Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tip Finansial untuk Kelas Menengah

Topik finansial memang sangat penting untuk ditelusuri lebih dalam dan direncanakan. Pendapatan dan pengeluaran sangat mempengaruhi kondisi finansial setiap individu dalam masyarakat. Uniknya, kondisi finansial ini tidak hanya dipengaruhi oleh satu variabel dan parameter saja. Oleh karena itu, istilah besar pasak daripada tiang harus benar – benar dipahami.

Untuk menyiasati keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan, kita harus paham betul tips-tips finansial yang baik. Jika kamu sudah punya rencana keuangan, kamu juga butuh tips dan trik jitu agar rencana itu lebih terarah. Tips ini tidak sama untuk setiap jenjang perekonomian.

Kali ini, kita akan membahas tentang tips finansial untuk kelas menengah. Apa saja?

Belanja sesuai kebutuhan dan ubah gaya hidup

Ini adalah salah satu penerapan untuk menghindari peribahasa besar pasak daripada tiang. Kelola uang dengan baik dengan memastikan segala pengeluaran wajib yang harus dikeluarkan setiap bulannya. Setelah semua sudah fix, barulah kamu merencanakan pengeluaran – pengeluaran tambahan untuk hobi atau pengeluaran baru kamu seperti baju baru.

Jika kamu menggunakan kartu kredit, kamu harus membatasi jumlah barang dan memastikan total kredit yang kamu punya aman terkendali. Jangan beli kendaraan seperti mobil jika kamu tidak benar-benar membutuhkannya. Jangan kerap tergoda dengan mobil dan kendaraan merek baru jika kamu masih memiliki yang lama dan masih bisa berfungsi dengan baik. Jika kamu berpikir bahwa mobil merupakan sebuah investasi, maka kamu salah. Nilai mobil akan terus berkurang seiring berjalannya waktu. Nilai jualnya akan menurun kecuali kamu menggunakannya untuk usaha.

Belanja sesuai kebutuhan tidak hanya berlaku untuk barang-barang seperti pakaian, alat elektronik, dan benda-benda serta kebutuhan sandang dan pangan sederhana. Tetapi berlaku juga untuk yang skalanya besar seperti rumah. Kenapa?

Hindari membeli rumah terlalu besar jika kamu tidak sanggup untuk menanggung biaya pemeliharaannya. Misal listrik, perbaikan, air, dan sebagainya. Semua akan sia-sia. Kamu bisa memilih rumah yang lebih kecil lalu membeli satu lagi untuk disewakan.

Daftarkan kebutuhan primer kamu setiap bulannya. Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang tidak bisa kamu singkirkan dari hidupmu. Setelah itu barulah kamu memenuhi kebutuhan sekunder dan tersier kamu. Intinya, kamu harus menyeimbangkan antara kebutuhan, dana mendesak, dan tabungan. Sisanya baru bisa kamu alokasikan untuk kebutuhan sekunder.

Kebutuhan primer dan tabungan memiliki strata atau level kepentingan yang sama. Tabungan bukan diambil dari sisa belanja kamu sebulan, tetapi kamu sudah harus menetapkannya dari awal. Dengan begitu, kamu bisa menekan kebutuhan-kebutuhan kamu yang belum perlu untuk dipenuhi.

Jika situasi keuanganmu berada di tahap perekonomian menengah maka bertindaklah sesuai dengan situasi ekonomi kamu. Sudah saatnya untuk mengubah persepsi bahwa kamu akan dipandang lebih jika memiliki barang – barang mewah, bagus, dan mahal padahal kamu tidak. Hindari membeli baju dan aksesoris mahal hanya untuk mengesankan orang lain apalagi untuk menunjukkan bahwa kamu adalah orang kaya. Terimalah kenyataan bahwa untuk saat ini kondisi finansial kamu masih berada di kelas menengah sambil terus meningkatkan potensi untuk punya pendapatan yang lebih besar. Ada saatnya kamu ingin tampil menarik dan bagus, namun tetap harus sesuai dengan kemampuan finansial kamu.

Uniknya dan paling sering kita temukan adalah justru kita dengan perekonomian kebawah yang memiliki intensitas tinggi untuk mengesankan kepada orang lain bahwa kita kaya. Padahal, orang dengan kondisi finansial jauh diatas kita bergaya biasa.

