Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Transaksi Berulang? Definisi Transaksi Berulang

Dalam dunia finansial ada yang disebut dengan transaksi berulang atau transaksi periodik. Mungkin bagi sebagian dari Anda istilah ini masih asing. Namun sebenarnya, Anda melakukannya setiap hari.

Transaksi berulang adalah transaksi yang dilakukan secara periodik (rutin) dalam jangka waktu yang sudah ditetapkan. Transaksi berulang bisa berlangsung mingguan, bulanan, triwulan, atau enam bulan sekali.

Transaksi berulang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan dilakukan oleh semua orang, termasuk dalam rumah tangga. Transaksi periodik dalam rumah tangga antara lain seperti membayar tagihan air, listrik, cicilan rumah dan kendaraan bermotor, serta belanja bulanan. Transaksi berulang pada level pribadi misalnya membeli pulsa dan kebutuhan lainnya.

Yang termasuk transaksi berulang bukan hanya transaksi yang sifatnya pengeluaran seperti tagihan dan cicilan saja. Gaji yang diterima setiap bulan juga merupakan transaksi berulang. Demikian pula dengan pendapatan sampingan atau tambahan yang diterima secara rutin seperti bunga deposito dan atau investasi lainnya.

Pencatatan Transaksi Berulang

Transaksi berulang bersifat pasti, yaitu selalu terjadi di setiap jangka waktu yang telah ditentukan. Pencatatan transaksi berulang sangat penting karena menjadi bagian dalam pengeluaran rutin dalam keuangan. Misalnya dalam rumah tangga, mencatat transaksi berulang dapat membantu mengatur keuangan keluarga secara lebih baik.

Dengan mencatat transaksi berulang, Anda bisa menyisihkan anggaran untuk keperluan tersebut. Transaksi berulang biasanya merupakan kebutuhan penting seperti tagihan listrik dan air, cicilan rumah, dan kebutuhan sehari-hari.

Manfaat lain yang didapatkan dari mencatat transaksi berulang adalah Anda bisa menyusun prioritas selama satu bulan ke depan (atau dalam jangka waktu tertentu) sesuai kebutuhan. Misalnya jika tanggal jatuh tempo cicilan rumah ada di akhir bulan, maka Anda bisa menutup kebutuhan lain yang lebih mendesak di awal bulan.

Cara Mencatat Transaksi Berulang

Melakukan pencatatan transaksi berulang tidak sulit karena sifatnya yang pasti. Karena Transaksi tersebut selalu terjadi pada tanggal atau waktu yang sama, sehingga Anda juga bisa menyiapkan dana untuk membayar tagihan tersebut.

  • Mencatat tanggal jatuh tempo

Salah satu keuntungan dari transaksi berulang adalah tanggal jatuh tempo yang tetap pada setiap pengulangan. Misalnya untuk tagihan air dan listrik biasanya jatuh tempo di awal bulan, yang artinya harus dibayar terlebih dahulu. Catat juga tanggal belanja bulanan dan pembayaran cicilan lain.

Yang tidak kalah penting adalah mencatat tanggal berapa Anda menerima gaji dan pendapatan lainnya. Semakin rinci Anda mencatat tanggal jatuh tempo transaksi berulang, maka semakin mudah bagi Anda untuk menyusun prioritas dan memprediksi pengeluaran yang akan datang.

  • Jumlah Pengeluaran

Meski sifatnya rutin dan berulang, transaksi berulang ada yang jumlahnya tetap namun ada juga yang berubah-ubah, tidak sama setiap kalinya. Contoh transaksi berulang yang jumlahnya tetap adalah cicilan kendaraan, cicilan rumah, dan gaji. Transaksi berulang dengan jumlah dan tanggal jatuh tempo yang sama lebih mudah dicatat dibandingkan transaksi yang jumlahnya tidak sama.

Tagihan listrik, air, belanja bulanan, dan keuntungan dari investasi adalah contoh transaksi berulang yang jumlah berubah-ubah dari waktu ke waktu. Pencatatan untuk transaksi yang jumlahnya terus berubah memang sulit, namun Anda pasti bisa melakukan estimasi.

Setelah jumlah pengeluaran dan pendapatan tercatat, Anda bisa melakukan budgeting. Dengan demikian kondisi finansial dalam rumah tangga akan tetap aman dan stabil.

  • Menyusun Prioritas

Salah satu manfaat mencatat transaksi berulang adalah membantu Anda untuk menyusun prioritas. Dari semua pengeluaran yang ada, beberapa di antaranya tentu lebih mendesak dan lebih penting dari yang lain. Jika pencatatan yang Anda lakukan lengkap, maka akan lebih mudah untuk Anda menentukan mana yang harus dibayar terlebih dahulu.

Mengatur Transaksi Berulang

Agar transaksi berulang dapat dibayar tepat waktu dan tidak menumpuk pembayaran di tempo berikutnya, cara mengaturnya sama sekali tidak sulit. Ada beberapa pilihan, salah satu yang terbaik adalah memotong secara otomatis. Ini bisa dilakukan untuk cicilan rumah atau kendaraan, sehingga Anda tidak bingung lagi untuk menyisihkan uang. Jika Anda memiliki kartu kredit, maka pembayaran cicilan bisa langsung dipotong secara otomatis setiap bulannya.

Transaksi Berulang dalam Konteks Lain

Transaksi berulang adalah istilah finansial yang umum, tidak terbatas hanya pada keuangan rumah tangga saja. Dalam konteks lain yang lebih besar seperti perusahaan, transaksi berulang juga terjadi, bahkan lebih banyak jenisnya dan dalam jumlah besar.

Yang termasuk transaksi berulang sebuah perusahaan adalah pajak, faktur, belanja bahan produksi dan lain sebagainya. Sama halnya seperti transaksi berulang dalam rumah tangga, transaksi berulang perusahaan wajib dicatat secara rinci, yang biasanya dilakukan oleh bagian keuangan dalam perusahaan.

Transaksi berulang akan terus ada dalam jangka waktu tertentu. Jenis transaksi yang satu ini pasti dimiliki oleh setiap orang. Karena sifatnya yang berulang, sebaiknya transaksi ini dibayar tepat waktu agar beban yang harus ditanggung tidak semakin berat. Transaksi berulang seperti pembayaran cicilan biasanya menggunakan sistem denda, sehingga apabila melewati tempo yang telah ditentukan jumlahnya akan semakin membesar.

Transaksi berulang yang tidak dikelola dengan baik dapat membahayakan kondisi keuangan, baik itu secara personal maupun organisasi. Dalam menyusun anggaran (budgeting) dan membuat rencana finansial, transaksi berulang memiliki prana yang besar. Itulah mengapa pencatatan transaksi jenis ini harus dilakukan serinci dan sejelas mungkin.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu transaksi berulang dan definisi transaksi berulang, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu Waralaba? Definisi Waralaba
Definisi Money Illusion atau Ilusi Uang
Apa itu Working Capital? Definisi Working Capital
Apa itu The FED? Definisi The FED
Definisi Return On Assets (ROA)
Apa itu Gross Profit? Definisi Gross Profit
Apa itu Beta Coeffecient? Definisi Beta Coefficient
Apa itu Leasing? Definisi Leasing
Apa itu Rekonsiliasi Bank? Definisi Rekonsiliasi Bank
Apa itu Premium Pricing? Definisi Premium Pricing


Bagikan Ke Teman Anda