Definisi Polis Asuransi

Orang kaya yang memiliki banyak harta bisa jatuh miskin ketika tiba-tiba mengalami sakit kronis, karena harus mengeluarkan banyak biaya untuk berobat ke rumah sakit. Demikian pula jika mengalami musibah bencana alam seperti banjir bandang, tanah longsor, gempa bumi, angin puting beliung, atau sebab faktor kelalaian seperti kebakaran dan lainnya. Harta kekayaan yang telah berhasil dikumpulkan selama bertahun-tahun bisa hilang hanya dalam hitungan beberapa menit bahkan detik saja. Untuk menyelamatkan aset dari risiko kehilangan, dirasa perlu membeli polis asuransi yang menjamin risiko tersebut.

Apa itu polis asuransi?

Polis asuransi dapat didefinisikan sebagai kontrak tertulis yang mengikat secara hukum antara perusahaan asuransi (penanggung) dengan nasabah pemegang polis (tertanggung). Dalam kontrak tertulis tersebut ditetapkan syarat dan ketentuan yang menyatakan bahwa nasabah pemegang polis (tertanggung) setuju untuk membayar premi kepada perusahaan asuransi (penanggung) secara rutin selama jangka waktu tertentu. Selain itu juga ditetapkan syarat dan ketentuan yang menyatakan bahwa perusahaan asuransi setuju untuk menjamin penanggungan sehingga bersedia untuk membayar kompensasi kerugian atas suatu peristiwa tidak terduga sesuai penanggungan yang dialami oleh nasabah pemegang polis.

Sebagai contoh Anda membeli polis asuransi kendaraan untuk melindungi kendaraan dari kerugian finansial jika terjadi kerusakan atau kehilangan. Atas pembelian polis asuransi tersebut, Anda diwajibkan untuk membayar sejumlah uang yang disebut dengan premi secara rutin selama masa penanggungan kepada perusahaan asuransi. Jika suatu saat kendaraan Anda mengalami kerusakan akibat kecelakaan, kerusuhan, atau hilang karena dicuri, maka perusahaan asuransi akan mengganti kerugian yang Anda alami dengan memberikan kompensasi berupa sejumlah uang sesuai dengan yang telah disepakati dalam kontrak.

Fungsi polis asuransi

Dapat dipastikan bahwa semua polis asuransi mencakup syarat dan ketentuan yang menjelaskan tentang cara kerja polis dan menetapkan hal-hal yang di­-cover dan tidak di­-cover dalam risiko penanggungan. Selain itu juga mencakup hal-hal yang dijanjikan baik oleh perusahaan asuransi sebagai penanggung dan nasabah pemegang polis sebagai tertanggung. Syarat dan ketentuan ini menjadi komponen fundamental dari kontrak asuransi.

Apabila dalam masa berjalannya kontrak asuransi, Anda tidak mematuhi syarat dan ketentuan polis yang telah ditetapkan dan disepakati bersama, maka Anda dinyatakan telah melanggar kontrak dengan perusahaan asuransi. Akibatnya, perusahaan asuransi tidak berkewajiban untuk memenuhi janjinya untuk membayar klaim yang diajukan atas kerugian yang Anda derita baik sebagian maupun keseluruhan. Berkenaan dengan hal tersebut, penting untuk memahami dengan benar setiap klausul dalam kontrak asuransi.

Pemahaman terhadap seluruh isi polis asuransi dapat melindungi Anda dari kemungkinan risiko kerugian yang muncul akibat keterbatasan pemahaman terhadap detail syarat dan ketentuan yang tertulis di dalam polis asuransi tersebut. Dengan memahami polis asuransi, Anda sekaligus akan mengetahui sekaligus menyadari pentingnya polis asuransi baik bagi Anda sebagai tertanggung maupun perusahaan asuransi sebagai penanggung.

Adapun fungsi polis asuransi bagi Anda selaku nasabah pemegang polis atau tertanggung, di antaranya adalah sebagai berikut.

Polis asuransi sebagai kontrak antara nasabah pemegang polis dengan perusahaan asuransi tentu berlaku dan mengikat secara hukum bagi kedua belah pihak. Oleh sebab itu, polis asuransi tak hanya penting bagi nasabah pemegang polis saja, tetapi juga perusahaan asuransi. Berikut fungsi dari polis bagi perusahaan asuransi.

Bagian-bagian dalam struktur polis asuransi

Syarat dan ketentuan yang tertulis di dalam polis asuransi cenderung menggunakan bahasa hukum yang sulit dipahami secara sederhana oleh masyarakat awam. Selain dari bahasa yang cukup rumit, polis asuransi juga menampilkan klausul-klausul yang panjang. Sebab itu, calon atau bahkan nasabah pemegang polis sering kali malas untuk membacanya secara teliti dan seksama. Disadari atau tidak, hal ini justru memungkinkan timbulnya kerugian bagi nasabah pemegang polis di kemudian hari, sebab kurang jeli dalam membaca dan memahami setiap klausul yang tertulis di dalam polis.

Untuk mengurangi kerugian akibat ketidakjelian dalam membaca dan memahami isi polis, Anda harus mengetahui terlebih dahulu bagian-bagian dalam struktur polis asuransi. Secara umum, struktur polis asuransi mencantumkan bagian-bagian sebagai berikut.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang definisi polis asuransi, semoga bermanfaat bagi Anda semua.