Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

5 Barang yang Sering Dibeli tapi Sebenarnya Tidak Dibutuhkan

Apakah kamu merupakan orang yang mudah tergoda untuk membeli sesuatu? Dengan semakin berjamurnya platform belanja online yang kerap menawarkan flash sale dan free ongkir, menjadikan aktivitas kamu dalam membeli sesuatu menjadi lebih mudah. Terlebih bila platform ini juga menawarkan metode pembayaran melalui cicilan 0% kartu kredit, semakin membuat kamu tergiur untuk membeli sesuatu tanpa berfikir panjang.

Berbelanja memang memberikan kepuasan tersendiri bagi beberapa orang. Aktifitas yang satu ini kerap menjadi ajang untung menghilangkan stress. Namun sadarkah kamu kalau terkadang sering membeli sesuatu yang tidak sepenuhnya kamu perlukan?

Membedakan antara keinginan dan kebutuhan

Pernahkah kamu merasa ingin membeli sesuatu hanya karena ingin mencocokan dengan barang yang baru saja kamu beli? Misalkan kamu baru saja membeli baju baru yang niatnya akan kamu pakai ke sebuah acara kantor. Namun, saat barang kamu sampai, dan kamu mencobanya dengan sepatu yang biasa kamu kenakan, kamu merasa sepatu kamu tidak cocok dengan baju yang baru saja kamu beli.

Akhirnya kamu membeli sepatu baru. Lalu karena baju dan sepatunya sudah baru, kamu jadi ingin membeli tas baru. Lalu tiba-tiba kamu ingin beli aksesoris baru dan membutuhkan perlengkapan make up baru juga. Dan begitu semua telah terbeli, baru kamu akan tersadar kalau sebenarnya barang-barang ini tidak sepenuhnya kamu butuhkan. Inilah yang dikenal dengan sebutan spiral konsumsi, adanya barang baru akan membuat kamu ingin membeli barang-barang lain untuk mengimbanginya.

Semua kegiatan berbelanja seseorang sebenarnya karena keinginannya untuk mengaktualisasikan diri dalam kelompoknya. Barang-barang yang dibeli hanya sekedar untuk membuat orang lain terkesan dengan keberadaan kamu, dan mungkin kamu tidak juga menikmati kegunaan barang tersebut.

Sering dibeli tapi sebenarnya tidak dibutuhkan

Beberapa barang-barang ini sering kali kamu beli tanpa dipikirkan sebelumnya. Kebanyakan hanya karena tergiur harga diskon atau gelap mata saat sedang mengunjungi pusat perbelanjaan. Atau karena tergoda notifikasi flash sale pada sebuah platform belanja online. Berikut adalah 5 barang yang sering kamu beli namun sebenarnya tidak kamu butuhkan.

1. Pakaian

Pernah kah kamu melihat ke dalam lemari pakaian kamu, ada berapa banyak pakaian yang bahkan semenjak kamu beli tidak pernah kamu kenakan sekalipun. Belum lagi banyak sepatu dengan berbagai model yang hanya menumpuk di rak sepatu. Dan berbagai macam jenis tas yang tidak semuanya pernah dipakai.

Mungkin bila kamu pikirkan lebih lanjut, mengapa harus membeli sebuah celana jeasn Levi’s terbaru bila masih ada jeans lama yang lebih nyaman kamu kenakan? Atau mengapa harus membeli mantel bulu, bila kamu tidak hidup di negara dengan empat musim? Atau mengapa membeli sneakers mahal dengan edisi terbatas, kalau ternyata kamu lebih senang menggunakan sneakers lama kamu yang lebih nyaman?

Kenyataannya banyak pakaian baru yang tidak sering kamu pakai, ketimbang satu atau dua pasang pakaian favorit yang lebih sering kamu kenakan. Bila memang ingin membeli pakaian baru, mengapa tidak menjual pakaian lama kamu terlebih dahulu, atau berikan kepada yang membutuhkan. Dengan begitu, kamu tidak akan banyak menghabiskan uang hanya untuk menumpuk pakaian saja.

2. Smartphone

Memiliki smartphone dengan model dan fitur terbaru memang bisa meningkatkan “nilai” kamu dimata teman-teman sekantor. Tapi apa kamu benar-benar membutuhkan sebuah smartphone baru? Apakah fitur-fitur yang terbaru itu akan benar-benar mempermudah hidup kamu? Banyak orang yang tiba-tiba merasa smartphonenya telah usang ketika melihat iklan smartphone keluaran yang terbaru.

Atau tiba-tiba merasa membutuhkan sebuat tablet baru yang akan digunakan untuk menunjang aksi kamu saat berpresentasi. Atau membutuhkan alat pemutar musik padahal smartphonepun bisa memutarkan lagu-lagu yang kamu gemari. Dan semua gadget yang kamu beli akhirnya hanya akan tergeletak di kamar dan kamu kembali menggunakan smartphone karena lebih praktis.

