Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Mengapa Banyak Orang Tidak Punya Tabungan?

Anda memiliki penghasilan yang cukup atau bahkan lebih dari cukup namun tidak memiliki tabungan? Fenomena ini tidak asing di masyarakat kita. Sungguh miris melihat kenyataan tersebut. Sedangkan tabungan untuk kehidupan sekarang penting adanya. Termasuk dalam satu bentuk investasi terbaik dalam hidup ini.

Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi ketika tidak memiliki tabungan? Hidup yang semakin rumit dan kompleks, berbagai kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan menambah semakin tercekik menghadapi kenyataan yang demikian. Terlebih berbagai keperluan lain yang semakih hari semakin meningkat.

Alasan Seseorang Tak Punya Tabungan

Meski peranan tabungan begitu penting, nyatanya masih ada saja masyarakat yang kurang menyadari. Terbukti banyak orang yang bersusah payah mencari uang untuk keperluan yang mendesak. Lain ceritan kalau memiliki tabungan. Lalu muncul pertanyaan mengapa banyak orang tidak punya tabungan? Berikut beberapa alasanya:

1. Tidak Menyadari Sejak Dini Bahwa Tabungan itu Penting

Kesadaran memang membutuhkan waktu yang lama, termasuk urusan menabung. Banyak masyarakat yang tidak menyadari secara dini akan manfaat dari menabung. Terlebih untuk para kaula muda, belum memiliki pendamping hidup dan keluarga menggunakan pengahasilan untuk bersenang-senang. Menghabiskan hampir sepenuhnya hasil jerih payah untuk kesenangan diri.

Lebih baik hidari nongkrong berlebih, berkumpul bersama teman, dan berjalan-jalan yang berlebih. Bukan maksud memutus tali pertemanan, melainkan mengurangi intensitasnya.

Padahal usia muda justru menjadi pemicu untuk banyak menyimpang uang. Paling tidak belum terlalu terbebani dengan berbagai kebutuhan. Justru dengan menabung akan membuat kenyamanan dalam menatap masa depan terlebih meminang orang tersayang. Bayangkan kalau anda sudah berumah tangga, kebutuhan akan melonjak drastis.

2. Susah Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Alasan kedua ini cukup sering terjadi. Susah membedakan mana kebutuhann mana keinginan. Kebutuhan sendiri merupakan sesuatu yang mendesak, yang bila tidak dipenuhi akan ada fungsi lain yang tergangu. Berbeda dengan keinginan yang umumnya timbul atas dasar keinginan ego diri sendiri.

Kedua hal ini banyak yang salah kaprah, lebih mengutamakan keinginan terlebih dahulu. Imbasnya jelas pada pengeluaran yang terus membengkak. Sedangkan keinginan sendiri tidak terbatas. Terkadang juga terpengaruh oleh teman pergaula, ingin terlihat modis, up to date dan lain sebagainya.

Kebutuhan juga bisa dibedakan mana yang benar-benar harus segera dipenuhi alias urgent dan mana yang pemenuhanya bisa ditunda. Anda harus pandai membuat skala prioritas sebuah kebutuhan.

Jangan nomor satukan keinginan, jika itu anda lakukan bisa dipastikan anda hampir tak akan pernah menabung. Menabung tentu akan terbelengkai karena keinginan yang terus bergelora. Harus lebih bijak dalam menentukan mana kebutuhan dan keinginan. Menyelaraskan dengan penghasilan dan tentu menyisahkan untuk ditabung.

3. Sering Memilih Makan di Luar

Kebutuhan makan merupakan kebutuhan utama bagi setiap manusia. Makanan yang masuk dalam tubuh tidak harus mewah dan berharga tinggi. Terpenting memiliki keseimbangan gizi. Persoalan ini banyak masyarakat yang cernderung makan di restoran atau rumah makan mewah.

