Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Asuransi Mobil TLO (Total Loss Only)

Angka kepemilikan kendaraan roda empat di Indonesia semakin meningkat saja dari tahun ke tahun. Semakin banyak roda empat, maka semakin tinggi pula potensi kecelakaan yang mungkin terjadi. Setiap pemilik kendaraan roda empat harus menyadari pentingnya memberikan perlindungan bagi mobil mereka. Sehingga jika terjadi kecelakaan di jalan, mereka bisa mendapatkan ganti rugi atas kerusakannya.

Itulah mengapa polis asuransi mobil semakin banyak saja. Pada dasarnya, ada dua jenis asuranso mobil yang banyak ditawarkan: Total Loss Only (TLO) dan All Risk. Dalam artikel ini akan dibahas secara tuntas tentang asuransi mobil TLO, apa perbedaannya dengan asuransi All Risk, berapa biaya, dan bagaimana pertanggungannya.

Asuransi mobil memang sangat penting untuk dimiliki, karena WHO mencatat kecelakaan lalu lintas sebagai penyebab kematian terbesar ketiga di Indonesia pada tahun 2016. Kecelakaan yang terjadi banyak disebabkan oleh kelalaian manusia.

Memiliki asuransi mobil sangat penting untuk mengurangi berbagai resiko yang mungkin terjadi di jalan. Kerusakan kendaraan seringkali tidak terhindarkan, baik itu kerusakan ringan maupun kerusakan berat. Di sinilah pentingnya asuransi mobil. Jika terjadi kerusakan pada kendaraan, maka dengan mengajukan klaim asuransi biayanyan akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Jika Anda adalah orang yang memiliki mobilitas tinggi dan banyak menggunakan kendaraan roda empat dalam beraktivitas, maka asuransi kendaraan adalah hal yang benar-benar penting.

Apa itu asuransi TLO

TLO atau Total Loss Only bisa diartikan sebagai kehilangan total. Seperti Namanya, asuransi ini akan menanggung kerusakan mobil yang menyebabkan “kehilangan total”. Kehilangan total atau kerusakan total yang dimaksudkan juga termasuk kerusakan yang dialami lebih dari 75%.

Asuransi TLO akan menanggung mobil yang hilang karena perampasan, pencurian, atau kendaraan yang terbakar habis. Mengapa harus kerusakan yang lebih dari 75%? Karena angka tersebut akan mengindikasikan bahwa mobil sudah benar-benar tidak bisa dipakai lagi.

Namun jika kerusakan mobil tidak mencapai 75%, maka pengajuan klaim asuransi kemungkinan besar akan ditolak.

Salah satu contoh kasus yang terjadi adalah ketika seseorang mengendarai mobil setelah pulang kerja, kemudian mengalami kecelakaan beruntun dalam perjalanan. Kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada mobil hingga tidak dapat digunakan lagi. Dari kejadian tersebut, maka si pemilik mobil dapat mengajukan klaim asuransi untuk kendaraannya.

Tetapi jika dalam kecelakaan tersebut mobil hanya mengalami kerusakan bersifat minor seperti mobil penyok, kaca spion lepas, atau bahkan tergores cukup dalam namun mobil masih bisa digunakan, maka klaim asuransi TLO akan sulit dilakukan.

Asuransi TLO akan menanggung semua kerusakan yang diderita oleh pemilik mobil hanya jika kondisi mobil sudah sangat parah.

Perbedaan asuransi TLO dan asuransi All Risk

Secara umum ada 2 jenis asuransi yang banyak ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Pertama adalah asuransi TLO dan kedua adalah asuransi All Risk atau Comprehensive. Tentu ada perbedaan yang sangat besar antara kedua jenis asuransi ini dan jika Anda tidak teliti bisa-bisa Anda salah memilih asuransi yang kurang tepat. Namun tentu saja setiap asuransi memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Untuk memastikan Anda tidak salah memilih asuransi dan bisa mendapatkan asuransi yang tepat sesuai kebutuhan, pahami terlebih dahulu perbedaan antara asuransi TLO dan asuransi All Risk.

Definisi asuransi TLO sudah dijelaskan secara rinci di atas. Kini saatnya memahami perbedaannya dengan asuransi All Risk. All Risk dapat diartikan sebagai “segala resiko”. Nama lainnya adalah asuransi Comprehensive atau menyeluruh. Artinya asuransi ini menanggung segala jenis kerusakan mulai dari rusak ringan, rusak berat, hingga kehilangan unit kendaraan.

Sekilas asuransi ini memang bisa menanggung segala resiko yang terjadi dam tentu saja lebih nyaman bagi pemegang polis. Namun demikian, tarif asuransi All Risk lebih mahal dibandingkan dengan asuransi TLO.

