Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

10 Tips Mengatur Uang Ala Orang Tiongha

Sudah bukan rahasia lagi jika Orang Tiongha terkenal lihai dalam mengelola keuangan. Banyak Orang Tiongha yang mendulang kesuksesan hingga terpandang menjadi jajaran orang kaya di Indonesia.

Atas dasar kelihaian Orang-orang Tiongha dalam mengelola keuangan inilah, banyak orang ingin belajar bagaimana mereka mengatur uang sehingga bisa meraih kesuksesan.

Berikut adalah beberapa tip mengatur uang ala Orang Tiongha. Memang tidak semua Orang Tiongha melakukan hal-hal ini. Biasanya mereka yang lahir sebelum tahun 1980an atau mereka yang masih tinggal  di daerah, yang masih melakukan hal-hal berikut ini.

1. Hidup sederhana

Kesederhanaan adalah hal utama dalam kehidupan Orang Tiongha. Konsep ini sudah diajarkan pada mereka sejak mereka kecil. Kesederhanaan merupakan salah satu kebudayaan Tiongha yang telah mendarah daging. Walaupun sebenarnya Orang Tiongha kaya, mereka cenderung tidak menyombongkan harta mereka. Kebanyakan dari mereka hidup di rumah yang sederhana dengan kendaraan yang juga sederhana. Bahkan ada pula Orang Tiongha yang berpakaian sangat sederhana walaupun dia orang kaya.

2. Menabung

Kemampuan Orang Tiongha sudah tidak diragukan lagi. Mereka sudah merencanakan berapa besar bagian dari gajinya yang akan ia tabung. Umumnya, masyarakat menabung dengan kisaran 20-30% dari pendapatan. Berbeda dengan umumnya, Orang Tiongha menyisihkan 50% dari total pendapatannya untuk ditabung. Orang Tiongha sangat memprioritaskan tabungan ketimbang pengeluaran yang lain.

Bagi sebagian masyarakat akan terasa sulit untuk menyisihkan 50% dari pendapatan untuk ditabung, namun hal ini bukan hal yang sulit bagi Orang Tiongha. Gaya hidup yang sederhana yang diterapkan oleh Orang Tiongha menjadi alasan utama mereka bisa dengan mudah menyisihkan pendapatan untuk ditabung.

3. Mengajari Anak-anak Mengelola Keuangan

Orang Tiongha mengajari anak-anaknya tentang mengelola keuangan sedari dini mungkin. Selain mengelola keuangan, Orang Tiongha juga mengajari anak-anak mereka mencari uang sejak kecil. Mereka membiarkan anak-anak mereka bekerja dan membuka bisnis tanpa memerhatikan usia mereka. Sisi baiknya adalah anak-anak bisa mengetahui bagaimana susahnya mencari uang sehingga mereka tidak akan menyia-nyiakan uang untuk membeli hal-hal yang tidak penting.

Biasanya para anak juga mewarisi dan meneruskan bisnis orang tuanya yang telah dibentuk. Dengan pengalaman mereka saat mereka masih kecil tersebut, mereka akan mampu untuk menangani bisnis peninggalan orang tua mereka saat mereka tumbuh dewasa hingga bisnis tersebut menjadi besar dan sukses.

4. Cari Promo dan Gratisan

Walaupun terkesan sangat pelit, namun mencari promo dan gratisan adalah salah satu tips dari Orang Tiongha dalam hal mengelola keuangan. Promo dan gratisan akan menekan uang untuk pengeluaran. Uang sisa dari belanjaan tersebut akan dapat dialokasikan untuk menambah tabungan. Tentu ini tips yang sederhana yang sebenarnya bisa dilakukan siapa saja bukan.

5. Makan di Rumah

Tradisi Orang Asia, termasuk Orang Tiongha adalah makan di rumah. Hal ini banyak mendatangkan keuntungan. Makan di rumah, apalagi makan bersama keluarga, bisa mempererat hubungan antar keluarga. Kegiatan makan bersama keluarga juga membuat anggota keluarga lebih mengerti keadaan keluarga satu sama lain.

Selain itu, makan di rumah juga memiliki dampak baik untuk keuangan, yaitu membantu menekan pengeluaran untuk biaya makan. Seperti yang kita ketahui, harga makanan yang dijual di luar jauh lebih mahal jika dibandingkan masak sendiri di rumah.

