Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Cara Menyusun Skala Prioritas Kebutuhan Dalam Keuangan dan Pekerjaan

Menyusun skala prioritas kebutuhan merupakan hal yang penting dilakukan dalam kehidupan kita sehari-hari, baik itu dalam hal pekerjaan maupun keuangan. Skala prioritas ini akan membantu Anda dalam menentukan hal-hal penting yang harus dilakukan segera. Oleh karena itu, penting bagi Anda dalam mengetahui apa skala prioritas kebutuhan dan bagaimana cara menyusunnya agar segala urusan pekerjaan Anda bisa tersusun rapi.

Cara Menyusun Skala Prioritas Kebutuhan

Berbagai macam penelitian dilakukan untuk memberikan panduan bagaimana cara membuat skala prioritas dengan mudah. Apalagi yang berhubungan dengan keuangan dan pekerjaan. Karena keduanya merupakan hal yang penting, dan kita juga perlu mengetahui cara efektif agar pekerjaan dan keuangan kita bisa disusun dengan baik sesuai dengan prioritasnya.

Untuk memudahkan dalam menyusun skala prioritas, berikut ini akan kami bahas kategori kebutuhan yang diperlukan bagi Anda. Simak berikut ini.

1. Penting dan Mendesak

Kebutuhan kita sehari-hari merupakan prioritas utama yang harus segera dipenuhi. Hal-hal dasar yang kita butuhkan seperti makanan, tempat tinggal, serta pakaian layak merupakan skala prioritas utama.

2. Penting Namun Tidak Mendesak

Selanjutnya yang kedua ini adalah hal yang harus di prioritaskan adalah hal yang penting namun tidak terlalu mendesak. Kebutuhan ini contohnya adalah kendaraan yang membantu kita untuk sampai ke tempat kerja atau pakaian yang menunjang pekerjaan. Pemenuhan kebutuhan yang satu ini tidak perlu dipaksakan untuk tersedia, apabila ada kebutuhan yang lebih penting/ mendesak lainnya maka kebutuhan lainnya harus dipenuhi.

3. Kurang Penting Namun Mendesak

Kebutuhan yang satu ini adalah berhubungan dengan kondisi yang situasional. Jadi, contohnya adalah ketika ada diskon tas hanya hari ini. Tas merupakan kebutuhan penting, namun karena keterbatasan diskon yang hanya hari itu, membuat barang tersebut mendesak.

4. Kurang Penting dan Tidak Mendesak

Kategori satu ini termasuk dalam hal yang kurang penting yang bisa dilakukan kapan saja sesuai kepentingan. Contohnya adalah kebutuhan dalam menonton film, bermain game, dan membeli makanan-makanan tertentu.

Nah, itulah pembahasan kita yang pertama dalam mengkategorikan skala prioritas kebutuhan hidup. Sedangkan, dalam skala prioritas pekerjaan bisa menerapkan hal berikut.

Cara Menyusun Skala Prioritas Pekerjaan

1. Pilih Pekerjaan yang Harus Diselesaikan Hari Ini

Prioritas utama dalam hal pekerjaan adalah pilih pekerjaan yang memang harus diselesaikan hari ini. Cobalah untuk memisahkan pekerjaan sesuai tenggat waktunya, mana yang harus dikerjakan hari ini dan mana yang memiliki cukup banyak waktu untuk menyelesaikannya.

Usahakan untuk dapat fokus dengan pekerjaan sesuai prioritas yang sudah Anda tentukan. Apa saja yang harus Anda kerjakan di delapan jam kerja. Anda juga bisa membuat list sebagai pengingat apa saja yang Anda harus kerjakan hari ini.

2. Pilih Pekerjaan yang Paling Penting

Menyusun skala prioritas dalam hal pekerjaan selanjutnya adalah dengan mempertimbangkan pekerjaan yang paling penting. Apabila, pekerjaan harus dilakukan hari ini, maka cobalah untuk mengurutkan pekerjaan mulai dari yang paling penting, kemudian fokus dengan pekerjaan tersebut hingga selesai, dan Anda bisa mengerjakan tugas-tugas penting selanjutnya.

3. Tentukan Pekerjaan yang Bisa Didelegasikan

Periksa kembali daftar pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu dan mana saja tugas yang bisa Anda delegasikan ke rekan kerja Anda. Selain dapat meringankan beban pekerjaan, kerja tim juga bisa lebih solid dan pekerjaan bisa cepat tuntas.

4. Tentukan Pekerjaan yang Tidak Terlalu Mendesak

Jika pekerjaan penting lainnya tidak terlalu mendesak, maka Anda bisa membuat perencanaan tugas tersebut untuk dikerjakan keesokannya agar tidak menumpuk di akhir. Penyelesaian tugas ini juga bisa dilakukan dengan menggunakan target sesuai tenggat waktu pekerjaan itu. Membuat target penting, agar kita bisa mengetahui kapan waktu pekerjaan itu harus selesai.

5. Tentukan Pekerjaan yang Tidak Terlalu Mendesak

Prioritas terakhir diisi oleh pekerjaan-pekerjaan yang sekiranya adalah tidak terlalu mendesak. Apalagi jika pekerjaan ini sifatnya bukan merupakan kewajiban Anda, jadi tidak masalah apabila Anda menyelesaikan pekerjaan ini setelah pekerjaan yang lebih penting sudah diselesaikan.

Menyusun skala prioritas kebutuhan akan memberikan keuntungan tersendiri, baik dalam hal pekerjaan maupun kebutuhan kita sehari-hari. Kegiatan dalam melakukan hal sesuai skala prioritas bukan sebuah hal yang mudah. Kita harus konsisten dalam melaksanakannya sesuai skala prioritas yang sudah kita rencanakan. Namun, dengan kita mengikuti cara menyusun skala prioritas kebutuhan di atas, harapannya pekerjaan atau keuangan kita dapat berjalan dengan baik dan teratur.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang cara menyusun skala prioritas kebutuhan dalam keuangan dan pekerjaan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Cara Membayar Pengeluaran Tidak Terduga
10 Pekerjaan Paling Berbahaya Selama Pandemi Covid-19
Cara Anak Pemalas Menjadi Sukses
15 Tip Bagaimana Cara Menjadi Pemimpin yang Baik
Cara Cek Transaksi Kartu Kredit di Bank (Baik Online / SMS)
Cara Mengurangi Tagihan Telepon
Cara Membuat Bisnis Level Internasional
Pengertian Kebutuhan Primer vs Sekunder vs Tersier
Cara Menghemat Biaya Bahan Bakar
Cara Agar Tetap Berfikir Positif Selama Pandemi Corona


Bagikan Ke Teman Anda