Ngomong-ngomong tentang membuat orang terkesan, kamu juga harus tahu waktu dimana kamu bisa sangat humble dan generous ke orang lain. Hal-hal yang sederhana seperti datang ke pernikahan teman, keponakan, saudara, dan lainnya. Kamu harus menyesuaikan budget kado dengan kemampuan kamu. Jangan berlebihan karena bagaimanapun kondisi keuangan kamu sedang diwaktu yang sangat penting. Terlebih jika semua acara itu ada di awal bulan. Pastikan untuk selalu melihat peluang yang bagus untuk merencanakan momen-momen ini agar kamu tidak kehilangan track perencanaan keuangan.

Atau contoh lainnya lagi adalah ketika kamu tiba-tiba mendapatkan bonus. Otomatis pendapatan kamu akan surplus dan itu tidak ada di catatan kamu. Boleh untuk merayakan namun pastikan untuk tetap keep on track ya. Rayakan 10% uangnya, dan rencanakan simpanan kamu dengan sisa 90%nya. Mungkin bisa buat investasi.

Diskon bisa jadi memang momennya kamu untuk menghemat pengeluaran terlebih kamu bisa tetap memenuhi gaya hidup namun perhatikan, terkadang banyaknya diskon juga bisa membuat kamu lebih konsumtif dari biasanya. Pastikan untuk memikirkannya baik-baik. Sekali lagi jangan biarkan kamu jatuh ke strategi marketing. Gunakan dengan bijak untuk membuat surplus baru bagi hobi kamu yang lain.

Sudah saatnya kamu menghindari yang namanya cicilan. Cicilan atau yang dikenal dengan istilah keren EMI (Equated Monthly Installment) adalah strategi marketing yang akan menarik kamu secara perlahan ke dalam lingkaran setan yang kemungkinan besar akan sulit sekali untuk kamu hindari. Cicilan atau EMI juga dipengaruhi oleh gaya hidup. Jika gaya hidup mewah dan act like a rich one kamu belum bisa diatasi maka –most likely kamu akan dengan mudah masuk ke dalam jebakan ini.

Mulailah untuk berinvestasi

Senantiasa mengelola keuangan dan terus berhemat juga bukan sepenuhnya jalan yang tepat. Sambil berhemat, dengan mengatur keuangan kamu juga harus menyertainya dengan usaha-usaha untuk meningkatkan pendapatan kamu. Misalnya dengan berinvestasi. Percayalah menabung uang di bank hanya akan membiarkannya tertimpa debu. Dia tidak akan berkembang. Hanya sebatas bunga bank yang nilainya tidak seberapa. Dan tidak ada orang kaya yang mengatakan bahwa ia kaya berkat menabung.

Investasi adalah cara untuk meningkatkan taraf hidup kamu menjadi lebih baik dengan cara cerdas. Mulailah untuk mempelajari teknik dan cara-cara investasi yang cerdas. Selalu berhati-hati dan jangan tertipu dengan berbagai investasi – investasi bodong yang ada di luar sana. Ingat semakin tinggi keuntungan maka resiko investasi kamu akan semakin tinggi dan ini berlaku untuk apapun jenis keputusan investasi yang kamu buat.

Untuk investasi, kamu juga harus fokus dan menyelesaikan satu persatu investasi. Jangan main ambil semua. Mungkin kamu bisa mulai dari investasi saham atau obligasi. Jika kamu belum terlalu mengerti dengan hal-hal berbau saham, obligasi, dan surat berharga, kamu bisa mulai dengan membeli tanah, atau rumah untuk disewakan. Tidak disewakan pun, jenis-jenis properti ini akan memiliki nilai yang relatif meningkat setiap tahunnya.

Jenis investasi ini mungkin akan mudah bagi kamu yang memiliki uang. Namun jangan khawatir, buat kamu yang masih belum punya simpanan yang cukup, kamu masih punya tips and triknya. Mulailah mengatur dan menghitung tabungan yang mungkin akan kamu miliki dalam beberapa tahun ke depan, dan mulai merencanakan untuk mulai membeli aset-aset tersebut. Misalnya kamu ingin memiliki tanah yang senilai dengan 10% dari 36x gaji tetap kamu. Maka rencanakan itu. Dalam waktu 3 tahun kedepan kamu akan punya asetnya.

