Apa itu Bank Investasi? Definisi Bank Investasi

Istilah bank investasi mulai banyak dibicarakan saat terjadi krisis ekonomi pada tahun 2008. Banyak yang menyadari dan mulai bertanya mengenai perbedaan bank investasi dan bank umum.

Dalam pembahasan kali ini, kita akan mengulas mengenai definisi bank investasi secara singkat sehingga mudah dipahami para pembaca sekalian.

Definisi Bank Investasi

Bank investasi merupakan salah satu lembaga keuangan yang bekerja di bidang keuangan kelas tinggi dengan membantu perusahaan untuk mengakses pasar modal, dengan tujuan untuk ekspansi atau kebutuhan lainnya.

Misalnya saja Coca-Cola ingin menjual obligasi untuk membangun pabrik baru di Asia, maka bank investasi akan membantunya menemukan pembeli, serta membantu menangani urusan administrasi, bersama dengan tim pengacara dan akuntan.

Fungsi Bank Investasi

Bank investasi dapat bertindak sebagai perantara antara investor (pemilik modal) dan perusahaan yang membutuhkan modal untuk pertumbuhan bisnis mereka.

Secara umum, bank investasi dibagi menjadi dua, yaitu untuk pembelian dan penjualan. Sisi penjualan biasanya mengacu pada penjualan saham IPO (initial public offering) yang baru dikeluarkan, menempatkan masalah obligasi baru, terlibat dalam layanan pembuatan pasar, atau menjadi fasilitastor transaksi klien.

Sementara itu, sisi pembelian berfungsi untuk mengatur dana pensiun, reksadana, dan hedge funds untuk memaksimalkan keuntungan pada perdagangan atau investasi di surat berharga seperti saham atau obligasi.

Tiga Tipe Layanan Bank Investasi

Banyak bank investasi dibagi menjadi tiga kategori kantor yang berhubungan dengan layanan front office, middle office, serta back office.

Kantor depan biasanya terdiri dari perbankan investasi yang akan membantu perusahaan untuk kegiatan seperti:

Layanan investasi middle office mencakup kepatuhan terhadap peraturan pemerintah dan pembatasan untuk klien profesional seperti bank, perusahaan asuransi, divisi keuangan, dsb. Middle office kerap kali dianggap sebagai back office yang membantu mengawasi keluar masuknya uang dari perusahaan guna menentukan jumlah likuiditas yang perlu dijaga oleh perusahaan agar tidak mengalami masalah keuangan.

Tim yang bertanggung jawab atas aliran modal dapat menggunakan informasi tersebut untuk membatasi perdagangan dengan mengurangi daya beli / perdagangan yang tersedia untuk divisi lainnya.

Back office dapat diibaratkan sebagai mur dan baut untuk bank investasi. Sebab back office menangani hal-hal semacam

Pekerjaan dalam back office seringakali dianggap sebelah mata, kendati demikian, tanpa mereka banyak hal tidak akan berjalan dengan semestinya.

Kegiatan Bank Investasi

Pada umumnya, bank investasi akan terlihat dalam beberapa kegiatan berikut ini:

Contohnya saja, bank investasi percaya emas akan naik sehingga mereka berspekulasi dalam emas berjangka, memperoleh opsi panggilan pada perusahaan pertambangan emas, atau membeli emas batangan secara langsung untuk penyimpanan dalam brankas yang aman.

Layanan Penjaminan di Bank Investasi

Bisnis membutuhkan uang untuk dapat beroperasi serta menumbuhkan bisnis mereka. Oleh sebab itulah banker membantu perusahaan mendapatkan uang dengan memasarkan perusahaan pada investor. Adapun jenis-jenis penjaminan dapat berupa:

Klien Perbankan

Klien bank investasi meliputi:

Bank investasi dapat bekerja bersama pemerintah untuk mengumpulkan uang, memperdagangkan sekuritas, serta membeli dan menjual mahkota sekuritas.

Banker bekerja dengan perusahaan swasta dan publik untuk membantu mereka go public, meningkatkan modal, menumbuhkan bisnis, melakukan akuisisi, dsb.

Bank bekerja dengan investor guna mengelola uang perusahaan lain untuk membantu mereka memperdagangkan sekuritas serta menyediakan riset. Mereka juga bekerja sama dengan perusahaan ekuitas swasta untuk membantu mengakuiasi perusahaan portofolio dan keluar dari posisi tersebut dengan menjual ke pembeli strategis.

Hingga dekade terakhir, keberadaan bank investasi masih belum dapat diterima di beberapa negara, contohnya saja Amerika Serikat yang tidak mengijinkan bank investasi untuk menjadi bagian dari bank komersil oleh sebab kegiatannya.

Kendati demikian, bank investasi dinilai lebih unggul jika dikelola dengan baik dan memiliki risiko yang jauh lebih besar daripada pinjaman tradisional yang dikerjakan oleh bank komersil.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu bank investasi dan definisi bank investasi, semoga bermanfaat bagi Anda semua.