Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Metode-Metode Money Laundry

Bersama korupsi, kolusi dan nepotisme, Money Laundry adalah paket kejahatan yang tidak bisa dipisahkan. Ketiganya biasanya saling terkait. Dimana ada praktek korupsi, kolusi dan nepotisme, Money Laundry menjadi salah satu cara mensucikan uang haram hasil ketiga kejahatan tersebut. Beruntung negara telah memiliki pengalaman menangani berbagai praktek Money Laundry yang sangat rumit. Melalui hukum tertulis, Money Laundry sudah bisa dijinakkan.

Meski demikian, praktek Money Laundry tetap ada dan bahkan terus berkembang. Bersama dengan pesatnya perkembangan teknologi dan pengetahuan, Money Laundry menjelma dalam berbagai metode.

Metode yang Umum

Memahami metode dan cara kerja money laundry dapat membantu penegak hukum menyiapkan tindakan preventif. Dan kita sebagai salah seorang yang amat sangat mungkin terlibat dalam kejahatan Money Laundry bisa mengurungkan niat. Atau minimal kita tidak terjebak dalam kegiatan illegal yang melanggar hukum ini. Beberapa menteri di Indonesia bahkan dirjen pajak juga menegaskan akan memerangi money laundry tersebut.

Money laundry yang biasa diterjemahkan dengan pencucian uang secara sederhana adalah proses dimana seseorang atau pelaku mendapatkan keuntungan melalui suatu kegiatan illegal seperti narkoba, pemerasan, perdagangan manusia, korupsi dan lain sebagainya lalu pelaku menyembunyikan data sumber kekayaannya melalui berbagai kegiatan legal untuk menyembunyikan kejahatannya.

Ilustrasi kegiatan money laundry yaitu seperti anda melakukan suatu pekerjaan yang illegal dan mendapatkan hasil dari kegiatan tersebut berupa uang. Lalu anda menggunakan uang tersebut untuk membeli rumah, membuka bisnis dan membeli barang mewah lainnya.

Seolah olah uang anda diperoleh dari bisnis anda dan cara umum seorang pekerja yang tidak melanggar hukum. Sehingga kekayaan atau aset anda terlihat bersih di mata hukum.  Padahal sebenarnya anda hanya mengalihkan uang hasil kejahatan tersebut agar terlihat lebih putih dengan menyimpan di bank dan membeli aset berharga atau bahkan membuka bisnis usaha.

Dalam Money Laundry para pelaku biasanya memiliki langkah atau alur untuk melakukan aksinya. Secara garis besar ada 3 tahap atau metode Money Laundry yaitu:

  • Penempatan (Placement)

Tahap pertama adalah penempatan. Ketika anda mendapatkan uang hasil dari kejahatan. Maka, anda akan memikirkan dimana uang tersebut akan anda simpan. Penempatan hasil kejahatan tersebut bisa ke dalam sistem uang seperti menyimpan di bank seolah itu aset hanya milik anda seorang, mengubahnya dalam bentuk aset properti, hasil bisnis umum dan lain sebagainya.

  • Layering

Tahap berikutnya layering atau tahap dimana pelaku mengubah hasil kejahatan dalam berbagai bentuk melalui adanya transaksi keuangan yang cukup besar dan kompleks dengan tujuan mempersulit pelacakan sumber dana yang anda peroleh. Inilah tahap substantif yang mencoba mengubah uang hasil kejahatan dalam berbagai bentuk yang sah.

  • Intregrasi

Baru setelah uang hasil kejahatan berhasil ditransaksikan dalam bentuk yang sah, maka hasilnya akan dikembalikan kepada anda. pada tahap ini, uang hasil kejahatan tak lagi ada, yang terlihat hanyalah uang atau aset yang terlihat legal.  Sehingga anda dapat menggunakan secara lebih leluasa dan aman dari pihak berwenang atau hukum yang berlaku.

Dalam transaksi money laundry lebih kepada seni dan kreativitas para pelaku. Maksudnya adalah selama anda dapat memproses uang tersebut terlihat logis, masuk akan dan realistis maka itu seperti sebuah karya seni yang dapat anda lakukan dalam kegiatan money laundry. Bahkan terdapat banyak cara dalam melakukan kegiatan ini namun tetap memperhatikan tiga metode atau tahap utama di atas.