6. Menawar Harga Barang

Mungkin bagi sebagin orang menawar harga barang akan menjadi sesuatu yang tidak penting. Namun bagi Orang Tiongha, menawar harga suatu barang adalah hal yang penting dalam mengelola keuangan. Menawar harga akan membuat barang yang dibeli menjadi lebih murah daripada yang seharusnya.

Hal ini tentu akan menekan pengeluaran. Tawar menawar sudah menjadi hal yang biasa bahkan hingga sudah menjadi budaya saat Orang Tiongha datang belanja. Apalagi jika Orang Tiongha sudah kenal dengan penjualnya.

7. Menghadiahkan Kembali Hadiah yang Diterima

Dalam budaya Tiongha, pasti ada momen saling memberi angpau. Menurut pengakuan salah satu Orang Tiongha, saat dia masih kecil angpau yang diberikan kepadanya kerap kali diambil orang tuanya dan diberikan kepada orang lain. Bukan hanya saat pembagian angpau, saat acara perayaan Natal pun hal itu bisa terjadi.

Kado Natal yang diberikan kepada seseorang kelak akan diberikan pada orang lain lagi. Di mata Orang Tiongha, hal ini adalah hal yang efisien dan sangat membantu dalam mengelola keuangan.

8. Barang Sekali Pakai Tidak Harus Dibuang

Orang Tiongha sangat memanfaatkan barang yang dimilikinya. Bahkan untuk barang sekali pakai, Orang Tiongha tak lantas membuangnya. Contohnya adalah koran. Koran tidak harus dibuang setelah selesai dibaca. Koran bekas bisa dimanfaatkan untuk menjadi alas laci atau lemari. Hal itu juga berlaku pada barang-barang sekali pakai lainnya, seperti plastik belanjaan, hingga plastik botol mineral. Barang-barang itu masih bisa digunakan kembali dan tidak harus dibuang.

9. Membayar dengan Uang Cash

Kebanyakan orang Tiongha tidak mempunyai utang. Itu sebabnya jarang sekali Orang Tiongha yang bertranskasi dengan kartu kredit. Jika memungkinkan, mereka sebisa mungkin membayar belanjaan mereka menggunakan uang cash. Kartu kredit sistemnya adalah utang, dan Orang Tiongha tidak suka berhutang. Jika Orang Tiongha terpaksa berhutang, mereka akan menimbang dengan sangat matang apakah nominal utangnya nanti dapat ia bayar dalam waktu yang singkat atau tidak.

Dalam masa berhutang itu, Orang Tiongha akan berjuang agar bisa segera membayar utangnya dengan cepat. Hal ini mengakibatkan Orang Tiongha tersebut akan melakukan penghematan secara ekstrim dalam masa berhutang itu. Walaupun terlihat menyiksa, namun hal ini dinilai sangat penting dilakukan agar hutang tersebut cepat terlunasi.

10. Menjalin persahabatan

Orang Tiongha memiliki ikatan yang kuat diantara Orang-orang Tiongha yang lain. Mereka berteman akrab, menjalin ikatan yang kuat, tinggal di daerah yang sama, bahkan menikahi sesama Orang Tiongha. Tidak sampai di situ, jika ada saudara sesama Tiongha yang membutuhkan uang atau akan membuka bisnis baru, sesama Orang-orang Tiongha tersebut akan dengan hati membantu dalam hal finansial.

Nah, itulah tadi 10 tips mengatur uang ala Orang Tiongha. Bisakah diterapkan dalam hidup anda sehari-hari?

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 10 tips mengatur uang ala orang Tiongha, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Cara Mendidik Anak untuk Belajar Mengatur Keuangan
6 Cara Menjadi Kaya Ala Orang Yahudi
Aturan 50/20/30 dalam Anggaran Pengeluaran dan Tabungan
Cara Mempersiapkan Emergency Fund atau Dana Darurat
Kamu Tidak Akan Bisa Kaya Jika Melakukan 7 Hal Ini
Jangan Sampai Ganggu Keuanganmu, Ini Dia Hal-Hal yang Paling Menghabiskan Uang
Cara Mempersiapkan Tabungan Darurat Buat Yang Punya Utang
Cara Mempersiapkan Dana Pensiun
Cara Mencuci Uang
7 Akibat Penundaan pada Kondisi Keuangan Kita


Bagikan Ke Teman Anda