Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tip Keuangan UKM

Berbisnis sedang jadi tren di masa kini, terbukti dari banyaknya usaha yang baru yang bermunculan. Salah satu pemicunya adalah teknologi yang memungkinkan seseorang mencari informasi hanya dengan ujung jari. Masing-masing membuat jenis dan skala bisnis sesuai dengan keinginan. Tak terkecuali juga membangun UKM.

Jika kamu adalah salah satu pelaku usaha UKM, tentu kamu mengenal bahwa dalam menjalanya ada beragam tantangan. Soal produk, daya saing, hingga masalah pengelolaan keungan. Nah kali ini kita bicara soal petunjuk langkah-langkah pengelolaan keuangan ukm.

Memisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis

Salah satu hal yang wajib dilakukan dalam pengaturan keuangan bisnis dalam skala dan bentuk apapun adalah memisahkan antara keuangan pribadi dan bisnis, begitu juga dalam menjalankan UKM. Keduanya harus benar-benar dipisah untuk mendapatkan hasil yang akurat di setiap rincian pemasukan dan pengeluaran.

Dengan begitu kamu bisa melakukan analisa dan menjaga keuangan tetap sehat serta terhindar dari berbagai macam komplikasi keuangan. Terlebih setiap bisnis pasti ada pengawas yang bertugas memeriksa keuangan.

Nah, dengan cara pemisahan keuangan pribadi dan bisnis, data keuangan bisnis lebih akurat dan tidak tercampur dengan transaksi pribadi. Selain itu, hal-hal yang berkaitan dengan pajak juga harus benar-benar diperhatikan karena bisa berubah menjadi masalah jika laporan keuangan tidak sehat.

Selain itu, memisahkan keuangan pribadi dan bisnis juga merupakan langkah yang baik untuk menghindari uang pribadi terpakai untuk bisnis UKM itu sendiri. Caranya bisa dilakukan dengan:

  • Membuat struktur dan badan hukum agar aktivitas UKM lebih terstruktur
  • Membuka rekening khusus bisnis UKM agar flow nya lebih jelas
  • Membuat kredit bisnis sendiri agar tidak tercampur dengan kredit pribadi dan menyusahkan di akhir
  • Usahakan memiliki akuntan sebagai karyawan keuangan untuk membuat laporan yang lebih baik

Tips Memilih Bank

Memilih bank memang menjadi pekerjaan yang cukup sulit, pernyataan ini pasti disetujui oleh sebagian besar orang. Pasalnya, memilih bank dan produknya yang banyak dan beragam itu menimbulkan banyak pertimbangan penting.

Memilih bank untuk pribadi saja cukup sulit, apalagi memilih bank untuk kebutuhan bisnis UKM. Banyak hal yang harus diperhatikan agar terpilih bank yang tepat, antara lain:

  1. Pilih bank besar atau bank kecil/lokal yang penting sesuai dengan kebutuhan bisnis UKM tersebut dan memiliki produk dasar perbankan yang kredibel
  2. Bangun komunikasi yang baik dan efektif dengan karyawan karena selanjutnya Anda akan berurusan dengan mereka dalam waktu yang lama
  3. Pertimbangkan persyaratan kredit pada bank yang akan dipilih, biasanya bank besar lebih banyak syaratnya sedangkan bank kecil lebih ringan dan cocok untuk bisnis kecil/baru karena lebih mudah mendapatkan kredit
  4. Jika tertarik dengan bank online, maka perhatikan betul kredibilitasnya
  5. Perhatikan pula kemajuan teknologinya, misalnya ada fitur mobile, internet dan lain sebagainya
  6. Lokasi juga sangat penting, pastikan kantor cabang dan atm berada di lokasi yang dekat dengan kantor atau rumah agar lebih mudah untuk transaksi dan kepengurusan surat-surat lainnya
  7. Cobalah berpikir logis dan memahami kebutuhan bisnis UKM Anda

Membuat Budget

Untuk menciptakan keuangan yang sehat, maka sangat perlu membuat budget yang meliputi perkiraan pendapatan, anggaran belanja, dan menyisakan keuntungan untuk menambah modal. Dengan membuat anggaran atau budget yang rinci, maka dapat dipastikan keuangan bisnis UKM Anda dapat berjalan dengan lancar.