Untuk lebih detailnya, berikut tahap atau metode Money Laundry dilakukan:

    • Anda mulai dengan mempunyai uang kotor hasil dari kegiatan illegal, contohnya saja berupa uang 1 juta rupiah
    • Anda mencari karya seni atau barang apapun yang mahal bahkan antik untuk anda beli.
    • Anda menggunakan uang 1 juta rupiah untuk membeli karya seni antic yang bernilai jual.
    • Anda membawa karya seni tersebut ke kolektor bahkan pecinta seni dan menawarkan karya seni dengan harga yang cukup tinggi.
    • Anda mendapatkan hasil dari kegiatan penjualan tersebut. Hasilnya uang hasil kejahatan menjadi terlihat bersih bukan?.

Biasanya dalam menjalankan aksi money laundry, pelaku tidak sendirian. Melainkan memiliki relasi atau kerjasama dengan lebih dari suatu orang yang saling membantu. Mereka bersama-sama menghalangi pihak berwenang mengetahui aksinya. Adanya kerjasama inilah membuat pelaku money laundry sulit diusut karena mereka saling berkesinambungan.

Cara Terbaru Money Laundry

Dalam perkembangannya, ada juga beberapa tempat dimana pada pelaku money Laundry mengubah uang hasil kejahatan menjadi uang bersih.

  1. Tempat Perjudiaan

Pelaku datang ke tempat judi hanya membawa uang hasil kejahatan, dan konversikan uang tersebut dalam permainan. mereka bermain dalam beberapa putara. Pada putaran terakhir, mereka melakukan klaim bahwa mereka menang besar. Jadi ketika ada yang bertanya dari mana uang dalam jumlah besar mereka dapatkan, jawabannya jelas: Hasil menang judi.

  1. Mencampur Dana dalam Bisnis Sah

Menggunakan uang hasil kejahatan untuk membangun usaha bahkan bisnis menjadi salah satu cara money laundry dilakukan. Tujuannya adalah menggabungkan uang kotor dengan penghasilan yang sah. Bisnis yang berbasis uang tunai seperti bisnis klub malam dapat membuat arus masuk sulit untuk dilacak. Pelaku dapat manipulasi keuangan perusahaan sebelum masuk ke kantong pribadi sebagai uang sah.

  1. Smurfing

Smurfing adalah praktek money laundry dengan cara memecah uang hasil kejahatan dalam bentuk transaksi kecil. Karena itu smurfing mengharuskan pelaku memperkerjakan banyak orang. Hal  ini dilakukan agar dapat membuat simpanan dalam jumlah kecil. Smurfing biasa dilakukan karena banyak bank yang memiliki prosedur anti pencucian uang.

  1. Properti

Mengalihkan uang hasil kejahatan dalam bentuk properti. Dengan cara membeli properti yang punya harga terjangkau lalu menjual kembali properti yang dibelinya. Dengan cara ini, uang hasil kejahatan akan terlihat seperti uang hasil penjualan properti. Yang terlihat hanyalah uang bersih.

Kini tinggal penegak hukum yang bertindak, money laundry punya banyak metode dan bentuk agar tidak terlibat hukum. Hati-hati, kita bisa saja terjebak dalam kasus money loundy.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang metode-metode money loundry , semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Metode Debt Snowball: Cara Keluar dari Utang dengan Cepat
Terjebak Utang? Coba Metode Debt Stacking untuk Melunasinya
Ini Dia Metode Bagaimana Pencucian Uang Terjadi
Mengenal Sifat 5K: Katebelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi, dan Komisi
Komplain Umum Pelanggan Dan Solusinya
Antara Berlangganan Software Vs Beli Putus, Mana yang Lebih Untung?
Mengapa Monitor Komputer Secara Umum Lebih Mahal Dari TV?
Cara Menghemat Biaya Bahan Bakar
Siapa Pemenang dan yang Kalah dalam Inflasi?
Kiat Menanggapi dan Merespon Pelanggan Yang Komplain


Bagikan Ke Teman Anda