Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu Metode SMART Goals?

Gol atau tujuan adalah salah satu aspek dari berbagai elemen hidup kita. Baik dalam kehidupan pribadi, pendidikan, hingga bisnis pasti memiliki gol. Gol atau tujuan ini bisa mengarahkan dan memotivasi kita agar bisa lebih fokus mencapai tujuan. Dengan memiliki tujuan yang jelas, kita bisa tahu apa yang jadi target kita dan meminimalisis hal yang tidak perlu.

Untuk mencapai gol, ada banyak caranya. Salah satunya adalah menggunakan metode SMART Goals. Apa itu metode SMART Goals? Bagaimana cara menjalankannya? Cek penjelasan detailnya d bawah ini biar makin tahu.

Definisi Metode SMART Goals

Seperti yang kita tahu, kata ‘smart’ sendiri berarti pintar. Tapi SMART dalam SMART Goals sebenarnya merupakan kependekan atau akronim dari beberapa kata, yaitu:

  • S = Specific (spesifik)
  • M = Measurable (terukur)
  • A = Achievable (dapat dicapai)
  • R = Realistic (realistis)
  • T = Timely (ada batas waktu).

Pada dasarnya, SMART Goals menggunakan kelima kriteria di atas untuk membantu kita lebih fokus dalam mencapai tujuan kita. Agar lebih jelas lagi untuk setiap poinnya, yuk simak lebih jauh berikut ini.

  • SMART Goal – Spesific

Tujuan yang jelas dan spesifik punya peluang untuk terwujud yang lebih besar dibandingkan dengan tujuan yang tidak begitu jelas. Misalnya kita bertujuan beli mobil merek A dengan harga Rp 200 juta. Kita jadi tahu apa yang harus dibeli dan berapa jumlah yang harus ditabung setiap bulan. Dibanding punya tujuan beli mobil merek apa saja dengan harga Rp 175 jutaan sampai Rp 275 jutaan.

Memang tidak semudah itu membuat tujuan kita jadi lebih spesifik. Agar bisa membuat tujuan kita spesifik, tanyakan 5W berikut ini:

    1. Who: Siapa saja yang terlibat untuk mewujudkan tujuan kita?
    2. What: Apa yang ingin kita capai?
    3. Where: Di mana kita bisa mencapai tujuan ini?
    4. When: Kapan waktu yang kita mau untuk mencapai tujuan ini?
    5. Why: Kenapa kita mau mencapainya?

Contoh lainnya yang sederhana, kita bertujuan “saya ingin menurunkan berat badan”, ini adalah tujuan general, tidak spesifik. Tujuan yang lebih spesifik adalah “saya ingin menurunkan berat badan dengan lari pagi 30 menit 5 kali seminggu, dimulai besok lusa.”

  • SMART Goal – Measurable

Sebuah tujuan harus bisa punya progres yang terukur. Kalau tidak bisa diukur, maka cukup sulit untuk memantau perkembangannya. Sulit juga mengetahui apakah kita sudah ada di jalur yang benar atau tidak. Untuk mengetahui apakah tujuan kita bisa diukur atau tidak, tanyakan pada diri kita sendiri 3 hal di bawah ini:

    1. Berapa banyak atau berapa lama?
    2. Bagaimana saya tahu kalau saya sudah mencapai tujuan?
    3. Apa indikasi progres saya?

Misalnya untuk menambah fokus pada tujuan di atas: “Saya ingin menurunkan berat badan dengan lari pagi 30 menit 5 kali seminggu, dimulai besok lusa. Tiap minggu, saya bertujuan mengurangi berat badan sebanyak 0.5 kg.”

  • SMART Goal – Achievable

Sebuah SMART Goal harus bisa dicapai. Ini akan membantu kita untuk mencari tahu cara untuk mencapainya dan cara apa yang tidak bisa digunakan. Pencapaian tujuan ini bisa dikembangkan. Dengan begitu, kamu akan merasa tertantang. Tapi pastikan agar tujuan ini masuk akal dan bisa dicapai. Tanyakan pada diri sendiri 2 hal berikut ini:

    1. Apakah saya punya sumber dan kemampuan untuk mencapai tujuan? Kalau tidak, apa yang saya lewatkan?
    2. Apakah orang lain sudah ada yang berhasil melakukannya?

Tujuan yang belum pernah dicapai orang lain sebenarnya bukan tidak mungkin kita raih. Hanya saja peluangnya jadi lebih kecil dan lebih mustahil untuk dilakukan.

  • SMART Goal – Realistic

Sebuah SMART Goal harus realistis. Dengan begitu, tujuan tersebut bisa dicapai dengan realistis, misalnya berdasarkan sumber yang dimiliki dan batas waktu. Sebuah tujuan seharusnya realistis kalau kita percaya bahwa itu bisa dicapai. Untuk mengetahui apakah tujuan yang kita miliki itu realistis atau tidak, tanyakan ketiga hal di bawah ini:

    1. Apakah tujuan saya realistis dan bisa diraih?
    2. Apakah tujuan saya bisa diraih jika dilihat dari batasan waktu dan sumber yang saya miliki?
    3. Apakah saya bisa berkomitmen untuk mencapai tujuan saya?

Untuk poin terakhir, komitmen sangat penting untuk mencapai tujuan kita sendiri. Meski kita punya cukup waktu dan kemampuan, tapi tanpa komitmen yang kuat akan sulit untuk mencapai tujuan kita sendiri.

  • SMART Goal – Timely

Sebuah tujuan harus punya batas waktu yang jelas. Kapan kita mau memulai dan kapan kita mau mencapainya. Kenapa begitu? Kalau tujuan tidak diberi batas waktu, banyak orang yang tidak merasa penting untuk mengejar dan mengusahakannya agar tercapai. Dengan kata lain, kita bisa saja akan santai-santai dan tidak termotivasi untuk mewujudkannya.

Apakah tujuanmu sudah punya batas waktu? Coba tanyakan pada diri sendiri 2 hal di bawah ini:

    1. Apakah tujuan saya punya deadline?
    2. Kapan saya mau mencapai tujuan saya?

Misalnya untuk mencapai tujuan menurunkan berat badan di atas. “Pada tanggal 1 Agustus, saya akan mulai program menurunkan berat badan dengan cara lari pagi selama 30 menit, 5 kali seminggu. Setiap minggunya, saya bertujuan menurunkan bobot sebanyak 0.5 kg. Gol saya akan tercapai kalau dalam 3 bulan saya bisa menurunkan berat sebanyak 6 kg.”

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu metode SMART Goals, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Itu Metode Drum Buffer Rope?
Ini Dia Metode Bagaimana Pencucian Uang Terjadi
Metode Debt Snowball: Cara Keluar dari Utang dengan Cepat
Metode-Metode Money Laundry
Terjebak Utang? Coba Metode Debt Stacking untuk Melunasinya
Pengusaha vs Karyawan, Mana Yang Lebih Menjanjikan Masa Depan?
Contoh Depresiasi dan Rumus Perhitungannya
Contoh Nyata Penawaran Inelastis Sempurna
Contoh Surat Undangan Setengah Resmi
Contoh Laporan Keuangan untuk Semua Usaha, Kafe, Restoran dan Lainnya


Bagikan Ke Teman Anda