Kelebihan asuransi TLO

Asuransi TLO memang akan menanggung kehilangan kendaraan dan kerusakan yang terjadi, namun hanya jika kerusakannya tergolong berat hingga lebih dari 75%. Kendaraan yang hilang karena berbagai penyebab pun juga akan ditanggung oleh pihak asuransi. Inilah berbagai kelebihan yang bisa didapatkan dari penggunaan asuransi TLO.

  • Berhati-hati dalam berkendara

Adanya asuransi yang menanggung kerusakan terkecil sekalipun secara tidak disadari akan membuat kita merasa nyaman, sehingga cenderung menyepelekan keamanan diri sendiri dan orang lain selama perjalanan.

Misalnya saat mobil menyerempet kendaraan lain, Anda tidak akan khawatir karena asuransi akan menanggung beret yang timbul. Namun jika asuransi kendaraan hanya menanggung kerusakan berat, Anda akan sangat berhati-hati, jangan sampai mobil beret, penyok, dan lain sebagainya. Anda menyadari bahwa kerusakan kecil harus diperbaiki dengan uang sendiri, sehingga Anda akan mencegah terjadinya sekecil apapun kecelakaan yang mungkin terjadi.

  • Ramah di kantong

Bicara soal biaya asuransi, TLO jauh lebih murah dibandingkan All Risk. Berbeda dengan asuransi All Risk yang bisa diklaim berulang kali tergantung kerusakan mobil, asuransi TLO biasanya hanya bisa diklaim sekali saja.

Itulah mengapa tarif asuransi TLO jauh lebih murah. Selain itu asuransi TLO juga bisa mencegah Anda melakukan kecerobohan-kecerobohan kecil yang berakibat pada kerusakan mobil ringan. Dengan asuransi TLO, kerusakan ringan tersebut harus ditanggung secara mandiri.

Kekurangan asuransi TLO

Dengan berbagai manfaat dan kelebihan yang ditawarkan, bukan berarti asuransi TLO bebas dari kekurangan. Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan asuransi TLO, ada baiknya memahami bebrrapa kekurangan asuransi tersebut.

Meski tarifnya murah, Anda pasti paham kalau asuransi TLO hanya bisa diklaim apabila terjadi kerusakan parah atau kehilangan yang menyebabkan mobil tidak dapat digunakan lagi. Jika Anda hanya mengalami kerusakan minor atau bahkan kerusakan parah seperti pintu mobil terlepas, namun mobil masih dalam kondisi bisa digunakan, maka kerusakan tersebut tidak akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Selain itu, asuransi TLO hanya bisa diklaim sekali saja. Jika selama periode pembayaran asuransi tidak terjadi kerusakan parah pada kendaraan, maka pengajuan klaim asuransi tidak dapat dilakukan.

Nilai pertanggungan asuransi

Asuransi TLO memang akan mengganti kerugian yang Anda alami karena kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan lebih dari 75% hingga mobil tidak bisa lagi digunakan, juga saat mobil hilang dirampas atau rusak akibat bencana alam.

Tetapi Anda juga harus memahami bagaimana proses pertanggungannya. Memang benar bahwa seluruh kerugian akan diganti, namun nilainya mungkin tidak sesuai dengan yang Anda harapkan sebelumnya. Nilai pertanggungan yang Anda harapkan mungkin tidak mencapai 100% dikarenakan adanya penyusutan pada nilai kendaraan dari tahun ke tahun.

Berikut adalah simulasi kejadian dan nilai pertanggungan asuranasi yang bisa didapatkan dalam asuransi mobil TLO.

Anda membeli mobil di awal tahun 2017 dengan harga OTR sebesar Rp 250 juta. Saat itu Anda memutuskan mengambil asuransi TLO untuk mobil baru Anda. Selama setahun mobil tersebut digunakan, tidak ada kerusakan yang berarti. Namun memasuki akhir tahun 2019, mobil Anda hilang karena dicuri.

Kemudian Anda mengajukan klaim pada perusahaan asuransi untuk mendapatkan ganti rugi. Karena asuransi mobil Anda adalah TLO, Anda mengharapkan ganti rugi seluruhnya sesuai dengan nilai awal Anda membeli mobil, yakni Rp 250 juta. Namun asuransi TLO tidak bekerja demikian.

Memang benar pihak asuransi akan mengganti seluruh kerugiannya, namun nilai yang ditanggung akan disesuaikan dengan harga mobil pada tahun di mana klaim diajukan. Dalam kasus ini, pihak asuransi akan meilhat harga OTR mobil Anda di tahun 2019 akhir.

Jika nilai mobil setelah terjadi penyusutan adalah Rp 180 juta, maka perusahaan asuransi akan mengganti mobil Anda dengan nilai tersebut. Jadi yang perlu dipahami adalah berapa nilai mobil saat dilakukan klaim, bukan nilai mobil ketika Anda pertama kali membelinya.