Mengambil kredit untuk aset seperti ini juga tidak ada salahnya. Misalnya kamu ingin memiliki rumah, namun masih belum punya cukup uang. Kamu bisa mengajukan kredit, lalu menyewakan rumah kamu kepada orang lain. Biaya kredit jadi lebih ringan, dan kamu dapat asetnya beberapa tahun kedepan.

Tentu ini bukan cara satu-satunya, masih banyak trik-trik lain yang bisa kamu cari, gali lebih dalam, dan pelajari.

Ketika kamu sudah menyadari pentingnya untuk mengelola keuangan-mu, usahakan untuk bisa berada di sekitar orang-orang dengan pikiran yang sama. Bukan berarti kamu mengisolasi diri, kamu bisa berada disekitar siapapun namun jangan biarkan usaha kamu sia-sia karena tergoda untuk mengikuti gaya hidup orang lain.

Investasi identik dengan perencanaan karena hasilnya tidak serta merta membuat kamu mendapatkan keuntungan saat itu juga.

Mulai bermimpi dan rencanakan

Ketika kamu menginginkan suatu target dalam hidup, terlebih tujuannya adalah demi kehidupan yang lebih baik maka kamu harus mulai bermimpi disertai dengan rencana sebagai aksi. Jangan hanya wacana tetapi langsung ancang – ancang dengan perencanaan yang matang. Ini ada kaitan yang cukup dalam dengan investasi.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, investasi tidak hanya untuk yang punya uang cukup. Kamu dengan penghasilan yang biasa juga biasa dengan perencanaan keuangan yang matang dan waktu yang tertata.

Banyaknya hambatan-hambatan di sekitar kamu seperti ketersediaan tabungan untuk investasi, adanya pengeluaran mendadak yang lumayan menguras pendapatan kamu memang menyurutkan semangat kamu untuk bermimpi dan merencanakan sesuatu yang lebih besar. Tetapi hanya fokus pada masalah kamu bukanlah pilihan yang baik. Kamu harus fokus pada solusi untuk menyingkirkan masalah – masalah tersebut. Misalnya, jika pengeluaran mendadak kamu mengurangi total tabungan yang bisa kamu peroleh, mungkin itu trigger untuk kamu menambah pemasukan. Misalnya kamu bisa mulai usaha kecil-kecilan sebagai sambilan di kantor, atau jika kamu punya hobi atau ketertarikan serta kemampuan yang bisa diuangkan, kamu bisa mengambil freelance sementara untuk menutupi pengeluaran yang menjadi hambatan kamu.

Karena hambatan bukanlah hambatan sesungguhnya tetapi ketidakpercayaan diri dan tidak adanya aksi serta perencanaan yang matang, itulah hambatan sesungguhnya.

Rencana menjadi hal yang sangat penting dan selalu menjadi tips penting apapun konteks nya. Tips finansial kelas manapun pasti semua akan menekankan sebagaimana kamu bisa merencanakan semuanya dengan baik dan matang. Rencana saja tanpa evaluasi juga tidak berarti karena kamu tidak bisa membandingkan mana performance yang bagus dan tidak. Tiga tips di atas bisa menjadi pegangan buat kamu dimanapun kamu berada.

Merencanakan ini itu yang terkesan terlalu hemat juga jangan sampai melupakan kebahagian kamu ya. Hidup cuma sekali oleh karena itu kamu harus tetap bahagia. Kamu juga harus memasukkan hobi-hobi kamu di dalam rencana. Tenang aja, kamu bisa tetap bahagia bahkan lebih bahagia jika kamu menjalankan strategi finansial dengan baik untuk mengelola keuanganmu.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tip finansial untuk kelas menengah, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Bagaimana Cara Hidup Hemat Berumah Tangga?
Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Tambahan?
Tip Mempersiapkan Pensiun Dini
Pengen Melek Finansial? Ini Caranya!
Langkah-langkah Membuat Anggaran Keluarga
10 Tip Jitu agar Terbebas dari Jeratan Utang dengan Cepat
Nasehat Bijak tentang Keuangan dari Orang Tua
Ajarkanlah Tip Keuangan Ini pada Anak Anda!
Cara Mudah Memangkas Pengeluaran
Tip Keuangan bagi Keluarga Muda


Bagikan Ke Teman Anda