Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

10 Kesalahan Dalam Cybersecurity yang Sering Dibuat Oleh Bisnis Kecil

Di era digital seperti sekarang ini, keamanan data menjadi sangat penting. Dengan semakin banyaknya kasus peretasan, tentu data-data yang penting harus dilindungi semaksimal mungiin. Apalagi data dari sebuah bisnis yang pasti sangat berbahaya jika sampai bocor. Sayangnya, hal ini kadang luput dari perhatian para pengusaha kecil yang tidak memperhitungkan cybersecurity sebagai salah satu prioritas mereka.

Buat Anda yang berencana atau sudah menjalankan usaha sendiri dan masih berada dalam skala kecil, jangan sampai tidak melakukan antisipasi terhadap peretasan yang mungkin dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Berikut ini beberapa kesalahan cybersecurity yang sering dilakukan oleh pengusaha kecil.

  1. Tidak mempercayakan pada ahlinya

Salah satu kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh usaha kecil adalah tidak menyerahkan cybersecurity kepada para profesional. Hal ini disebabkan biaya yang tidak mahal untuk merekrut mereka. Oleh karena itu, kebanyakan usaha kecil memilih untuk menyerahkan cybersecurity usaha mereka kepada individu yang kurang memiliki kualifikasi di bidang ini. Bahkan sebagian usaha kecil tidak memiliki staf khusus untuk menangani cybersecurity.

Anda bisa menyerahkan urusan cybersecurity pada vendor atau pihak ketiga. Apapun pilihan Anda, jangan sampai menyepelekan keamanan data perusahaan Anda.

  1. Menunda update aplikasi dan software

Banyak yang menganggap bahwa notifikasi update dan software adalah gangguan sehingga sering dilewatkan begitu saja tanpa benar-benar membaca isi dari pemberitahuan tersebut. Padahal melakukan update secara rutin terhadap layanan semacam ini adalah salah satu perlindungan terhadap ancaman cybersecurity terbaik yang bisa Anda lakukan.

Apabila ada pihak yang berusaha meretas data Anda melalui aplikasi atau software yang Anda gunakan, pengembang dari software tersebut akan memastikan bahwa mereka telah melakukan peningkatan keamanan sehingga data Anda tetap aman.

  1. Tidak melakukan back up data perusahaan

Manajemen data di masa modern ini memang jauh lebih baik dibandingkan masa lalu. Namun masih banyak yang melupakan pentingnya memiliki Salinan atau back up atas semua data yang dimiliki. Ini berlaku baik untuk data perusahaan atau data personal. Dengan selalu menyalin data yang dimiliki, ketika sistem Anda diserang oleh peretas, Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan semua data.

  1. Beranggapan bisnis kecil tidak menjadi target retas

Karena bisnis yang Anda jalankan masih kecil atau baru saja dimulai, mungkin saja Anda beranggapan bahwa usaha Anda tidak akan menjadi target peretas. Di satu sisi hal ini mungkin saja benar, karena para peretas tidak akan membuang waktu untuk meretas data perusahaan yang dianggap tidak menguntungkan bagi mereka.

Namun bisnis kecil juga memiliki banyak data penting yang bisa berdampak buruk jika sampai bocor ke tangan yang tidak bertanggung jawab. Informasi seperti pembayaran dan data transaksi ratusan bahkan ribuan konsumen tentu sangat penting untuk dilindungi. Perusahaan harus memberikan perlindungan terhadap data-data yang sensitif ini.

  1. Membagikan password dengan banyak orang

Banyak orang yang dimaksudkan di sini adalah antar staf yang ada di dalam usaha kecil tersebut. Di satu sisi, ini merupakan kelebihan karena birokrasi yang ramping artinya bisa memproses semua pekerjaan dengan lebih cepat dan mengakomodasi kebutuhan pelanggan. Karena staf yang ada dalam bisnis tersebut relatif sedikit dan hubungan antar pekerja sangat dekat, mereka tidak segan membagikan password.

Dari segi keamanan, ini bukan hal yang baik karena akuntabilitas yang nyaris mustahil dengan sistem berbagi password ini. Ketika muncul ancaman terhadap keamanan data, tidak ada satu pihak yang bisa disalahkan karena banyak orang yang mengetahui kata sandi yang melindungi data perusahaan.

  1. Menggunakan WiFi umum

Adalah suatu hal yang wajar bagi bisnis kecil untuk merampingkan budget mereka karena kurangnya dana yang dimiliki. Tidak jarang jam kerja para staf juga sangat fleksibel. Mereka berusaha untuk menanggapi keluhan pelanggan kapan saja dan dimana saja.

Ini artinya mereka mungkin banyak menggunakan WiFi umum untuk mengakses internet, masuk ke email perusahaan, hingga server data perusahaan. Perlu diketahui bahwa WiFi umum sama sekali tidak aman. Ini adalah salah satu cara termudah untuk mengakses data-data rahasia perusahaan.

  1. Menggunakan penyimpanan awan secara gratis

Salah satu cara berhemat yang dilakukan oleh usaha kecil adalah menggunakan software dan penyimpanan awan secara gratis. Hal ini bisa dimengerti, namun hal yang perlu dipahami adalah layanan gratis ini sama sekali tidak memberikan jaminan keamanan atas semua data yang Anda simpan di sana. Meski Anda harus mengeluarkan sedikit uang untuk menggunakan layanan berbayar, data-data Anda dijamin lebih aman dan tidak mudah diretas.

  1. Menggunakan software ilegal

Ini dia yang lebih buruk dibandingkan menggunakan software gratis. Yaitu menggunakan software ilegal yang sering dijadikan jebakan untuk startup dan usaha kecil. Tidak jarang para pebisnis kecil dan pemula jatuh ke dalam jebakan ini dengan sangat mudah. Pihak yang mendistribusikan aplikasi secara ilegal bisa menanamkan malware yang membahayakan data Anda bersama dengan file pemasangan yang diunduh. Nantinya, ini bisa dijadikan jalan bagi mereka untuk mengakses jaringan, data, dan aplikasi Anda.

  1. Para staf masih belum terlatih

Ketrampilan dalam cybersecurity sangat penting saat ini. Pastikan Anda memiliki staf yang bisa bisa memahami protokol keamanan cyber sehingga mereka bisa mencegah terjadinya peretasan atau percobaan pencurian data dari pihak yang kurang bertanggung jawab.

  1. Tidak menyisihkan anggaran untuk layanan monitoring yang baik

Bisnis kecil cenderung menggunakan sistem lama yang penuh dengan celah untuk dimasuki para peretas. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk melindungi data perusahaan adalah dengan melakukan monitoring terhadap ancaman, melakukan upgrade secara otomatis, dan bisa mengatasi ancaman keamanan yang muncul.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 10 kesalahan dalam cybersecurity yang sering dibuat oleh bisnis kecil, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



7 Cara Memvalidasi Sebuah Ide
5 Rahasia untuk Memulai Bisnis
Cara Bagi Hasil yang Tepat untuk Bisnis Anda
Apa itu Dupont Analysis? Definisi Dupont Analyisis
Peluang Bisnis: Martha Tilaar Spa Franchise
Ingin Sukses? Kesalahan Ini Harus Dihindari Sebelum Usia 30
Ide Bisnis Aneh tapi Untung Besar? Terbukti Lho!
Ini Kesalahan Perusahaan Besar yang Bisa Membuat Bangkrut!
Mau Memulai Usaha? Hindari Kesalahan Entrepreneur Ini!
Kesalahan Terbesar dalam Karir yang Harus Dihindari


Bagikan Ke Teman Anda