Tarif dan biaya asuransi

Besarnya nilai premi asuransi ditentukan oleh beberapa aspek berikut ini:

  • Kondisi fisik kendaraan
  • Tipe dan usia kendaraan
  • Lokasi penggunaan kendaraan
  • Fungsi dan tujuan pembelian kendaraan
  • Pengalaman peristiwa kerugian di masa lalu
  • Jenis pertanggungan

Sementara besaran tarif premi yang dibebankan pada pemegang polis asuransi diatur dalam Surat Edaran OJK Nomor: SE-06/D.05/2017 untuk kendaraan Non Bus dan Non Truk.

Tarif untuk Wliayah 1 (Sumatera dan Kepulauan di Sekitarnya)

Kategori Kendaraan Uang Pertanggungan Tarif Asuransi
Kategori 1 Rp0 s/d Rp125 juta 0.47% – 0.56%
Kategori 2 >Rp125 juta s/d Rp200 juta 0.63% – 0.69%
Kategori 3 >Rp200 juta s/d Rp400 juta 0.41%-0.46%
Kategori 4 >Rp400 juta s/d Rp800 juta 0.25% – 0.30%
Kategori 5 >Rp800 juta 0.20%-0.24%

Tarif untuk Wilayah 2 (DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten)

Kategori Kendaraan Uang Pertanggungan Tarif Asuransi
Kategori 1 Rp0 s/d Rp125 juta 0.65% – 0.78%
Kategori 2 >Rp125 juta s/d Rp200 juta 0.44% – 0.53%
Kategori 3 >Rp200 juta s/d Rp400 juta 0.38%-0.42%
Kategori 4 >Rp400 juta s/d Rp800 juta 0.25% – 0.30%
Kategori 5 >Rp800 juta 0.20%-0.24%

Tarif untuk Wilayah 3 (Selain Wilayan 1 dan Wilayah 2)

Kategori Kendaraan Uang Pertanggungan Tarif Asuransi
Kategori 1 Rp0 s/d Rp125 juta 0.51% – 0.56%
Kategori 2 >Rp125 juta s/d Rp200 juta 0.44% – 0.48%
Kategori 3 >Rp200 juta s/d Rp400 juta 0.29%-0.33%
Kategori 4 >Rp400 juta s/d Rp800 juta 0.23% – 0.27%
Kategori 5 >Rp800 juta 0.20%-0.24%

Biaya di atas tidak meliputi:

  • Tanggung jawab hukun terhadap pihak ketiga
  • Kecelakaan diri, penumpang, atau pengendara
  • Bencana alam (angin topan, banjir, tanah longsor, hujan es, dan badai
  • Gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami
  • Kerusuhan dan huru hara

Jika Anda berniat menambah perlindungan, maka biaya premi yang dibebankan juga akan bertambah.

Tips memilih asuransi yang tepat

Apapun jenis asuransi yang dipilih, pastikan sesuai dengan kebutuhan. Asuransi TLO dan All Risk memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pertanyaan yang mungkin muncul di benak Anda adalah, mana asuransi yang harus saya pilih?

Tentukan dulu fungsi dan kegunaan dari kendaraan Anda. Jika mobil hanya digunakan untuk keperluan pribadi, lebih sering ditinggal di rumah, misalnya karena Anda lebih nyaman naik sepeda motor atau kendaraan umum karena bebas dari macet, maka asuransi TLO adalah yang paling tepat buat Anda.

Aspek lain yang harus diperhitungkan adalah tingkat kriminalitas pada daerah tersebut. Jika daerah tempat tinggal Anda sering terjadi tindak criminal yang menyebabkan kehilangan kendaraan, maka ada baiknya Anda memilih asuransi TLO untuk menjamin keamanan kendaraan Anda.

Jika Anda berpikir, belum tentu kendaraan akan mengalami kerusakan parah dalam tahun ini sehingga tidak merasa perlu menggunakan asuransi, sebaiknya pertimbangkan lagi hal tersebut. Tidak ada yang tahu musibah apa yang mungkin terjadi dalam setahun, sehingga yang terbaik adalah berjaga-jaga untuk kemungkinan yang terburuk.

Jika Anda tidak memiliki asuransi, lalu terjadi kecelakaan atau hal buruk yang mengakibatkan kerugian parah, namun tidak ada pihak yang akan menanggungnya maka Anda herus menanggung kerugian yang lebih parah lagi.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang asuransi mobil TLO (Total Loss Only), semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Serba-serbi tentang Asuransi Unit Link
Asuransi Mobil Allianz
Untung Rugi Jual Beli Mobil Lewat Dealer
Definisi Polis Asuransi
Ingin Laku, Ini Trik Penjual Mobil dalam Menjual
Mengenal Jenis Asuransi Mobil Chubb Beserta Prosedur Klaimnya
Apa itu Asuransi? Ayo Mengenal Asuransi!
Tip-tip dalam Kredit Mobil
Mengenal Sejarah Mobil Listrik
Apa Itu Asuransi Mobil Kombinasi?


Bagikan Ke Teman Anda