Selain itu, dengan rincian keuangan yang transparan, maka keuntungan dapat dihitung dengan jelas. Dengan begitu, rencana ke depannya bisa dengan mudah dilakukan. Sedangkan tiga komponen dasar untuk anggaran bisnis seperti UKM, antara lain:

  1. Sales/penjualan yang merujuk pada hasil penjualan semua produk yang ada pada bisnis UKM
  2. Total Costs/total biaya dari semua produk, peralatan, sewa tempat/toko, gaji karyawan dan lainnya
  3. Profit/pendapatan yang bida dihitung dengan rumus penjualan dikurangi total biaya

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah membuat perkiraan jumlah barang atau produk yang akan dijual dalam sebulan atau setahun. Hal ini juga akan membantu meminimalkan pembelian barang yang dirasa kurang perlu. Selain itu, perhatikan juga perkiraan harga jualnya dan sesuaikan dengan harga pasar di daerah tersebut.

Jika merasa kesulitan untuk membuat dan menentukan pembagian dan pengaturan budget pada bisnis UKM Anda, carilah bantuan. Banyak yang bisa dilakukan misalnya dengan mencari informasi dari internet dan download template anggaran bisnis. Atau bisa suka dengan menyewa seseorang yang ahli di bidangnya, tetapi tentu saja ini akan memakan biaya.

Satu hal lagi yang bisa dilakukan dalam pengaturan anggaran budget yaitu dengan menentukan margin keuntungan. Dengan demikian, bisa sedikit menekan pengeluaran jika keuntungan yang didapat sudah mencapai batas margin.

Lakukan Pembukuan

Setelah melakukan budgeting atau pengaturan anggaran keuangan, maka hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat pembukuan. Beberapa orang mungkin tidak terbiasa dengan hal ini karena terkesan rumit.

Namun, saat ini juga sudah banyak aplikasi simpel yang dibuat untuk membantu membuat laporan pembukuan bisnis jenis UKM dan lainnya. nah, di bawah ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membuat pembukuan, antara lain:

  1. Lakukan pembukuan untuk menganalisa keuntungan bulanan dan tahunan serta kebutuhan bisnis, agar bisa diperkirakan dengan baik misalnya memutuskan pengeluaran dan lainnya
  2. Perhatikan pembukuan pajak karena flow pajak tidak terlalu terlihat sehingga kadang pemilik bisnis kurang memperhatikan
  3. Jangan pernah lupa mencatat setoran atau pemasukan baik dari dana pribadi maupun dari pendapatan penjualan
  4. Buat siasat untuk pembayaran pajak yang rutin agar tidak kena denda, misalnya dengan menyisihkan secara otomatis pada rekening bank bisnis UKM tersebut
  5. Awasi pembukuan faktur dengan teliti karena hal-hal yang berhubungan dengan pajak bisa merepotkan di kemudian hari jika tidak dilakukan dengan benar dan tepat waktu.

Nah, itulah langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam petunjuk keuangan bisnis UKM yang digeluti. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tip keuangan UKM, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Anggaran, Kunci Sukses Perencanaan Keuangan Anda
12 Tip Perencanaan Finansial Buat yang Akan Menikah
10 Kesalahan Mengatur Keuangan Pribadi yang Harus Dihindari
Mengapa UKM Sulit Berkembang?
Sudah Saatnya Mempersiapkan Dana Darurat, Ini Caranya!
Tip Menyiapkan Pendidikan Anak
Cara Mudah Memangkas Pengeluaran
10 Alasan Mengapa Usaha Kecil Butuh Akuntan
Tip Menghindari Ketergantungan Memesan Makanan Secara Online
10 Aturan Emas dalam Mengelola Keuangan


Bagikan Ke Teman Anda