Tidak ada masalah karena bersinggungan dengan privasi diri. Namun, sering makan di luar rumah akan menambah pengeluran Anda. Tidak sadar ketika makan direstoran atau rumah makan. Tahu-tahu uang pegasilan terus mengalami penyusutan.

Kondisi inilah yang mengakibatkan pengasilan susah untuk ditabung atau disisihkan. Sebenarnya jika ingin makan di rumah justru lebih murah dan ekonomis. Terlebih membeli bahan makanan dan dimasak bersama dengan keluarga. Jauh lebih murah dan meniminalisir pengeluran Anda. jumlah makanan yang bisa dibuat pun lebih banyak dengan uang yang sama.

4. Keinginan Membeli Barang Baru

Setiap ada barang baru keinginan untuk memilikinya membumbung tinggi. Terlebih barang tersebut jauh lebih bagus dari sebelumnya. Jauh lebih baik dari barang milik di rumah. Selain itu, barang baru memiliki harga yang lebih miring atau murah.

Iming-iming ini sering membuat orang terbuai untuk membeli. Padahal barang yang sama di rumah masih dalam kondisi bagus dan layak untuk dipakai. Sebut saja motor, setiap ada keluaran baru selalu membeli untuk menambah koleksi.

Padahal kondisi motor sebelumnya masih bagus. Tidak saja keinginan untuk mengikuti perkembangan melainkan ada ego untuk pamer kepada orang lain. Ingin terlihat kaya dan memiliki banyak harta. Sikap demikian yang membuat Anda jauh dari kata menabung. Keinginan memang tidak ada habisnya. Penting untuk Anda puasa keinginan. Memiliki satu barang sudah cukup, kenapa harus nambah lagi?

5. Keinginan Membahagiakan Diri

Banyak yang beranggapan selesai bekerja kelas harus ada imbalan untuk diri sendiri. Imbalan itu bisa berupa keinginan untuk membahagiakan atau memanjakan diri. Sayangnya, wujud dari imbalan tersebut berupa berbelanja, berlibur, membeli barang-barang mewah, dan hal lainnya.

Cara tersebut bukan wujud membahagian diri, justru menjadikan konsumtif. Selain itu, cara itu hanya akan menghambur-hamburkan pengahasilan saja. Memang secara singkat dapat behagia karena segala keinginan mampu terwujud. Bukan saja keinginan melainkan yang tidak inginpun diwujudkan.

Perilaku membahagiakan diri selepas bekerja keras bukan ciri pribadi yang bijak. Lama kelamaan akan menjadi kebiasaan dan tidak ada kesempatan untuk menambung.

Akhir Kata

Itulah beberapa alasan mengapa banyak orang tidak punya tabungan. Poin-poin di atas paling tidak menjelaskan secara sederhana susahnya untuk menabung untuk jangka panjang. Dengan mengetahui alasan tersebut Anda segera tersadar banyak perilaku yang menghambat tidak bisa menabung.

Segera tersadar menabung mampu merubah kehidupan di masa depan. Menabung mampu mengendalikan diri dari berbagai keinginan. Terpenting menabung menjadikan hidup jauh lebih nyaman dan tentram. Mulai sekarang perbaiki diri untuk dapat menabung. Jangan sampai menyesal dikemudian waktu.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang alasan banyak orang tidak punya tabungan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Strategi Cara Keluar dari Utang di Tahun 2019
Tip Keuangan Sederhana dengan Hasil Maksimal
Kesalahan Finansial yang Dialami Orang Berumur Setengah Baya
10 Cara Agar Anda Menjadi Kaya
6 Alasan Kelas Menengah Tetap Kelas Menengah
Redenominasi Rupiah, Bagaimana Seharusnya Masyarakat Menyikapinya?
Strategi Menabung Sesuai dengan Kondisi Ekonomi
Bagaimana untuk Menjadi Kaya?
7 Cara Cerdas Mengelola Keuangan
Cara Membuat Anggaran Sederhana


Bagikan Ke Teman Anda