Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Financial Instrument?

Financial Instrument secara etimologis dapat diartikan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Instrumen keuangan. Tetapi apakah anda mengetahui arti kata ini secara terminologi atau istilah?

Definisi yang tercantum di laman investopedia.com menyebutkan bahwa Financial Instrument adalah aset keuangan atau dokumen permodalan yang dapat diperdagangkan. Aset aset ini bisa berupa uang tunai atau dokumen kontrak yang mengijinkan seseorang untuk menerima atau mengirim uang tunai atau instrument keuangan lainnya dan dokumen bukti kepemilikan permodalan di sebuah entitas atau perusahaan.

Contoh Financial Instrument adalah check. Jadi ketika anda memutuskan untuk membayar sesuatu dengan menggunakan check, itu artinya anda telah menggunakan Financial Instrument. Sebab pada lembar check tersebut sudah tercantum besaran biaya yang harus anda keluarkan untuk membeli barang yang anda inginkan. Penjual barang tersebut tinggal menagihkan Check itu ke Bank.

Contoh lain semisal anda memiliki piutang kepada teman anda si A sebesar Rp. 50.000.,00. Anda dan A telah mencatat hutang tersebut ke dalam sebuah faktur hutang piutang. Lantas, karena anda mendadak membutuhkan uang dan si A sulit ditagih, maka anda memutuskan untuk berhutang kepada kawan anda yang lain yang bernama B dengan menjadikan faktur hutang piutang anda dengan A sebagai jaminan.

Faktur hutang piutang ini telah menjadi Financial Instrument bagi anda. Karena faktur ini adalah dokumen kontrak yang mengijinkan B untuk menagih hutang dan mendapatkan uang tunai dari si A.

Namun, untuk contoh transaksi terakhir diatas, anda harus memastikan bahwasanya baik A maupun B telah bersepakat untuk menerima faktur hutang piutang tersebut sebagai Financial Instrument. Dengan demikian kedepannya B tidak perlu lagi kesulitan menagih hutang dari si A.

Jenis Jenis Financial Instrument

Jika dilihat dari tulisan yang dimuat di laman Wikipedia.org Financial Instrument menurut nilainya dapat dibagi menjadi dua bagian. Dua bagian tersebut ialah Cash Instruments dan Derivatives Instrument.

Cash Instruments adalah instrument keuangan yang nilainya ditentukan oleh pasar atau kesepakatan kedua belah pihak yang bersangkutan. Contoh Financial Instrument jenis ini adalah deposito, sertifikat deposito atau faktur hutang piutang sebagaimana contoh pada bagian sebelumnya.

Sama halnya dengan faktur hutang piutang tersebut, jika anda ingin menjual sertfikat deposito milik anda maka Bank tempat anda menyimpan uang juga harus mengetahuinya. Selain sertifikat deposito, contoh lain dari Financial Instrument jenis cash transfer adalah sertifikat bukti kepemilikan surat berharga seperti saham atau reksa dana.

Derivatives Instrument adalah kontrak atau perjanjian keuangan yang harga nilai, dan keuntungan  kontrak tersebut ditentukan berdasarkan kinerja atau performa aset atau indeks komoditas lain. Contoh Financial Instrument jenis ini adalah dokumen jual beli minyak Brent Crude yang dibeli menggunakan transaksi Futures Contract.

Futures Contract adalah salah satu kontrak dalam Financial Instrument jenis Derivatives. Dalam kontrak ini, pembeli dan penjual telah bersepakat untuk melakukan transkasi jual beli sebuah komoditas pada tanggal tertentu di masa depan.

Harga komoditas tersebut juga telah disepakati sebelumnya. Sehingga baik penjual maupun pembeli tidak perlu khawatir mengenai fluktuasi harga. Kontrak ini dibutuhkan terutama untuk komoditas yang memiliki fluktuasi harga yang tinggi dan dibutuhkan oleh masyarakat seperti minyak mentah.

Selain Futures Contract Financial Instrument lain yang juga merupakan Derivatives adalah Forward Contract. Financial Options Swaps, Caps & Collars, Financial Guarantees dan Letter of Credit. Penjelasan lebih detil mengenai transaksi transaksi ini akan dapat anda temukan di artikel selanjutnya.

Laman marketbusinessnews.com  menambahkan satu jenis Financial Instrument lagi yaitu Financial Instrument Combinations yang merupakan kombinasi dari Cash Instruments dan Derivatives Instrument. Laman tersebut memberi contoh kontrak keuangan yang merupakan bagian dari Financial Instrument jenis ini.

Kontrak keuangan tersebut antara lain Convertible Debt, Exchangeable Debt, Dual Currency Bonds dan Equity Linked Notes.

Selain dibedakan berdasarkan nilainya, Financial Instrument juga dapat dibagi berdasarkan kelasnya apakah Financial Instrument merupakan Debt Based Financial Instrument atau Equity Based Financial Instrument. Apabila Financial Instrument tersebut merupakan Debt Based Financial Instrument, maka Financial Instrument dapat dibagi lagi menjadi Financial Instrument jangka pendek (kurang dari satu tahun) atau jangka panjang (lebih dari satu tahun).

Khusus untuk transaksi FOREX (Foreign Exchange), Financial Instrument ini tidak dapat dimasukkan ke dalam Debt Based Financial Instrument atau Equity Based Financial Instrument.

Financial Instrument yang diperdagangkan di Indonesia

Jika anda tertarik untuk memasuki pasar modal dan pasar uang di Indonesia, anda bisa membeli produk produk keuangan di IDX (Bursa Efek Indonesia/ BEI). Financial Instrument yang diperjual-belikan dalam bursa ini rata rata merupakan instrument keuangan jangka panjang. Adapun Financial Instrument tersebut adalah:

  • Saham (Stocks/Shares);
  • Obligasi (Bond);
  • Reksa Dana;
  • Exchange Traded Fund (ETF);
  • Derivatif

Untuk produk produk derivatif, anda bisa membeli dan menjual produk produk berikut ini di BEI:

  • IDX LQ45 Futures. IDX LQ45 Futures adalah kontrak pembelian dan penjualan underlying indeks LQ45 di waktu tertentu dan harga tertentu di masa depan. LQ45 adalah benchmark harga harga saham di Pasar Modal Indonesia;
  • Indonesia Government Bond Futures (IGBF). IGBF adalah kontrak penjualan dan pembelian sejumlah Surat Utang Negara (SUN) dengan harga tertentu di masa depan.

Instrument-instrument di atas memiliki risiko dan harga sendiri sendiri. Apabila anda berkenan membeli produk produk keuangan diatas, alangkah lebih baiknya anda juga memperhitungkan risiko tersebut di samping hanya memperhitungkan keuntungannya saja.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu financial instrument, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Contoh Keputusan Finansial yang Buruk
Financial Planning Before Disaster (Persiapan Finansial Sebelum Bencana)
Tip dan Saran Finansial bagi Generasi Milenial Umur 25-an
Tip Finansial Yang Tidak Membutuhkan Penghematan
Apa itu Sharpe Ratio? Definisi Sharpe Ratio
Kebiasaan Hidup untuk Mencapai Kebebasan Finansial
Trik Menjadi Kaya Secara Sosial dan Finansial
Tips dari Orang Kaya untuk Kalian yang Ingin Bebas Finansial
Cara Mengembangkan Kecakapan Finansial
Ide Resolusi Finansial Tahun 2019


Bagikan Ke Teman Anda