Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Kesalahan Umum Pada Resume yang Buat Kamu Gagal Dapat Panggilan

Sudah melamar pekerjaan ke banyak perusahaan tapi tak kunjung dapat panggilan interview? Penyebabnya mungkin saja ada di resume atau CV yang kamu buat dan kirimkan untuk melamar kerja. Pada proses penyaringan awal, resume memegang peranan penting. Karena hanya inilah yang bisa dilihat oleh perusahaan dari calon pegawainya.

Kesalahan resume bisa memberikan kesan pertama yang buruk, dan akhirnya tidak dipilih sama sekali. Kira-kira 70% perekrut tidak menyelesaikan membaca resume jika terjadi kesalahan yang dianggap fatal. Padahal bisa saja si pemilik resume sebenarnya punya potensi tinggi. Tapi keahliannya tidak tercermin dari resumenya.

Kapan Resume Dianggap Sangat Buruk?

Menurut tim perekrut, detail yang tampak kecil dan kurang penting sebenarnya bisa menjadi kesalahan besar dalam resume. Detail kecil yang dimaksud contohnya adalah pemilik resume lupa menulis nomor kontaknya. Atau pemilik resume menyertakan alamat email yang tidak profesional. Hampir semua orang mungkin punya alamat email kekanak-kanakan di masa sekolah hingga kuliah. Sebaiknya tinggalkan email semacam ini.

Sebenarnya tidak semua industri memperhatikan hal-hal seperti alamat email yang kekanak-kanakan. Industri kreatif mungkin saja menyukai hal semacam itu. Tapi ada satu kesalahan yang tidak boleh dilakukan pada industri apa pun saat menuliskan resume, yaitu terlalu banyak salah ketik. Kenapa demikian?

Yang pertama, ini menunjukkan si pemilik resume tidak perhatian terhadap detail. Setiap posisi pekerjaan biasanya membutuhkan ketelitian. Jika menulis resume saja banyak salahnya, tentu tim perekrut tidak akan tertarik. Kedua, ini seolah menunjukkan si pemilik resume asal-asalan, tidak serius, dan tidak terlalu menginginkan posisi yang dilamar. Tentu tim perekrut lebih baik mencari calon pegawai lain yang lebih membutuhkan pekerjaan tersebut.

Kesalahan pada Resume yang harus Dihindari

Jangan sampai salah lagi saat melamar pekerjaan. Hindari kesalahan yang biasa dilakukan saat menulis resume berikut ini:

  1. Copy Paste Resume

Ini biasanya dilakukan oleh mahasiswa yang baru lulus dan mengirim lamaran pekerjaan ke banyak perusahaan sekaligus. Karena tidak mau ribet dan keluar energi ekstra, mereka tinggal copy paste resume yang sama untuk setiap perusahaan. Padahal bisa saja perusahaan membutuhkan skill yang berbeda. Lebih fatalnya lagi, kalau mereka sampai salah menuliskan nama perusahaan.

Karena itu, daripada sekaligus mengirim banyak resume pada satu yang sama, sebaiknya kirim sedikit-sedikit. Dengan begitu, kita bisa lebih teliti dan sadar kalau ada detail yang salah atau kurang tepat. Resume yang dikirim pun jadi lebih detail dan fokus.

  1. Menuliskan Informasi Pribadi

Dulu memang info yang sifatnya pribadi seperti status pernikahan, agama, dan lain sebagainya biasa dituliskan dalam resume. Tapi sekarang hal-hal semacam itu tidak perlu lagi disampaikan di resume. Daripada menghabiskan tempat untuk mengisi info yang sifatnya terlalu pribadi, gunakan untuk mengisi dengan skill yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar.

Perekrut saat ini lebih suka membaca resume yang sifatnya lebih profesional. Apalagi kalau ada info mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan posisi yang dilamar. Ini membuat kesempatan kamu direkrut jadi lebih besar.

  1. Menulis Terlalu Panjang

Ada kalanya, “les sis more”, lebih sedikit itu lebih baik. Aturan ini berlaku poada resume dan surat lamaran kerja. Daripada menulis kalimat yang terlalu panjang, lebih baik fokus pada kualitas konten. Info yang terlalu berlebihan tidak akan membuat perekrut tertarik. Justru sebaliknya.

