya tingkat pengembalian aset yang rendah. Sementara perusahaan aset ringan seperti perusahaan perangkat lunak umumnya punya tingkat pengembalian aset yang tinggi.

Meski memiliki keterbatasan, menghitung persentase ROA sebuah perusahaan bisa sangat membantu. Terutama bagi pemegang saham dan pengelola perusahaan agar mendapat gambaran mengenai tingkat efisiensi bisnisnya.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu return on assets, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Definisi Return On Assets (ROA)
Apa Itu Bitcoin Halving?
Apa Itu Hardware Wallet?
Apa Itu Double Tax?
Apa itu Amortisasi?
Teori Inovasi Laba Schumpeter
Apa Itu Force Majeure?
Apa Itu Employee Stock Option Program?
Apa Itu Antitrust Law?
Tipe-Tipe Bond (Obligasi)


Bagikan Ke Teman Anda