Hal lain yang akan banyak menguras uang kamu adalah, membeli aplikasi berbayar. Hanya karena tidak sabar melihat iklan, lantas kamu langsung menggunakan kartu kredit untuk membeli full versi dari aplikasi tersebut. Setelah beberapa lama, akhirnya aplikasi tersebut tidak lagi kamu gunakan karena bosan.

Membeli aplikasi memang tidak terlalu mahal, namun kebiasaan untuk membeli aplikasi yang tidak benar-benar kamu butuhkan tentunya hanya akan membuang-buang uang saja.

3. Berlangganan gym

Apakah kamu termasuk dari 75% pelanggan gym yang tidak pernah pergi ke gym bahkan sebulan sekali? Menjadi member gym memang seolah telah menjadi gaya hidup masyarakat perkotaan yang sibuk dan tidak sempat berolah raga. Bila memang tidak sempat berolah raga, lantas apakah dengan mendaftar gym lalu kamu menjadi sempat berolah raga?

Belum lagi dengan telah terdaftarnya kamu menjadi member suatu tempat gym ternama, membuat kamu seolah-olah harus memiliki “kostum” yang pantas. Akhirnya, kamu membeli  sepatu, pakaian gym, handuk khusus gym, tas khusus gym, botol minum khusus, yang kesemuanya berharga mahal. Namun, hanya berhujung di dalam lemari karena kamu tidak ada waktu untuk ke gym.

Mengapa tidak mencoba olah raga yang lebih murah dan tidak membutuhkan perlengkapan khusus yang berharga mahal. Misalnya dengan berjalan kaki dari stasiun kereta terdekat ke kantor. Atau mencoba jogging di sekitar komplek rumah kamu. Selain lebih murah, juga lebih menyenangkan, karena kamu tidak harus terkurung dalam suatu ruangan untuk bisa berolah raga.

4. Membeli layanan TV kabel

Layanan TV kabel memang memberikan kamu hiburan saat kamu ada di rumah. Banyak acara-acara menarik yang tidak akan kamu temui dari program TV lokal. Pertimbangan ini yang lantas membuat kamu ingin berlangganan TV kabel lengkap dengan membeli TV layar datar model terbaru dengan ukuran yang besar. Semakin besar TV kamu, semakin kamu bisa membanggakannya kepada teman-teman saat mereka berkunjung ke rumah kamu.

Namun, kesibukan di kantor terkadang membuat kamu pulang larut malam. Tidak lagi akan sempat menonton tv, kamu pasti hanya ingin bersih-bersih badan lalu rebahan di kasur dan tidur. Lalu di akhir pekanpun kamu akan disibukan dengan berbagai kegiatan lain di luar rumah yang membuat tidak akan ada waktu untuk menonton TV.

5. Makanan Restoran

Untuk kamu yang sibuk memang terkadang tidak memiliki cukup waktu untuk bisa memasak makanan sendiri. Akhirnya banyak keluar uang untuk membeli makan di luar. Pilihan yang paling cepat dan membuat kamu tidak harus menunggu lama, pastinya fast food. Namun sadarkah kamu bahwa kebiasaan makan yang seperti ini selain akan menguras uang, juga akan menganggu kesehatan.

Dengan mencoba memasak menu-menu sederhana, kamu akan mendapatkan masakan dengan kalori yang sama, namun lebih sehat dan lebih murah pastinya. Bila kamu memang hobi kuliner dan suka mencicipi menu-menu di restoran terkemuka saat akhir pekan, bagaimana bila dirubah kebiasaannya. Kamu bisa mencoba ambil kelas memasak di akhir pekan, dan aplikasikan kemampuan baru kamu nanti dalam menu makan sehari-hari.

Tidak ada salahnya memang menggunakan uang sendiri untuk membeli semua yang kamu sukai. Namun bila pengeluaran bisa dikendalikan dengan bijak pastinya akan menambah nilai hidup kamu sendiri. Salam sukses.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 5 barang yang sering dibeli tapi tidak dibutuhkan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Hal-hal yang Layak Dibeli dengan Harga Mahal
Barang Overprice Apa yang Sering Dibeli Orang?
Untung Rugi Jual Beli Mobil Lewat Dealer
Perbedaan Barang Inferior dengan Esensial
Barang-barang yang Sebaiknya Jangan Dibeli di Supermarket
Walau Harga Mahal, Barang Ini Layak Dibeli
Mengapa Kita Menggunakan Barang Produksi Dalam Negeri?
Di Mana Kita Bisa Beli E-money?
Untung Rugi Beli Mobil di Lelang
Tidak Ada Uang? Jual Beli dengan Barter? Apa yang Terjadi?


Bagikan Ke Teman Anda