Bayangkan kalau tim perekrut menerima banyak surat lamaran. Mereka tidak akan menghabiskan waktu selama 10 menit untuk 1 lamaran. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk membaca 1 resume adalah 7 detik. Jadi, tulis apa yang penting, mengena, dan tepat sasaran saja.

  1. Mencantumkan Media Sosial yang Tidak Sesuai dengan Pekerjaan

Karena berkembangnya media sosial saat ini, mau tak mau tim perekrut juga menilai calon pegawai dari kehidupannya di dunia maya. Karena itu, berhati-hatilah saat mencantumkan alamat media sosial. apakah apa yang kamu unggah secara pribadi bisa memperkecil peluang kerja di perusahaan idaman?

Kalau jawabannya ya, maka sebaiknya tidak mencantumkan alamat media sosial kamu. Kalau diharuskan menyertakan media sosial, sebaiknya review kembali akun pribadimu.

  1. Menggunakan Font yang Tidak Profesional

Resume dan surat lamaran memang harus dibuat menarik agar tim perekrut mempertimbangkan membacanya. Tapi jangan berlebihan juga. Misalnya dengan menggunakan font yang tidak sesuai dan terkesan tidak profesional. Bagaimanapun juga, ini adalah surat lamaran pekerjaan. Gunakan font yang rapi dan tidak terlalu nyeleneh agar terkesan serius.

  1. Menyertakan Info yang Tidak Berkaitan dengan Pekerjaan

Mungkin kamu punya kegiatan segudang saat di bangku sekolah atau kuliah. Mungkin juga pencapaianmu juga luar biasa banyak. Tapi pertimbangkan lagi, apakah semuanya perlu dimasukkan ke dalam resume? Misalnya memalar pekerjaan sebagai staf teknologi informasi, apa perlu menyertakan penghargaan dari lomba memasak?

Menyertakan sederet pengalaman dan prestasi memang menambah nilai resume. Ini juga bisa membuat tim perekrut tertarik. Tapi alangkah baiknya kalau dipilih yang sesuai dengan posisi yang dilamar.

  1. Tidak Membaca Persyaratan dengan Baik

Dalam setiap pengumuman lowongan pekerjaan, pasti perusahaan akan menyertakan syarat yang mereka minta dari para pelamar. Sering kali, pelamar tidak mengindahkan persyaratan karena ingin mencoba berbagai kesempatan.

Untuk beberapa jenis pekerjaan yang tidak membutuhkan skill spesifik, mungkin ini bukan kesalahan fatal. Tapi beberapa pekerjaan membutuhkan keahlian khusus. Jadi pelamar yang jelas-jelas tifak masuk kualifikasi, pasti tidak akan diperhitungkan.

Apa masih ada kesalahan lain yang biasa terjadi pada saat membuat resume? Tentu saja. Termasuk salah ketik atau salah menggunakan tata bahasa. Terdengar sederhana, tapi efeknya luar biasa. Selain itu kesahalan seperti salah menuliskan kontak atau salah mendeskripsikan diri kamu juga bisa berakibat fatal.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang kesalahan umum pada resume yang membuat gagal dapat panggilan, semoga bermanfaat bagi anda semua.



Pekerjaan di Bidang Medis Yang Bergaji Besar
10 Kesalahan Keuangan yang Dilakukan oleh Milenial
Kesalahan Umum Dalam Investasi Cryptocurrency
6 Kesalahan Umum yang Biasa Dilakukan Pengusaha Pemula
6 Kesalahan Umum yang Umumnya Dilakukan Investor Pasar Saham
Kesalahan dalam Menyimpan Uang
Apa Itu Work Life Balance?
Bagaimana Cara Mendapatkan Pekerjaan di NASA?
Kesalahan Umum Pembeli Rumah Pertama
Bagaimana Menjadi Orang yang Rajin dan Tidak Menunda Pekerjaan?


Bagikan Ke Teman Anda